Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rupiah Menguat Tipis Akibat Prospek Suram Ekonomi AS

Nilai tukar Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan, mencerminkan sentimen pasar terhadap prospek ekonomi AS yang melemah.
ErickaEricka5 Juni 2025 Ekonomi
penguatan rupiah akibat proyeksi ekonomi AS
Ilustrasi penguatan rupiah akibat proyeksi ekonomi AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada Kamis pagi (5/6/2025), mencatatkan apresiasi sebesar 15 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp16.280 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya di angka Rp16.295.

Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian terhadap prospek ekonomi AS akibat kebijakan proteksionis yang kembali diterapkan Presiden Donald Trump.

Penguatan rupiah dipengaruhi oleh sentimen negatif terhadap ekonomi AS setelah dirilisnya data sektor jasa yang melemah. Purchasing Managers Index (PMI) sektor jasa AS pada Mei 2025 tercatat menurun ke angka 49,9 dari 51,6 pada April menurut Institute for Supply Management (ISM).

Angka ini menandakan kontraksi pertama dalam 11 bulan terakhir dan menunjukkan bahwa kebijakan tarif impor mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa yang selama ini relatif tahan terhadap gejolak ekonomi.

Baca Juga:
  • 6,08 Juta Wajib Pajak Belum Laporkan SPT Tahunan 2023
  • BEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025
  • Pesan Khusus Jokowi untuk Gubernur BI: Menaklukkan Era Ekonomi Digital
  • UMKM Tembus Pasar Arab Saudi Lewat Pameran

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menyebut bahwa pasar menanggapi pelemahan ekonomi AS sebagai sinyal potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.

“Dampak negatif kebijakan tarif Trump sudah terasa di sektor jasa yang biasanya lebih solid dibandingkan sektor manufaktur,” ujar Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Menurut Ariston, prospek ekonomi AS yang suram memberikan tekanan terhadap dolar AS. Pelaku pasar pun mulai mengantisipasi kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat sebagai respons The Fed terhadap kondisi ini. Selain itu, laporan pekerjaan versi Automatic Data Processing (ADP) untuk Mei 2025 menunjukkan penambahan pekerjaan hanya sebesar 37 ribu, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 111 ribu. Ini semakin memperkuat dugaan bahwa ekonomi AS sedang melambat.

Dalam kondisi seperti ini, nilai tukar rupiah mendapatkan dukungan karena pelaku pasar melihat potensi pelemahan dolar AS yang lebih besar. Meski begitu, Ariston mengingatkan bahwa penguatan rupiah tetap memiliki batasan teknikal.

Artikel Terkait:
  • Ancaman PHK Massal Mengintai Karyawan Sritex
  • PPN Indonesia Tertinggi di ASEAN, Kenaikan Gaji Tertinggal dari Malaysia
  • Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal
  • Pemerintah Siapkan Skema 8.400 Karyawan PHK Sritex Kembali Bekerja

“Potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS pada hari ini masih ke arah Rp16.200, dengan potensi resisten di kisaran Rp16.300,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kembali menekan Ketua The Fed, Jerome Powell, agar segera menurunkan suku bunga guna merespons pelemahan ekonomi. Namun, Powell hingga kini tetap mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi selama lima pertemuan terakhir, menyatakan bahwa inflasi belum cukup jinak untuk langkah pelonggaran moneter.

Pergerakan rupiah hari ini mencerminkan bagaimana dinamika eksternal, khususnya kebijakan ekonomi AS, dapat secara langsung mempengaruhi mata uang negara berkembang seperti Indonesia. Meskipun penguatan ini bersifat jangka pendek, pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral utama dunia.

Jangan Lewatkan:
  • Tok! Pengecer LPG 3 Kg Boleh Jualan Lagi Mulai Hari Ini
  • Bapanas Tegaskan Beras Medium dan Premium Tak Kena PPN
  • Amerika Serikat Omong Doang soal Transisi Energi Indonesia
  • Novita Hardini Tolak Kenaikan PPN pada Sekolah Internasional
Dolar AS Ekonomi Amerika Kebijakan The Fed Kurs Rupiah Nilai Tukar Rupiah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9
Next Article Kemenhub Percepat Penanganan Kendaraan ODOL Secara Nasional

Informasi lainnya

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka

Hidup dari Dividen Saham? Ini Modal yang Kamu Butuhkan!

Bisnis Ericka

Makin Canggih, Ini Alasan Warga Indonesia Pilih HP dengan Fitur AI

Techno Assyifa

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Biografi Alfi Salamah

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi