Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jangan Menabung di Mandiri, Blokir Bisa Dilakukan atas Permintaan Misterius

Gen Z Mulai Bosan dengan Aplikasi Kencan

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 25 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi

Implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar negara sepakat untuk diperkuat, ini sejalan tujuan sentral lintas ASEAN agar ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri
Dexpert CorpDexpert Corp13 Mei 2023 Ekonomi
konferensi pers presiden joko widodo di labuan bajo ntt indonesia
Konferensi Pers Presiden Joko Widodo di Labuan Bajo, NTT, Indonesia. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Labuan Bajo – Penggunaan dolar Amerika Serikat dalam perdagangan global mulai mengalami penurunan karena beberapa negara melakukan dedolarisasi atau mengurangi penggunaan dolar AS. Sehingga, posisi mata uang tersebut dalam perdagangan internasional mengalami pelemahan.

Negara-negara ASEAN menambah daftar tersebut. Para pemimpin Negara ASEAN saat ini sepakat menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional (Regional Payment Connectivity/RPC) dan Transaksi Mata Uang Lokal masing-masing negara (Local Currency Transaction/LCT).

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo yang berlangsung pada 10-11 Mei 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Anggaran Menumpuk, Empat DOB Papua Minim Serapan Belanja
  • Pertumbuhan Ekonomi Malaysia Melebihi Ekspektasi di Kuartal I 2023
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet

“Implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar negara sepakat untuk diperkuat, ini sejalan tujuan sentral lintas ASEAN agar ASEAN semakin kuat dan semakin mandiri,” kata Jokowi melalui siaran pers, dikutip Sabtu (13/5/2023).

Baik RPC maupun LCT, merupakan bagian dari 3 Priority Economy Deliverables (PEDs) Pilar Ekonomi Keketuaan ASEAN 2023, yang bertujuan untuk menunjukkan komitmen dan tekad para pemimpin ASEAN untuk memperdalam integrasi dan stabilitas keuangan sebagai fondasi untuk integrasi ekonomi kawasan.

RPC sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi ekonomi kawasan memanfaatkan peluang untuk memperluas kerja sama konektivitas pembayaran di ASEAN secara multilateral.

Kerja sama RPC dapat memfasilitasi pembayaran lintas negara di berbagai yurisdiksi dan mempersingkat rantai pemrosesan, yang pada gilirannya memperbesar manfaat pembayaran lintas negara. Saat ini kerja sama RPC telah membuahkan implementasi pembayaran lintas negara berbasis QR Code antara Indonesia dengan Thailand dan Malaysia.

Artikel Terkait:
  • Pembangunan Pipa Gas Cisem II Capai 64 Persen
  • Menko Airlangga Optimistis, Tapi 12 Ribu Buruh Sritex Kena PHK
  • Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia
  • BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham

Untuk melengkapi inisiatif konektivitas pembayaran regional, dikembangkan kerangka LCT untuk memperluas mekanisme transaksi mata uang lokal masing-masing negara ASEAN secara regional.

Hal ini akan mendukung upaya ASEAN untuk memperdalam integrasi keuangan secara komprehensif. Dengan demikian antar negara tidak lagi harus menggunakan dolar AS dalam bertransaksi.

Sebelumnya, negara anggota ASEAN telah mengembangkan Pedoman Kerangka Kerja Sama Setlemen Mata Uang Lokal ASEAN untuk mempromosikan penggunaan mata uang lokal di kawasan ASEAN untuk perdagangan lintas-negara, penyelesaian investasi, dan pendapatan maupun transfer.

Saat ini telah terdapat implementasi kerja sama LCT antara sejumlah negara ASEAN dan negara lain, yaitu Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok. Sementara dengan Singapura dan Korea Selatan dalam tahap pembangunan kerangka kerja sama.

Jangan Lewatkan:
  • Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam
  • Bank Jatim Mojokerto Maknai Ramadan dengan Silaturahmi
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG
  • Target 8 Persen, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Melonjak

Di masa depan, transaksi LCT akan dikembangkan untuk perdagangan dan investasi dan semua transaksi ekonomi dan keuangan, seperti transaksi giro, transaksi modal, dan transaksi keuangan.

ASEN Dedolarisasi Jokowi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRamal Akan ada Bencana Global Gegara AS
Next Article Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Editorial Udex Mundzir

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Perspektif Udex Mundzir

Daniel Kahneman: Akhir Tragis Seorang Peraih Nobel

Profil Ericka

Senyum di Tengah Derita

Islami Alfi Salamah

Menghargai Waktu

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi