Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sektor Nonmigas Dominasi Surplus Dagang Indonesia pada April 2025

Neraca perdagangan Indonesia tetap surplus pada April 2025, ditopang kuat sektor nonmigas seperti minyak nabati dan logam dasar.
ErickaEricka2 Juni 2025 Ekonomi
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini saat konferensi pers secara virtual, di Jakarta
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini saat konferensi pers secara virtual, di Jakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada April 2025 sebesar USD 0,16 miliar atau setara Rp2,6 triliun. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, surplus ini menjadikan rekor surplus beruntun selama 60 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa surplus bulan April terutama disumbang oleh sektor nonmigas yang mencapai USD 1,51 miliar. Komoditas unggulan seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati, serta besi dan baja menjadi penyokong utama kinerja perdagangan luar negeri Indonesia.

“Surplus neraca perdagangan pada April didorong oleh ekspor nonmigas. Sementara neraca migas justru defisit sebesar USD 1,35 miliar, disebabkan oleh meningkatnya impor hasil minyak dan minyak mentah,” ujar Pudji dalam konferensi pers virtual, Senin (2/6/2025).

Baca Juga:
  • Faisol Riza: Reformasi Regulasi Kunci Stabilitas Ekonomi
  • Pembayaran QRIS Bebas PPN, Pemerintah Beri Kepastian
  • OJK Kaji Merger XL dan Smartfren, Proses Rampung 2025
  • Indef Minta Indonesia Abaikan Tekanan AS soal Sertifikasi Halal

Berdasarkan data kumulatif Januari hingga April 2025, Indonesia membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD 11,07 miliar. Dari total tersebut, sektor nonmigas menyumbang surplus sebesar USD 17,26 miliar, sedangkan sektor migas mencatat defisit sebesar USD 6,19 miliar.

Negara mitra dagang juga memainkan peran penting dalam struktur neraca. Amerika Serikat tercatat sebagai penyumbang surplus terbesar dengan nilai USD 5,44 miliar, diikuti India dengan USD 3,98 miliar dan Filipina sebesar USD 2,92 miliar.

Artikel Terkait:
  • Karawang Tergeser! Kota Bekasi Jadi Pemimpin UMK Tertinggi di Jawa Barat
  • Konflik Timur Tengah Mereda, IHSG Naik ke 6.900
  • Laporan Investigasi: eFishery Diduga Palsukan Data Keuangan
  • PLN Gandeng Swasta Bangun Sistem Listrik Nasional Rp2.133 T

Namun demikian, Indonesia masih mencatat defisit perdagangan terhadap beberapa negara, terutama Tiongkok dengan defisit USD 6,28 miliar, Singapura USD 2,41 miliar, dan Australia USD 1,75 miliar.

Pudji menekankan bahwa pertumbuhan ekspor dan surplus yang ditopang oleh sektor industri pengolahan nonmigas merupakan indikator positif bagi ekonomi nasional, meskipun tantangan global tetap harus diwaspadai.

Jangan Lewatkan:
  • The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah
  • BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?
  • Kenaikan PPN Jadi 12 Persen Dikritik, DPR Minta Kajian Ulang
  • Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet
Ekonomi 2025 Ekspor Nonmigas Komoditas Ekspor RI Neraca Dagang Indonesia Surplus Perdagangan BPS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEkspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
Next Article 120 Ambulans Disiagakan Saudi Layani Jemaah di Mekkah

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pemerintahan Indonesia Masih Menggunakan Manajemen Penjajah

Editorial Udex Mundzir

Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia

Bisnis Ericka

Fitur Baru BRImo Mudahkan Transfer Uang ke Luar Negeri

Bisnis Ericka

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir

Pelajaran dari Ju Ji Hoon: Mengenali Penyebab Asam Urat

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi