Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 17 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dampak Anjloknya IHSG terhadap Ekonomi Indonesia

Ketidakstabilan pasar mencerminkan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi dinamika ekonomi.
ErickaEricka27 Maret 2025 Bisnis
Dampak penurunan IHSG terhadap ekonomi Indonesia
Ilustrasi Dampak penurunan IHSG terhadap ekonomi Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan barometer utama yang mencerminkan kinerja pasar modal Indonesia. Penurunan tajam IHSG baru-baru ini telah memicu kekhawatiran tentang stabilitas ekonomi nasional dan dampaknya ke berbagai sektor.

Penurunan IHSG seringkali terjadi akibat kombinasi faktor domestik dan global. Dari sisi domestik, misalnya, penurunan peringkat investasi Indonesia dan isu pergantian pejabat penting di sektor keuangan dapat menurunkan kepercayaan investor. Hal ini mendorong aksi jual saham secara masif di pasar.

Sementara itu, faktor global seperti ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia ikut memperburuk sentimen pasar. Situasi ini menyebabkan investor asing menarik dana dari Indonesia, yang berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah.

“Penurunan IHSG tidak hanya berdampak pada investor, tetapi juga memengaruhi stabilitas ekonomi nasional,” ujar Saiful, peneliti manajemen keuangan dari ITS.

Baca Juga:
  • APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh
  • Ciri-Ciri Buzzer dan Pengaruhnya dalam Dunia Bisnis
  • Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial
  • Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!

Ia menambahkan bahwa capital outflow dalam jumlah besar meningkatkan permintaan terhadap dolar AS, sehingga rupiah melemah.

Pelemahan rupiah menyebabkan harga barang impor naik. Akibatnya, inflasi meningkat dan mengurangi daya beli masyarakat. Ketika daya beli menurun, konsumsi dalam negeri pun ikut melemah.

Kondisi ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi. Selain itu, ketidakstabilan pasar modal mempersulit perusahaan untuk mendapatkan pendanaan, sehingga ekspansi usaha terganggu.

Beberapa perusahaan mungkin menunda investasi, bahkan melakukan PHK. Jika dibiarkan, hal ini berisiko meningkatkan pengangguran dan memperparah perlambatan ekonomi nasional.

Artikel Terkait:
  • Bank Mandiri Berkolaborasi Ciptakan Smart Financing untuk UKM
  • Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital
  • Kopi Tuku Branding MRT Cipete
  • Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek

Dari sisi fiskal, melemahnya IHSG dapat menurunkan potensi penerimaan negara. Ini membuat pemerintah kesulitan memenuhi target belanja yang telah direncanakan, terutama untuk sektor publik.

Penurunan IHSG juga menggambarkan melemahnya konsumsi domestik. Saat inflasi naik, daya beli masyarakat melemah dan perusahaan kehilangan momentum pertumbuhan.

Untuk mengatasi dampak ini, pemerintah dan otoritas moneter perlu segera berkoordinasi. Kebijakan fiskal dan moneter yang tepat harus diterapkan agar kepercayaan investor bisa dipulihkan.

Langkah-langkah seperti intervensi di pasar valuta asing, pemberian insentif bagi sektor riil, dan belanja pemerintah yang efektif bisa menjadi solusi. Tujuannya adalah menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Jangan Lewatkan:
  • Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia
  • Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda
  • Ibu Rumah Tangga di Musi Banyuasin Raup Penghasilan dari Ternak Jangkrik
  • Waspada Belanja Online Bodong
Daya Beli Ekonomi Indonesia IHSG Inflasi Pasar Modal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePerikanan Kukar Digenjot Jadi Andalan Ekspor dan Pemasok Ikan Kaltim
Next Article Airlangga Bantah Uang Lebaran 2025 Merosot Tajam

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Konflik Iran-Israel Uji Ketahanan Ekonomi Indonesia

11 Maret 2026

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser

9 September 2025
Paling Sering Dibaca

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir

Terpidana Dilindungi, Hukum Dipermalukan

Editorial Udex Mundzir

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas

Profil Alfi Salamah

Tarif Trump: Senjata Makan Tuan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi