Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Demi Maskapai Nasional, Jemaah Umrah Diminta Beralih

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ketua Banggar DPR Sambut Rencana Prabowo Hapus Kuota Impor

Said Abdullah sebut langkah Prabowo bisa tekan penyimpangan dan beri peluang devisa negara dari tarif bea masuk.
ErickaEricka9 April 2025 Ekonomi
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Angin perubahan kembali berembus di kebijakan perdagangan nasional. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menyatakan dukungannya atas langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana menghapus sistem kuota impor.

Ia menilai, reformasi ini sangat mendesak demi menghindari penyalahgunaan yang kerap terjadi dalam pelaksanaan kuota impor.

“Pada 17 Maret 2024, kami sudah mendorong pemerintah agar mengubah sistem kuota menjadi sistem tarif,” ujar Said dalam pernyataannya, Rabu (9/4/2025) sebagaimana dilaporkan Inilah.com.

Said menilai, sistem kuota selama ini rawan penyimpangan. Ia mencontohkan beberapa kasus besar seperti kuota impor beras tahun 2007, daging sapi 2013, gula kristal 2015, dan bawang putih pada 2019. Semua kasus itu menunjukkan betapa kebijakan kuota bisa menjadi ladang rente

Baca Juga:
  • Pertamina Turunkan Harga BBM Non Subsidi, Cek Daftarnya!
  • Minyak Goreng Melambung, Minyakita Langka Jelang Natal dan Tahun Baru
  • Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026
  • Maraknya Penjualan SPBU di Jakarta Menimbulkan Pertanyaan: Apakah Masih Menjanjikan?

.Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan rencana tersebut saat bertemu para pengusaha, Selasa (8/4/2025). Ia menegaskan bahwa kebijakan kuota impor harus dihapus untuk barang-barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak, demi keadilan distribusi dan keterjangkauan harga bagi rakyat.

Menurut Said, sistem tarif impor memberikan peluang penerimaan negara dari bea masuk sekaligus menciptakan mekanisme pasar yang lebih kompetitif dan transparan.

Ia juga mengaitkan kebijakan ini dengan praktik tarif protektif Presiden AS, Donald Trump, yang bertujuan menjaga keseimbangan neraca perdagangan.

“Momentum ini bisa menjadi awal reformasi menyeluruh atas kebijakan perdagangan luar negeri Indonesia,” katanya, menekankan pentingnya menjaga surplus neraca perdagangan serta stabilitas cadangan devisa.

Artikel Terkait:
  • Dato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional
  • Kapolri dan Panglima TNI Tanam Jagung, Luncurkan Gugus Tugas Ketahanan Pangan
  • Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut

Ia menambahkan, impor seharusnya hanya bersifat substitusi sementara ketika kebutuhan domestik belum bisa terpenuhi. Dalam jangka panjang, menurutnya, Indonesia harus mampu mandiri di sektor primer seperti pangan dan energi, serta memperkuat industri nasional lewat peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Said pun menyoroti pentingnya memanfaatkan perjanjian dagang bebas atau Free Trade Agreement (FTA) yang telah diratifikasi Indonesia dengan 18 negara.

Menurutnya, FTA seharusnya mampu meningkatkan daya saing barang Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Ia berharap perubahan kebijakan impor ini tidak hanya menguntungkan dari sisi fiskal, tetapi juga membuka akses rakyat pada kebutuhan pokok dengan harga wajar dan menstimulasi pertumbuhan sektor produksi dalam negeri.

Jangan Lewatkan:
  • BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham
  • Indonesia Hadapi Tarif 19 Persen dari AS Mulai 7 Agustus
  • 99,5 Persen Pelanggan PLN Dibebaskan dari PPN Listrik
  • Bahlil: Pengecer LPG 3 Kg Kini Berstatus Sub-Pangkalan
DPR RI Kebijakan Ekonomi Kuota Impor Prabowo Subianto Said Abdullah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMedia Asing Kaget Larangan Menstruasi di Pura Bali
Next Article Jakarta Siapkan Taman Buka 24 Jam, DPRD Ingatkan Soal Risiko Mesum

Informasi lainnya

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

10 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

dr. Dara Ayu: Dari Madrasah Aliyah ke Fakultas Kedokteran

Profil Ericka

Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Islami Alfi Salamah

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

Travel Alfi Salamah

5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi