Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 1 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Dari masa purba, kehidupan terus berevolusi tanpa henti.
Alfi SalamahAlfi Salamah11 April 2026 Saintek
Ilustrasi fosil burung purba kecil hidup bersama dinosaurus
Ilustrasi fosil burung purba kecil hidup bersama dinosaurus
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jejak purba membawa kita pada sebuah penemuan luar biasa tentang asal-usul burung modern. Di tengah kisah dinosaurus yang mendominasi bumi, ternyata sudah ada makhluk kecil yang menjadi cikal bakal burung masa kini. Penemuan ini membuka kembali lembaran sejarah evolusi yang selama ini masih misterius.

Segalanya bermula dari temuan tak sengaja pada tahun 2000. Sebuah fosil kecil ditemukan di perbatasan Belgia dan Belanda. Meski ukurannya hanya sebesar tumpukan kartu, fosil tersebut menyimpan tengkorak burung purba yang sangat terawat. Dari sinilah para ilmuwan mengenali spesies yang kemudian dijuluki “wonderchicken”.

Spesies ini bernama Asteriornis maastrichtensis, hidup sekitar 66,7 juta tahun lalu. Waktu itu, bumi masih dihuni dinosaurus seperti Tyrannosaurus rex dan Triceratops. Artinya, burung ini benar-benar hidup berdampingan dengan makhluk raksasa tersebut, hanya beberapa ratus ribu tahun sebelum kepunahan massal terjadi.

Penemuan ini menjadi sangat penting karena memberikan gambaran paling jelas tentang burung modern awal. Sebelumnya, fosil burung dari periode Kapur umumnya tidak lengkap. Namun, fosil ini memperlihatkan struktur tengkorak yang utuh, sehingga membantu ilmuwan memahami evolusi burung secara lebih detail.

Baca Juga:
  • Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI
  • Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal
  • Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir
  • Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

Secara bentuk, wonderchicken memiliki karakter unik. Tubuhnya kecil dengan kaki panjang, mirip burung pantai. Ia diduga mampu terbang dan hidup di wilayah pesisir dengan iklim hangat. Lingkungan tempat hidupnya saat itu diperkirakan menyerupai gugusan pulau tropis seperti Bahama.

Yang paling menarik adalah bentuk tengkoraknya. Struktur tersebut menunjukkan perpaduan ciri antara bebek dan ayam. Hal ini menandakan bahwa Asteriornis merupakan nenek moyang awal dari dua kelompok burung modern besar, yaitu Anseriformes dan Galliformes.

Penemuan ini menjadi bukti nyata bahwa nenek moyang kedua kelompok tersebut memang sudah ada sejak zaman dinosaurus. Sebelumnya, hal ini hanya diduga berdasarkan analisis evolusi, tanpa bukti fosil yang jelas.

Selain itu, burung ini diperkirakan memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik. Ukurannya kecil, mampu berkembang biak dengan cepat, dan bisa terbang. Faktor-faktor ini kemungkinan besar membantu keturunannya bertahan dari peristiwa kepunahan besar akibat asteroid.

Artikel Terkait:
  • Belerang Murni di Mars: Temuan Mengejutkan Curiosity
  • Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman
  • DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?
  • AI Fatigue, Saat Dunia Mulai Lelah Membicarakan AI

Pada masa itu, banyak jenis burung purba lain hidup bersama dinosaurus. Namun sebagian besar berasal dari kelompok yang memiliki gigi dan akhirnya punah. Hanya kelompok tertentu yang dikenal sebagai Neornithes yang berhasil bertahan dan menjadi nenek moyang semua burung modern saat ini.

Penemuan wonderchicken juga memberi harapan baru bagi dunia paleontologi. Fosil ini membuktikan bahwa masih ada kemungkinan menemukan bukti lain yang lebih lengkap dari masa sebelum kepunahan dinosaurus.

Lebih dari sekadar fosil, Asteriornis adalah potongan penting dalam puzzle evolusi. Ia menunjukkan bahwa burung modern bukan muncul tiba-tiba setelah dinosaurus punah, melainkan sudah berkembang jauh sebelumnya.

Kisah ini mengingatkan bahwa kehidupan di bumi selalu beradaptasi. Dari makhluk kecil di zaman dinosaurus, lahirlah keragaman burung yang kita lihat hari ini. Evolusi terus berjalan, membawa cerita yang tak pernah selesai untuk dipelajari.

Jangan Lewatkan:
  • Waspada Banjir Rob! Gerhana Matahari Akan Terjadi 29 Maret 2025
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?
  • Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia
  • BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
Evolusi Burung Fosil Purba Paleontologi Sains Modern Zaman Dinosaurus
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBiru Fund dan Masa Depan Tambak
Next Article Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

Informasi lainnya

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

29 Agustus 2026

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

27 Agustus 2026

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

21 Agustus 2026

Chatbot Jadi Sahabat, Kesepian Bisa Hilang?

20 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Dampak Psikologis Nama Umum di Indonesia

Daily Tips Assyifa

Pahlawan yang Dipenjara

Editorial Udex Mundzir

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Perspektif Assyifa

Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group

Profil Ericka

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi