Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Cegah Karhutla Berulang, PKS Kaltim Bergerak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kalau Taman Bisa Dibuka 24 Jam, Mengapa Masjid Tidak?

Di tengah upaya memperluas ruang publik, jangan lupakan rumah ibadah sebagai pusat ketenangan dan perlindungan sosial yang hakiki.
Udex MundzirUdex Mundzir9 April 2025 Perspektif
Masjid 24 Jam dan Ruang Publik
Ilustrasi Masjid 24 Jam dan Ruang Publik (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja mengumumkan rencana membuka enam taman kota selama 24 jam. Tujuannya mulia: menciptakan ruang publik yang lebih inklusif, tempat warga bisa beristirahat, bersosialisasi, atau sekadar melepas penat di tengah kerasnya hidup ibu kota.

Namun, di tengah antusiasme terhadap taman, satu pertanyaan muncul: mengapa taman bisa dibuka 24 jam, sementara banyak masjid justru dikunci setelah Isya?

Ini bukan sekadar perbandingan teknis antara dua fasilitas umum. Ini soal paradigma negara dalam menata ruang publik—tentang apa yang diprioritaskan, dan siapa yang diuntungkan.

Taman adalah ruang sosial yang penting. Tapi mari jujur, ia juga rentan disalahgunakan. Data dan pengalaman di Jakarta sudah cukup menjelaskan: RTH pernah menjadi tempat transaksi gelap, prostitusi terselubung, hingga lokasi kekerasan seksual. Bahkan DPRD sendiri mengingatkan potensi “risiko mesum” di taman-taman yang dibuka 24 jam.

Lalu bandingkan dengan masjid. Ruang ibadah yang sudah pasti memiliki orientasi spiritual, tata nilai, serta pengawasan internal dari takmir dan jamaah.

Baca Juga:
  • Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat
  • Bela Negara Bukan Membungkam Kritik
  • Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan
  • Koruptor Dimanja, Rakyat Dihukum Pajak

Masjid tidak hanya tempat shalat. Ia juga bisa menjadi tempat beristirahat bagi musafir, tempat berlindung dari kejahatan malam, tempat curhat para fakir miskin, bahkan pusat edukasi dan dakwah. Dalam sejarah Islam, masjid adalah pusat kehidupan.

Sayangnya, banyak masjid di Jakarta dan kota besar lainnya dikunci rapat setelah malam. Alasannya klasik: keamanan, kekhawatiran disalahgunakan, dan minimnya penjaga malam. Tapi jika alasan yang sama bisa diatasi untuk taman, mengapa tidak dicoba untuk masjid?

Apakah masjid tak dianggap sebagai bagian dari ruang publik yang perlu dirawat dan dibuka aksesnya? Ataukah kita diam-diam mulai merasa masjid tidak lagi relevan bagi kehidupan urban yang serba cepat dan pragmatis?

Padahal, membuka masjid 24 jam bisa memberi manfaat besar. Bagi pekerja malam yang ingin singgah dan berdoa. Bagi pengemudi ojol yang butuh rehat. Bagi warga yang mencari ketenangan batin. Dan tentu saja, bagi mereka yang tak punya tempat berteduh—asal dikelola dengan bijak dan manusiawi.

Artikel Terkait:
  • Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan
  • Menulis dari Negara yang Terlambat Sadar
  • Efisiensi atau Salah Kelola?
  • Jurnal Ilmiah Indonesia, Banyak Tapi Bagaikan Buih

Pemerintah bisa bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia, lembaga zakat, dan komunitas takmir untuk memastikan keamanan dan kebersihan. Bahkan bisa disinergikan dengan program sosial—mulai dari layanan konsultasi, bantuan makanan, hingga tempat tidur darurat.

Dengan begitu, masjid bukan hanya simbol agama, tapi benar-benar hadir sebagai pusat pelayanan umat.Kalau taman bisa dijaga dengan CCTV, penerangan, dan satpam, masjid tentu bisa dikelola lebih baik—bahkan dengan nilai-nilai adab yang lebih kuat.

Poin utamanya bukan untuk menolak taman 24 jam. Tapi untuk menyuarakan keadilan perlakuan terhadap ruang-ruang publik yang bernilai spiritual. Karena tidak semua orang mencari pelarian di taman. Banyak yang mencari kedamaian di rumah Allah.

Jangan Lewatkan:
  • Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian
  • Ketika Notifikasi Mengalahkan Literasi
  • Suka Membaca? Ini Tips Efektif untuk Menambah Pengetahuan
  • Urban Farming: Mandiri di Kota

Sudah saatnya kita berpikir lebih utuh. Membangun kota bukan hanya soal menambah fasilitas fisik, tapi juga menghidupkan ruang ruhani.Dan dalam suasana masyarakat yang makin tertekan secara mental, spiritual, dan ekonomi, membuka masjid 24 jam bisa menjadi langkah konkret merawat harapan.

Masjid 24 Jam RTH dan Keamanan Ruang Publik Jakarta Spiritualitas Perkotaan Taman Kota
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTaman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?
Next Article Sertijab Kepala Dinas Perpustakaan Kukar Warnai Pergantian Kepemimpinan

Informasi lainnya

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

10 Oktober 2026

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

8 Oktober 2026

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

3 Oktober 2026

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

22 September 2026

Ketika Peneliti Mengurus Kuitansi

10 September 2026

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

25 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Travel Alfi Salamah

Rahmah El Yunusiah, Perintis Diniyah Putri

Profil Alfi Salamah

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Titik Berat Indonesia dalam Konflik Timur Tengah

Perspektif Udex Mundzir

Bersihkan Warisan Kabinet Jokowi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi