Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Ruang publik yang inklusif harus didampingi pengawasan yang serius, bukan sekadar dibuka tanpa batas lalu dibiarkan tanpa arah.
Udex MundzirUdex Mundzir9 April 2025 Editorial
Ruang Publik Jakarta dan Keamanan Taman 24 Jam
Ilustrasi Ruang Publik Jakarta dan Keamanan Taman 24 Jam (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka sejumlah taman kota selama 24 jam patut diapresiasi sebagai langkah progresif. Di tengah kota yang makin padat dan tekanan hidup yang kian menyesakkan, kehadiran ruang publik terbuka menjadi kebutuhan, bukan lagi pelengkap.

Tapi seperti halnya pintu yang dibuka lebar-lebar, pertanyaan utama tetap harus diajukan: siapa yang akan menjaga?

Pengalaman masa lalu sudah cukup memberi peringatan. Sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta pernah berubah fungsi menjadi tempat prostitusi, titik kumpul komunitas seks menyimpang, hingga arena transaksi narkoba. Hutan Kota UKI dan RTH Tubagus Angke adalah contoh konkret dari ruang yang gagal dijaga.

Kita tidak sedang menghakimi kelompok tertentu, tapi realitas di lapangan menunjukkan bahwa tanpa pengawasan serius, ruang publik akan cepat sekali disalahgunakan. Maka wajar jika DPRD DKI mengingatkan: jangan hanya dibuka, tapi juga diawasi.

Jakarta bukan kota kecil. Ia padat, kompleks, dan penuh kontradiksi sosial. Membuka taman 24 jam tanpa sistem keamanan yang memadai—baik dalam bentuk patroli, pencahayaan, atau kamera pengawas—bukan hanya sembrono, tapi bisa menjadi bumerang.

Baca Juga:
  • Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau
  • Buruh Sejahtera, Pengusaha Tertekan
  • Makan Gratis, Simbol Negara Gagal
  • Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut

Pemprov memang menyebut telah menyiapkan CCTV, menambah pencahayaan, dan fasilitas seperti lintasan lari. Tapi apakah itu cukup untuk mencegah ruang publik menjadi “tempat gelap” yang hanya terang dari luar tapi rawan di dalam?

Apakah ada sinergi dengan aparat keamanan, RT-RW, atau komunitas warga sekitar? Apakah sistem pelaporan cepat jika terjadi hal mencurigakan? Atau taman ini justru akan kembali menjadi simbol ketidakhadiran negara di malam hari?

Ruang publik bukan sekadar soal estetika atau gaya hidup urban. Ia adalah representasi dari keadilan sosial: tempat semua orang bisa hadir, merasa aman, merasa diterima. Tapi itu hanya mungkin kalau ada manajemen dan pengawasan.

Inklusifitas tidak bisa dibangun dari niat baik saja. Harus ada sistem, aturan, dan keberanian bertindak.Taman 24 jam seharusnya bisa menjadi solusi atas keterbatasan ruang hidup di Jakarta. Tempat beristirahat bagi mereka yang kerja malam.

Artikel Terkait:
  • Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri
  • Golkar di Persimpangan Jalan
  • Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda
  • PKS dan Strategi Politik yang Memukul Balik

Tempat rehat bagi warga yang tak punya ruang nyaman di rumah kontrakan sempit. Tempat anak muda bisa berkarya atau sekadar berkumpul secara sehat.

Tapi semua potensi itu akan sia-sia jika ruang itu tidak dijaga. Karena tanpa keamanan, inklusivitas hanya akan menjadi jargon.Pemprov perlu menjadikan program ini sebagai model pengelolaan ruang publik berkelas. Libatkan warga.

Bangun sistem komunitas penjaga taman. Lakukan pelatihan bagi petugas keamanan. Pastikan taman benar-benar jadi tempat aman, bukan jadi “wilayah abu-abu” di luar radar pemerintah.

Jangan Lewatkan:
  • Menguji Gelar Pahlawan Soeharto
  • Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang
  • Negara Diam, Judi Online Merajalela
  • UMP 2025: Melampaui Angka, Memahami Kebutuhan

Karena jika ruang publik adalah wajah kota, maka jangan biarkan wajah itu tersenyum di siang hari tapi tertutup kabut pada malamnya.

DKI Jakarta Keamanan Kota RTH Jakarta Ruang Publik Taman 24 Jam
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJakarta Siapkan Taman Buka 24 Jam, DPRD Ingatkan Soal Risiko Mesum
Next Article Kalau Taman Bisa Dibuka 24 Jam, Mengapa Masjid Tidak?

Informasi lainnya

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

12 Juni 2026

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Misteri Kesehatan Ibadah Haji: Rahasia Imun Tubuh Tangguh

Islami Alfi Salamah

Djibouti dan Politik Geografi

Perspektif Alfi Salamah

Pepaya Callina: Manis, Padat, dan Bukan dari California

Food Assyifa

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Saat Bahasa Membentuk Hirarki: Ucapan ‘Mohon Izin’ dan ‘Siap’

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi