Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 12 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Dari masa purba, kehidupan terus berevolusi tanpa henti.
Alfi SalamahAlfi Salamah11 April 2026 Saintek
Ilustrasi fosil burung purba kecil hidup bersama dinosaurus
Ilustrasi fosil burung purba kecil hidup bersama dinosaurus
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jejak purba membawa kita pada sebuah penemuan luar biasa tentang asal-usul burung modern. Di tengah kisah dinosaurus yang mendominasi bumi, ternyata sudah ada makhluk kecil yang menjadi cikal bakal burung masa kini. Penemuan ini membuka kembali lembaran sejarah evolusi yang selama ini masih misterius.

Segalanya bermula dari temuan tak sengaja pada tahun 2000. Sebuah fosil kecil ditemukan di perbatasan Belgia dan Belanda. Meski ukurannya hanya sebesar tumpukan kartu, fosil tersebut menyimpan tengkorak burung purba yang sangat terawat. Dari sinilah para ilmuwan mengenali spesies yang kemudian dijuluki “wonderchicken”.

Spesies ini bernama Asteriornis maastrichtensis, hidup sekitar 66,7 juta tahun lalu. Waktu itu, bumi masih dihuni dinosaurus seperti Tyrannosaurus rex dan Triceratops. Artinya, burung ini benar-benar hidup berdampingan dengan makhluk raksasa tersebut, hanya beberapa ratus ribu tahun sebelum kepunahan massal terjadi.

Penemuan ini menjadi sangat penting karena memberikan gambaran paling jelas tentang burung modern awal. Sebelumnya, fosil burung dari periode Kapur umumnya tidak lengkap. Namun, fosil ini memperlihatkan struktur tengkorak yang utuh, sehingga membantu ilmuwan memahami evolusi burung secara lebih detail.

Baca Juga:
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia
  • Kemenkes Tegaskan ChatGPT Tak Bisa Gantikan Diagnosis Dokter
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
  • Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia

Secara bentuk, wonderchicken memiliki karakter unik. Tubuhnya kecil dengan kaki panjang, mirip burung pantai. Ia diduga mampu terbang dan hidup di wilayah pesisir dengan iklim hangat. Lingkungan tempat hidupnya saat itu diperkirakan menyerupai gugusan pulau tropis seperti Bahama.

Yang paling menarik adalah bentuk tengkoraknya. Struktur tersebut menunjukkan perpaduan ciri antara bebek dan ayam. Hal ini menandakan bahwa Asteriornis merupakan nenek moyang awal dari dua kelompok burung modern besar, yaitu Anseriformes dan Galliformes.

Penemuan ini menjadi bukti nyata bahwa nenek moyang kedua kelompok tersebut memang sudah ada sejak zaman dinosaurus. Sebelumnya, hal ini hanya diduga berdasarkan analisis evolusi, tanpa bukti fosil yang jelas.

Selain itu, burung ini diperkirakan memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik. Ukurannya kecil, mampu berkembang biak dengan cepat, dan bisa terbang. Faktor-faktor ini kemungkinan besar membantu keturunannya bertahan dari peristiwa kepunahan besar akibat asteroid.

Artikel Terkait:
  • DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?
  • Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti
  • Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB
  • Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir

Pada masa itu, banyak jenis burung purba lain hidup bersama dinosaurus. Namun sebagian besar berasal dari kelompok yang memiliki gigi dan akhirnya punah. Hanya kelompok tertentu yang dikenal sebagai Neornithes yang berhasil bertahan dan menjadi nenek moyang semua burung modern saat ini.

Penemuan wonderchicken juga memberi harapan baru bagi dunia paleontologi. Fosil ini membuktikan bahwa masih ada kemungkinan menemukan bukti lain yang lebih lengkap dari masa sebelum kepunahan dinosaurus.

Lebih dari sekadar fosil, Asteriornis adalah potongan penting dalam puzzle evolusi. Ia menunjukkan bahwa burung modern bukan muncul tiba-tiba setelah dinosaurus punah, melainkan sudah berkembang jauh sebelumnya.

Kisah ini mengingatkan bahwa kehidupan di bumi selalu beradaptasi. Dari makhluk kecil di zaman dinosaurus, lahirlah keragaman burung yang kita lihat hari ini. Evolusi terus berjalan, membawa cerita yang tak pernah selesai untuk dipelajari.

Jangan Lewatkan:
  • BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR
  • Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI
  • AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital
  • Ahli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin
Evolusi Burung Fosil Purba Paleontologi Sains Modern Zaman Dinosaurus
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBiru Fund dan Masa Depan Tambak
Next Article Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

Informasi lainnya

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026

Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir

10 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menag di Vatikan: Diplomasi Iman dan Kemanusiaan

Editorial Udex Mundzir

Serangan Fajar: Hari Tenang yang Tak Tenang

Editorial Udex Mundzir

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Bersih-Bersih Kabinet Prabowo Dimulai

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi