Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi

Implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar negara sepakat untuk diperkuat, ini sejalan tujuan sentral lintas ASEAN agar ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri
Dexpert CorpDexpert Corp13 Mei 2023 Ekonomi
konferensi pers presiden joko widodo di labuan bajo ntt indonesia
Konferensi Pers Presiden Joko Widodo di Labuan Bajo, NTT, Indonesia. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Labuan Bajo – Penggunaan dolar Amerika Serikat dalam perdagangan global mulai mengalami penurunan karena beberapa negara melakukan dedolarisasi atau mengurangi penggunaan dolar AS. Sehingga, posisi mata uang tersebut dalam perdagangan internasional mengalami pelemahan.

Negara-negara ASEAN menambah daftar tersebut. Para pemimpin Negara ASEAN saat ini sepakat menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional (Regional Payment Connectivity/RPC) dan Transaksi Mata Uang Lokal masing-masing negara (Local Currency Transaction/LCT).

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo yang berlangsung pada 10-11 Mei 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Harga Distributor Stabil, Spekulan Dongkrak Harga Bawang Putih di Pasaran
  • UMP 2025 Resmi: Jakarta Tertinggi, Jateng Terendah
  • Kericuhan Job Fair Bekasi, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Bursa Kerja
  • Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

“Implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar negara sepakat untuk diperkuat, ini sejalan tujuan sentral lintas ASEAN agar ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri,” kata Jokowi melalui siaran pers, dikutip Sabtu (13/5/2023).

Baik RPC maupun LCT, merupakan bagian dari 3 Priority Economy Deliverables (PEDs) Pilar Ekonomi Keketuaan ASEAN 2023, yang bertujuan untuk menunjukkan komitmen dan tekad para pemimpin ASEAN untuk memperdalam integrasi dan stabilitas keuangan sebagai fondasi untuk integrasi ekonomi kawasan.

RPC sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi ekonomi kawasan memanfaatkan peluang untuk memperluas kerja sama konektivitas pembayaran di ASEAN secara multilateral.

Kerja sama RPC dapat memfasilitasi pembayaran lintas negara di berbagai yurisdiksi dan mempersingkat rantai pemrosesan, yang pada gilirannya memperbesar manfaat pembayaran lintas negara. Saat ini kerja sama RPC telah membuahkan implementasi pembayaran lintas negara berbasis QR Code antara Indonesia dengan Thailand dan Malaysia.

Artikel Terkait:
  • Dari Pertanian ke Agrowisata, Tasikmalaya Tunjukkan Transformasi
  • Wacana Zakat Biayai Program MBG, DPR: Tetap Utamakan APBN
  • Kids Festival ISEF 2024, Tanamkan Ekonomi Syariah sejak Dini
  • Zulhas Tegaskan Kuota Impor Sapi Hidup Resmi Dihapus

Untuk melengkapi inisiatif konektivitas pembayaran regional, dikembangkan kerangka LCT untuk memperluas mekanisme transaksi mata uang lokal masing-masing negara ASEAN secara regional.

Hal ini akan mendukung upaya ASEAN untuk memperdalam integrasi keuangan secara komprehensif. Dengan demikian antar negara tidak lagi harus menggunakan dolar AS dalam bertransaksi.

Sebelumnya, negara anggota ASEAN telah mengembangkan Pedoman Kerangka Kerja Sama Setlemen Mata Uang Lokal ASEAN untuk mempromosikan penggunaan mata uang lokal di kawasan ASEAN untuk perdagangan lintas-negara, penyelesaian investasi, dan pendapatan maupun transfer.

Saat ini telah terdapat implementasi kerja sama LCT antara sejumlah negara ASEAN dan negara lain, yaitu Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok. Sementara dengan Singapura dan Korea Selatan dalam tahap pembangunan kerangka kerja sama.

Jangan Lewatkan:
  • Beasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik
  • Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?
  • Kelas Menengah Tergerus, Indef Warning Risiko Sosial Baru

Di masa depan, transaksi LCT akan dikembangkan untuk perdagangan dan investasi dan semua transaksi ekonomi dan keuangan, seperti transaksi giro, transaksi modal, dan transaksi keuangan.

ASEN Dedolarisasi Jokowi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRamal Akan ada Bencana Global Gegara AS
Next Article Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Wartawan Garda Terdepan Bela Negara di Era Informasi

Daily Tips Assyifa

Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Perspektif Alfi Salamah

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva

Harta Melimpah, Hati Tetap Zuhud

Islami Alfi Salamah

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi