Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Sebuah pakaian punya kisah lebih panjang ketika kita memberinya kesempatan kedua.
Alfi SalamahAlfi Salamah29 Oktober 2025 Happy
Thrifting
Ilustrasi Thrifting (.Pixabay)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tren berkelanjutan kini semakin terasa kuat di dunia fashion salah satunya melalui aktivitas thrifting, yaitu memilih pakaian bekas layak pakai sebagai alternatif gaya hidup. Di tengah tekanan industri fast fashion yang terus memproduksi barang baru dalam jumlah besar, generasi muda mulai mencari cara supaya tampil stylish namun tetap tanggap terhadap isu lingkungan dan sosial.

Fenomena ini tak lepas dari fakta bahwa industri fashion cepat saji menghasilkan limbah tekstil besar dan berdampak pada lingkungan melalui penggunaan air, energi, dan zat kimia. Trendi thrifting muncul sebagai respon: membeli pakaian bekas tidak hanya lebih hemat, tetapi juga memperpanjang usia pakaian meminimalkan limbah dan konsumsi berlebihan.

Media sosial berperan besar dalam menyebarkan tren ini. Dari video “haul thrift” hingga jual‑beli online pakaian bekas, konten tentang thrifting makin mudah ditemukan. Sebagian kaum muda bahkan melihat thrifting sebagai peluang usaha, mem‑kurasi pakaian bekas dan menjualnya kembali dengan gaya unik. Dengan demikian, aktiviti ini tidak sekadar soal hemat belanja, melainkan soal nilai kreatif dan identitas.

“Dengan memilih pakaian bekas, kita memberi materi kesempatan kedua dan turut menjaga lingkungan,” ujar seorang pelaku jual‑beli thrift‑online yang mulai dari komunitas kampus. Pernyataan tersebut memberi gambaran bahwa thrifting kini bukan sekadar fashion, tetapi bagian dari kesadaran hidup yang lebih besar.

Baca Juga:
  • Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak
  • Soft Living: Hidup lebih pelan, bahagia lebih lama
  • Keunikan Sapaan Akrab Laki-Laki di Indonesia
  • Self Healing, Tren atau Pelarian?

Meski demikian, tren ini juga menghadapi tantangan. Misalnya, karena permintaan meningkat, harga pakaian bekas di beberapa lokasi kini naik membuat thrifting tak selalu lebih murah seperti dulu. Kemudian ada juga stigma lama bahwa mengenakan pakaian bekas mencerminkan ketidakmampuan ekonomi padahal kenyataannya, banyak yang memilihnya justru karena nilai estetika dan etika.

Lebih lanjut, meskipun thrifting adalah langkah positif, bukan berarti tanpa risiko. Beberapa ahli mengingatkan bahwa membeli barang bekas secara berlebihan tetap bisa menjadi konsumsi berlebihan yang ironisnya menciptakan limbah baru.

Oleh karenanya, kunci keberlanjutan bukan hanya siapa memakai pakaian bekas, tapi bagaimana cara kita memilih, merawat, dan menghargainya agar punya umur panjang.

Artikel Terkait:
  • 10 Situs Legal dan Terpercaya untuk Nonton Film Gratis dengan Kualitas HD
  • Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia
  • Halal Kulture District Ajak Muslim Muda Sambut Ramadan Lebih Mindful
  • Hari Dongeng Nasional 28 November

Untuk para pelaku atau penggemar thrifting, beberapa tips berikut bisa membantu agar aktivitas ini makin bermakna:

  1. Pilih pakaian dalam kondisi baik, dengan bahan yang masih layak pakai dan mudah dirawat.
  2. Kurasi dengan gaya sendiri pilih item unik yang sesuai kepribadian, bukan sekadar tren, untuk tampil autentik.
  3. Rawat pakaian dengan baik: cucilah seperlunya, simpan dengan rapi, dan lakukan perbaikan bila perlu agar umur pakai panjang.
  4. Gunakan platform jual‑beli thrift dengan etika: jika membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali, pikirkan keberlanjutan komunitas lokal.
  5. Visualisasikan pilihan ini sebagai bagian dari identitas hidup yang lebih sadar tampil stylish dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Dengan semakin vokalnya generasi muda terhadap isu lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan, thrifting diprediksi akan terus tumbuh. Aktivitas ini bukan sekadar tren sementara, melainkan bagian dari pergeseran nilai dari “lebih banyak, lebih cepat” menuju “lebih sadar, lebih bermakna”. Bagi Anda yang ingin tampil stylish tanpa memberi beban besar pada planet ini, thrifting bisa jadi pilihan yang menarik dan penuh makna.

Jangan Lewatkan:
  • Pegeseran Makna Staycation dan Arti Sebenarnya
  • Mindset Hack to Stop Overthinking
  • Lulusan Gen Z Banyak Dipecat? Kenali Masalah dan Solusinya
  • Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri
Fashion Berkelanjutan Gaya Hidup Hijau Generasi Muda Second handStyle Thrifting
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBiaya Haji 2026 Berpeluang Turun Lewat Kontrak Jangka Panjang
Next Article Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Informasi lainnya

Dalam Diam, Tumbuh Arah

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Self Healing, Tren atau Pelarian?

22 Januari 2026

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

11 Januari 2026

Soft Living: Hidup lebih pelan, bahagia lebih lama

29 Oktober 2025

Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya

23 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Bonus di Perguruan Tinggi: Kewajiban Institusi Pendidikan

Refleksi Udex Mundzir

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir

Tips dan Perlengkapan Mendaki Gunung Rinjani bagi Pemula

Travel Alfi Salamah

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Manfaat Sehat Biji Selasih untuk Tubuh dan Kulit

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi