Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Ketika gelar akademik bisa dibeli dengan kuasa, kampus kehilangan fungsinya sebagai penjaga ilmu pengetahuan.
AssyifaAssyifa8 Maret 2025 Perspektif
Integritas akademik di kampus Indonesia
Universitas Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kasus disertasi Bahlil Lahadalia bukan sekadar soal satu menteri yang ingin menyandang gelar doktor. Ini soal integritas akademik yang kini dipertanyakan. Universitas Indonesia (UI), yang selama ini disebut kampus nomor satu, justru menunjukkan betapa mudahnya seorang pejabat bisa melangkah menuju gelar akademik tanpa transparansi yang jelas.

Tapi persoalannya, jangan-jangan ini bukan hanya terjadi di UI. Jika kampus terbaik saja bisa terseret dalam praktik seperti ini, bagaimana dengan universitas lain?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak pejabat sibuk yang tiba-tiba menyelesaikan program doktoral di tengah jadwal kerja yang padat. Kapan mereka benar-benar meneliti? Atau, lebih penting lagi, apakah mereka benar-benar menulis sendiri karya ilmiahnya?

Jangan-jangan, banyak kampus lain juga telah berubah menjadi pabrik gelar untuk para elite. Jangan-jangan, selama ini kita hanya pura-pura percaya bahwa gelar akademik mereka diperoleh dengan perjuangan intelektual.

Baca Juga:
  • Fokus Berlebih yang Tak Disadari
  • Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur
  • Ironi di Balik Program Bergizi
  • Pentingnya Self-Care dan Cara Menjaganya

Fenomena ini semakin memperburuk citra pendidikan tinggi Indonesia. Gelar doktor, yang seharusnya menjadi puncak pencapaian akademik, kini lebih sering digunakan sebagai alat legitimasi politik.

Dan kampus, yang seharusnya menjadi benteng ilmu pengetahuan, justru membuka pintu bagi mereka yang ingin sekadar menempelkan gelar di belakang namanya.

UI mungkin baru satu contoh yang terungkap. Tapi publik berhak curiga, karena ketika kasus seperti ini muncul, selalu ada kemungkinan bahwa ini hanya puncak gunung es.

Artikel Terkait:
  • UI Mesin Gelar Doktor Pejabat
  • Ketika Dilempari Batu, Bangunlah Istana: Pelajaran Bijak Menghadapi Kritik
  • Menulis dari Negara yang Terlambat Sadar
  • Vasektomi Bukan Jawaban Kemiskinan

Jika semua kampus mulai kehilangan independensinya dan lebih mementingkan relasi dengan penguasa, maka tamatlah dunia akademik kita. Kampus bukan lagi tempat mencari ilmu, tapi sekadar tempat mencari status.

Inilah saatnya pendidikan tinggi di Indonesia dibersihkan dari praktik-praktik semacam ini. Kampus harus kembali ke fitrahnya: menjaga integritas akademik, bukan melayani kepentingan politik.

Jika tidak, maka kita harus bersiap menghadapi masa depan di mana gelar akademik tak lebih dari sekadar aksesori, dan intelektualitas sejati hanyalah mitos di negeri ini.

Jangan Lewatkan:
  • Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah
  • Langkah Skuad Muda yang Tertatih
  • Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z
  • Mantan Presiden Bikin Gaduh
Disertai Bahlil Gelar Akademik Kampus dan Pejabat Pendidikan Tinggi UI dan Integritas
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleUI Mesin Gelar Doktor Pejabat
Next Article Hibisc Fantasy Puncak Dibongkar, Pemprov Jabar Tak Ganti Rugi

Informasi lainnya

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

3 Oktober 2026

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

22 September 2026

Ketika Peneliti Mengurus Kuitansi

10 September 2026

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

6 September 2026

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

25 Agustus 2026

Jangan Menabung di Mandiri, Blokir Bisa Dilakukan atas Permintaan Misterius

24 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya

Islami Udex Mundzir

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Resep Puding Karamel Kukus Hanya dengan 1 Telur

Food Alfi Salamah

Tips Move On Ala Ustaz Hanan Attaki

Islami Assyifa

Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Daily Tips Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi