Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

World Bank Beri Solusi untuk Capai Kemakmuran Ekonomi di Indonesia

Terdapat tiga cara bagaimana Indonesia dapat mencapai kemakmuran ekonomi
Dexpert CorpDexpert Corp9 Mei 2023 Ekonomi
world bank
(Getty Images/Per-Anders Pettersson)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Satu Kahkonen, Country Director World Bank Indonesia and Timor Leste berbagi pandangan tentang bagaimana Indonesia dapat mencapai kemakmuran ekonomi, mengingat bahwa sekitar 120 juta penduduk Indonesia masih belu

“Terdapat tiga cara bagaimana Indonesia dapat mencapai kemakmuran ekonomi,” kata Satu, Selasa (9/5/2023).

Cara pertama dengan menciptakan peluang yang lebih baik. Hal ini mengacu pada menciptakan lapangan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

Baca Juga:
  • Defisit APBN Berpotensi Bengkak Akibat Program MBG
  • Menteri P2MI Dorong Warga Manfaatkan 1,7 Juta Lowongan di Luar Negeri
  • Negara-Negara Ini Raih Keuntungan dengan Membeli Emas Batangan Rusia
  • Ketua Banggar DPR Sambut Rencana Prabowo Hapus Kuota Impor

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pekerjaan adalah kuncinya, namun di Indonesia pekerjaan kurang memadai,” ujar Satu. Menurutnya, diperlukan peluang yang lebih baik di daerah pedesaan, melalui produktivitas pertanian yang lebih tinggi. Bagi dua pertiga rumah tangga pertanian pedesaan yang miskin, pekerjaan mereka tidak mencukupi untuk dapat keluar dari kemiskinan mengingat produktivitas yang rendah.

“Petani dengan produktivitas rendah kesulitan untuk dapat menaikkan pendapatan mereka,” jelas Satu.

Cara kedua yaitu dengan melindungi rumah tangga dari kemiskinan baik secara ekonomi maupun kesehatan. Guncangan pengangguran dan kesehatan merupakan guncangan tingkat rumah tangga yang paling penting.

Artikel Terkait:
  • Indef Minta Indonesia Abaikan Tekanan AS soal Sertifikasi Halal
  • Menko Airlangga Optimistis, Tapi 12 Ribu Buruh Sritex Kena PHK
  • RAPBN 2026, ESDM Usulkan ICP USD 80 per Barel
  • Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal

Satu menyebut langkah terakhir agar Indonesia dapat mencapai kemakmuran sentosa yaitu memfokuskan sumber daya fiskal pada investasi yang berpihak pada masyarakat miskin. Hal jni menjadi langkah penting, karena langkah pertama dan kedua dapat dicapai dengan adanya investasi keuangan yang tepat.

Satu optimis kemakmuran ekonomi dapat dicapai dengan upaya bersama. World bank siap untuk mendukung upaya tersebut.

“Selama ini pemerintah Indonesia melakukan dengan baik, dan saya tak ragu mereka bisa menghadapinya. World bank siap untuk mendukungnya,” ucap Satu.

Jangan Lewatkan:
  • Ekspor Terancam, AS Naikkan Tarif Impor Indonesia Jadi 32 Persen
  • Proyeksi Ekonomi Indonesia 2025 Direvisi, BI Waspadai Tekanan Global
  • IWPI Minta Sri Mulyani Cabut Pernyataan Pajak Setara Zakat
  • Turun Tajam! Produksi Industri Jerman Anjlok pada Maret

Indonesia sendiri telah terjebak dalam status middle income country selama 29 tahun terakhir. Untuk keluar dari jebakan status tersebut, Indonesia perlu tumbuh di atas 5%. Sayangnya, selama hampir 9 tahun terakhir, Indonesia belum menunjukkan pertumbuhan berkualitas.

Ekonomi Indonesia Negara Maju World Bank
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAli Minta Benny Belajar Diksi yang Tenang, Tolak Pernyataan Perang Jokowi
Next Article Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Hapus Pembebasan PPN, Ini kata Bu Sri Mulyani!

Informasi lainnya

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

11 April 2026

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

11 April 2026

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026
Paling Sering Dibaca

Djibouti dan Politik Geografi

Opini Alfi Salamah

KDM, Calon Diktator yang Terlihat Merakyat

Opini Udex Mundzir

Kegaduhan yang Disengaja

Editorial Udex Mundzir

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

Antara Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi