Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 21 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Sebuah pakaian punya kisah lebih panjang ketika kita memberinya kesempatan kedua.
Alfi SalamahAlfi Salamah29 Oktober 2025 Happy
Thrifting
Ilustrasi Thrifting (.Pixabay)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tren berkelanjutan kini semakin terasa kuat di dunia fashion salah satunya melalui aktivitas thrifting, yaitu memilih pakaian bekas layak pakai sebagai alternatif gaya hidup. Di tengah tekanan industri fast fashion yang terus memproduksi barang baru dalam jumlah besar, generasi muda mulai mencari cara supaya tampil stylish namun tetap tanggap terhadap isu lingkungan dan sosial.

Fenomena ini tak lepas dari fakta bahwa industri fashion cepat saji menghasilkan limbah tekstil besar dan berdampak pada lingkungan melalui penggunaan air, energi, dan zat kimia. Trendi thrifting muncul sebagai respon: membeli pakaian bekas tidak hanya lebih hemat, tetapi juga memperpanjang usia pakaian meminimalkan limbah dan konsumsi berlebihan.

Media sosial berperan besar dalam menyebarkan tren ini. Dari video “haul thrift” hingga jual‑beli online pakaian bekas, konten tentang thrifting makin mudah ditemukan. Sebagian kaum muda bahkan melihat thrifting sebagai peluang usaha, mem‑kurasi pakaian bekas dan menjualnya kembali dengan gaya unik. Dengan demikian, aktiviti ini tidak sekadar soal hemat belanja, melainkan soal nilai kreatif dan identitas.

“Dengan memilih pakaian bekas, kita memberi materi kesempatan kedua dan turut menjaga lingkungan,” ujar seorang pelaku jual‑beli thrift‑online yang mulai dari komunitas kampus. Pernyataan tersebut memberi gambaran bahwa thrifting kini bukan sekadar fashion, tetapi bagian dari kesadaran hidup yang lebih besar.

Baca Juga:
  • Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati
  • Mindset Hack to Stop Overthinking
  • Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025
  • Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya

Meski demikian, tren ini juga menghadapi tantangan. Misalnya, karena permintaan meningkat, harga pakaian bekas di beberapa lokasi kini naik membuat thrifting tak selalu lebih murah seperti dulu. Kemudian ada juga stigma lama bahwa mengenakan pakaian bekas mencerminkan ketidakmampuan ekonomi padahal kenyataannya, banyak yang memilihnya justru karena nilai estetika dan etika.

Lebih lanjut, meskipun thrifting adalah langkah positif, bukan berarti tanpa risiko. Beberapa ahli mengingatkan bahwa membeli barang bekas secara berlebihan tetap bisa menjadi konsumsi berlebihan yang ironisnya menciptakan limbah baru.

Oleh karenanya, kunci keberlanjutan bukan hanya siapa memakai pakaian bekas, tapi bagaimana cara kita memilih, merawat, dan menghargainya agar punya umur panjang.

Artikel Terkait:
  • Hari Dongeng Nasional 28 November
  • Pandemi Berlalu, Industri Film Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan
  • 10 Situs Legal dan Terpercaya untuk Nonton Film Gratis dengan Kualitas HD
  • Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak

Untuk para pelaku atau penggemar thrifting, beberapa tips berikut bisa membantu agar aktivitas ini makin bermakna:

  1. Pilih pakaian dalam kondisi baik, dengan bahan yang masih layak pakai dan mudah dirawat.
  2. Kurasi dengan gaya sendiri pilih item unik yang sesuai kepribadian, bukan sekadar tren, untuk tampil autentik.
  3. Rawat pakaian dengan baik: cucilah seperlunya, simpan dengan rapi, dan lakukan perbaikan bila perlu agar umur pakai panjang.
  4. Gunakan platform jual‑beli thrift dengan etika: jika membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali, pikirkan keberlanjutan komunitas lokal.
  5. Visualisasikan pilihan ini sebagai bagian dari identitas hidup yang lebih sadar tampil stylish dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Dengan semakin vokalnya generasi muda terhadap isu lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan, thrifting diprediksi akan terus tumbuh. Aktivitas ini bukan sekadar tren sementara, melainkan bagian dari pergeseran nilai dari “lebih banyak, lebih cepat” menuju “lebih sadar, lebih bermakna”. Bagi Anda yang ingin tampil stylish tanpa memberi beban besar pada planet ini, thrifting bisa jadi pilihan yang menarik dan penuh makna.

Jangan Lewatkan:
  • Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024
  • Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI
  • Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda
  • Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia
Fashion Berkelanjutan Gaya Hidup Hijau Generasi Muda Second handStyle Thrifting
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBiaya Haji 2026 Berpeluang Turun Lewat Kontrak Jangka Panjang
Next Article Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Informasi lainnya

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

25 Agustus 2026

Dalam Diam, Tumbuh Arah

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Self Healing, Tren atau Pelarian?

22 Januari 2026

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

11 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Ketika Presiden Diganti, Siapa Memimpin?

Perspektif Udex Mundzir

Yang Janji Prabowo, Rakyat yang Pusing

Perspektif Udex Mundzir

Isu, Skandal, dan Politik Panggung

Editorial Udex Mundzir

5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Rusia dan Ancaman Tsunami Abadi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi