Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Laporan terbaru Bank Indonesia menunjukkan kenaikan utang ke uar negeri, dengan struktur yang disebut tetap terkendali.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati17 Maret 2026 Ekonomi
ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari
Bank Indonesia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah arus global yang tak pernah benar-benar tenang, utang luar negeri Indonesia kembali menanjak pada awal 2026. Angkanya kini menyentuh 434,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.389 triliun, sebuah kenaikan yang datang seperti alarm lembut: tidak memekakkan telinga, tetapi cukup jelas untuk meminta perhatian.

Bank Indonesia melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2026 tumbuh 1,7 persen secara tahunan. Kenaikan ini terutama ditopang sektor publik, khususnya utang pemerintah, sementara sektor swasta justru bergerak menurun. Informasi itu disampaikan pada Senin (16/3/2026), saat BI memaparkan perkembangan terbaru ULN nasional di tengah situasi pasar keuangan global yang masih dibayangi ketidakpastian.

“Perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Ramdan menjelaskan, posisi ULN pemerintah pada Januari 2026 tercatat sebesar 216,3 miliar dolar AS. Pertumbuhan ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Desember 2025 yang saat itu naik 5,5 persen secara tahunan.

Menurut BI, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri guna mendukung berbagai program dan proyek pemerintah, serta masuknya aliran modal asing ke instrumen Surat Berharga Negara internasional. Kondisi itu dinilai mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, meski tekanan eksternal masih membayangi.

Utang pemerintah itu, menurut BI, tetap dikelola secara hati-hati, terukur, dan akuntabel. Pemanfaatannya diarahkan untuk menopang pembiayaan program prioritas negara, sekaligus menjaga kesinambungan fiskal.

Baca Juga:
  • Tak Ada Uang, Anggaran IKN Diblokir Semua
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut
  • Indonesia Resmi Gabung BRICS, Siap Perluas Kerja Sama Ekonomi
  • QRIS dan Tunai, Ketika Teknologi Tak Selalu Memudahkan Semua

Dari sisi penggunaan, porsi terbesar ULN pemerintah mengalir ke sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 22,0 persen. Setelah itu, dana juga terserap pada administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 20,3 persen, lalu jasa pendidikan 16,2 persen, konstruksi 11,6 persen, serta transportasi dan pergudangan 8,5 persen.

Komposisi ini menunjukkan bahwa pembiayaan luar negeri pemerintah tidak semata menjadi angka di atas kertas, tetapi berkaitan langsung dengan sektor-sektor yang menyentuh pelayanan publik dan pembangunan.

Selain itu, struktur ULN pemerintah juga didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,98 persen. Dominasi tenor panjang ini dinilai penting karena memberi ruang pengelolaan yang lebih aman dibanding utang jangka pendek yang rentan terhadap gejolak.

Di sisi lain, sektor swasta mencatat arah berbeda. Pada Januari 2026, posisi ULN swasta turun menjadi 193,0 miliar dolar AS dari 194,0 miliar dolar AS pada Desember 2025. Secara tahunan, pertumbuhannya terkontraksi 0,7 persen, lebih dalam dibanding kontraksi 0,2 persen pada bulan sebelumnya. Penurunan ini terutama dipicu oleh berkurangnya utang perusahaan nonlembaga keuangan.

Meski menurun, ULN swasta masih terkonsentrasi pada sejumlah sektor utama. Pangsa terbesar berasal dari industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan dan penggalian. Keempat sektor itu menyumbang sekitar 80,1 persen dari total ULN swasta. Sama seperti pemerintah, utang swasta juga masih didominasi utang jangka panjang, dengan pangsa 76,2 persen.

Artikel Terkait:
  • Konflik Iran-Israel Uji Ketahanan Ekonomi Indonesia
  • Diskon Listrik 50 Persen Berlaku, Begini Cara Mendapatkannya
  • Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target
  • OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Nasabah Rp4,1 Triliun

Secara keseluruhan, Bank Indonesia menilai struktur ULN Indonesia tetap sehat. Hal itu terlihat dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto yang turun menjadi 29,6 persen pada Januari 2026.

Selain itu, dominasi utang jangka panjang yang mencapai 85,6 persen dari total ULN turut menjadi penopang stabilitas. BI dan pemerintah menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan utang luar negeri agar tetap berada pada jalur yang aman.

Dalam konteks yang lebih luas, kenaikan ULN pada awal tahun ini menggambarkan dua sisi yang berjalan beriringan: kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus besar, serta keharusan menjaga risiko agar tidak berubah menjadi beban di masa depan.

Selama pengelolaan tetap disiplin dan diarahkan ke sektor produktif, utang bisa menjadi alat dorong pertumbuhan, bukan jebakan fiskal. Itulah pesan yang kini ingin ditegaskan otoritas moneter di tengah naiknya angka ULN Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I
  • Indonesia Diminta Tegas Pertahankan QRIS dari Tekanan Asing
  • Paylater Jadi Andalan Gen Z & Milenial Atur Keuangan
  • Penghapusan Kuota Impor: Antara Efisiensi dan Ancaman bagi Petani

APBN Bank Indonesia Ekonomi Indonesia SBN Utang Luar Negeri
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini
Next Article Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

22 September 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026
Paling Sering Dibaca

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Hasil Pilkada Jakarta Dua Putaran Ditepis KPU

Kroscek Silva

Sahabat AI dan Ilusi Kedaulatan Digital

Editorial Udex Mundzir

Bendera Fiksi, Ketakutan Nyata

Editorial Udex Mundzir

Kisah Inspiratif Pria 39 Tahun Mengabdi di Pabrik Kiswah Ka’bah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi