Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sektor Nonmigas Dominasi Surplus Dagang Indonesia pada April 2025

Neraca perdagangan Indonesia tetap surplus pada April 2025, ditopang kuat sektor nonmigas seperti minyak nabati dan logam dasar.
ErickaEricka2 Juni 2025 Ekonomi
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini saat konferensi pers secara virtual, di Jakarta
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini saat konferensi pers secara virtual, di Jakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada April 2025 sebesar USD 0,16 miliar atau setara Rp2,6 triliun. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, surplus ini menjadikan rekor surplus beruntun selama 60 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa surplus bulan April terutama disumbang oleh sektor nonmigas yang mencapai USD 1,51 miliar. Komoditas unggulan seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati, serta besi dan baja menjadi penyokong utama kinerja perdagangan luar negeri Indonesia.

“Surplus neraca perdagangan pada April didorong oleh ekspor nonmigas. Sementara neraca migas justru defisit sebesar USD 1,35 miliar, disebabkan oleh meningkatnya impor hasil minyak dan minyak mentah,” ujar Pudji dalam konferensi pers virtual, Senin (2/6/2025).

Baca Juga:
  • Karawang Tergeser! Kota Bekasi Jadi Pemimpin UMK Tertinggi di Jawa Barat
  • Penghapusan Kuota Impor: Antara Efisiensi dan Ancaman bagi Petani
  • Kids Festival ISEF 2024, Tanamkan Ekonomi Syariah sejak Dini
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya

Berdasarkan data kumulatif Januari hingga April 2025, Indonesia membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD 11,07 miliar. Dari total tersebut, sektor nonmigas menyumbang surplus sebesar USD 17,26 miliar, sedangkan sektor migas mencatat defisit sebesar USD 6,19 miliar.

Negara mitra dagang juga memainkan peran penting dalam struktur neraca. Amerika Serikat tercatat sebagai penyumbang surplus terbesar dengan nilai USD 5,44 miliar, diikuti India dengan USD 3,98 miliar dan Filipina sebesar USD 2,92 miliar.

Artikel Terkait:
  • Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar
  • Kunjungan Wisatawan Asing Naik 20%, Tertinggi dalam 5 Tahun
  • Menabung Tak Cukup di Era Sekarang
  • Beban Berat Anggaran, ICWI Dorong KPK Selidiki Penambahan Reses DPD

Namun demikian, Indonesia masih mencatat defisit perdagangan terhadap beberapa negara, terutama Tiongkok dengan defisit USD 6,28 miliar, Singapura USD 2,41 miliar, dan Australia USD 1,75 miliar.

Pudji menekankan bahwa pertumbuhan ekspor dan surplus yang ditopang oleh sektor industri pengolahan nonmigas merupakan indikator positif bagi ekonomi nasional, meskipun tantangan global tetap harus diwaspadai.

Jangan Lewatkan:
  • Beasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
  • Indonesia Tawarkan Telur Sebagai Alat Negosiasi Tarif AS
  • Apakah Krisis Utang Mengancam RI? Anies Terpukau Saat Baca Buku Mengenai Hal Ini
  • Minyak Goreng Melambung, Minyakita Langka Jelang Natal dan Tahun Baru
Ekonomi 2025 Ekspor Nonmigas Komoditas Ekspor RI Neraca Dagang Indonesia Surplus Perdagangan BPS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEkspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
Next Article 120 Ambulans Disiagakan Saudi Layani Jemaah di Mekkah

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Antara Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia

Bisnis Ericka

Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Techno Assyifa

War Ticket: Ilusi Akses Setara

Editorial Udex Mundzir

Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi