Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Demi Maskapai Nasional, Jemaah Umrah Diminta Beralih

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi

Implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar negara sepakat untuk diperkuat, ini sejalan tujuan sentral lintas ASEAN agar ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri
Dexpert CorpDexpert Corp13 Mei 2023 Ekonomi
konferensi pers presiden joko widodo di labuan bajo ntt indonesia
Konferensi Pers Presiden Joko Widodo di Labuan Bajo, NTT, Indonesia. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Labuan Bajo – Penggunaan dolar Amerika Serikat dalam perdagangan global mulai mengalami penurunan karena beberapa negara melakukan dedolarisasi atau mengurangi penggunaan dolar AS. Sehingga, posisi mata uang tersebut dalam perdagangan internasional mengalami pelemahan.

Negara-negara ASEAN menambah daftar tersebut. Para pemimpin Negara ASEAN saat ini sepakat menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional (Regional Payment Connectivity/RPC) dan Transaksi Mata Uang Lokal masing-masing negara (Local Currency Transaction/LCT).

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo yang berlangsung pada 10-11 Mei 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Lewat Diaspora Loan, BNI Dorong UKM Indonesia Go Global
  • Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun
  • Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I

“Implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar negara sepakat untuk diperkuat, ini sejalan tujuan sentral lintas ASEAN agar ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri,” kata Jokowi melalui siaran pers, dikutip Sabtu (13/5/2023).

Baik RPC maupun LCT, merupakan bagian dari 3 Priority Economy Deliverables (PEDs) Pilar Ekonomi Keketuaan ASEAN 2023, yang bertujuan untuk menunjukkan komitmen dan tekad para pemimpin ASEAN untuk memperdalam integrasi dan stabilitas keuangan sebagai fondasi untuk integrasi ekonomi kawasan.

RPC sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi ekonomi kawasan memanfaatkan peluang untuk memperluas kerja sama konektivitas pembayaran di ASEAN secara multilateral.

Kerja sama RPC dapat memfasilitasi pembayaran lintas negara di berbagai yurisdiksi dan mempersingkat rantai pemrosesan, yang pada gilirannya memperbesar manfaat pembayaran lintas negara. Saat ini kerja sama RPC telah membuahkan implementasi pembayaran lintas negara berbasis QR Code antara Indonesia dengan Thailand dan Malaysia.

Artikel Terkait:
  • Kemenperin Genjot Parfum Halal Masuki Lima Besar Dunia
  • Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor
  • Prabowo Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp10.000

Untuk melengkapi inisiatif konektivitas pembayaran regional, dikembangkan kerangka LCT untuk memperluas mekanisme transaksi mata uang lokal masing-masing negara ASEAN secara regional.

Hal ini akan mendukung upaya ASEAN untuk memperdalam integrasi keuangan secara komprehensif. Dengan demikian antar negara tidak lagi harus menggunakan dolar AS dalam bertransaksi.

Sebelumnya, negara anggota ASEAN telah mengembangkan Pedoman Kerangka Kerja Sama Setlemen Mata Uang Lokal ASEAN untuk mempromosikan penggunaan mata uang lokal di kawasan ASEAN untuk perdagangan lintas-negara, penyelesaian investasi, dan pendapatan maupun transfer.

Saat ini telah terdapat implementasi kerja sama LCT antara sejumlah negara ASEAN dan negara lain, yaitu Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok. Sementara dengan Singapura dan Korea Selatan dalam tahap pembangunan kerangka kerja sama.

Jangan Lewatkan:
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
  • Ancaman Selat Hormuz, Indef Usul Antisipasi Lonjakan Harga Minyak
  • Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar
  • Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

Di masa depan, transaksi LCT akan dikembangkan untuk perdagangan dan investasi dan semua transaksi ekonomi dan keuangan, seperti transaksi giro, transaksi modal, dan transaksi keuangan.

ASEN Dedolarisasi Jokowi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRamal Akan ada Bencana Global Gegara AS
Next Article Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?

Informasi lainnya

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir

IKN: Jawaban atas Pesimisme

Editorial Udex Mundzir

Musim Haji Penjualan Sarung Tenun Goyor di Jombang Meningkat

Islami Alfi Salamah

Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Islami Alfi Salamah

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi