Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

Langkah Indonesia menerapkan pembatasan media sosial anak dinilai strategis dan berpotensi menjadi contoh negara berkembang lainnya.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati3 April 2026 Saintek
Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak
Ilustrasi anak yang memainkan gadget (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah derasnya arus digital, Indonesia justru memilih menjadi “rem” yang berani menahan laju, bukan sekadar penumpang dalam derasnya arus media sosial global.

Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi rujukan negara-negara Global South dalam menerapkan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak. Hal ini disampaikan oleh pakar teknologi informasi, Ismail Fahmi, pada Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, Indonesia saat ini memiliki sekitar 70 juta anak yang masuk dalam cakupan kebijakan perlindungan digital melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau dikenal sebagai PP Tunas, yang mulai berlaku sejak Jumat (28/3/2026). Kebijakan ini menyasar sejumlah platform besar seperti Instagram, Facebook, TikTok, hingga YouTube.

“Posisi Indonesia sekarang strategis, kita bukan sekadar mengikuti tren, tapi menjadi model bagi negara-negara Global South,” kata Fahmi.

Baca Juga:
  • Misteri 5 Agustus, Mengapa Hari Ini Lebih Pendek?
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • Chat GPT Akses Informasi Terkini dengan Cepat dan Efektif
  • Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

Ia menjelaskan bahwa jumlah anak yang dilindungi melalui kebijakan ini jauh melampaui negara lain, seperti Australia yang hanya mencakup sekitar 4 juta anak. Dengan skala tersebut, Indonesia disebut tengah menjalankan eksperimen kebijakan perlindungan digital terbesar di dunia.

Selain menjadi tolok ukur global, penerapan PP Tunas juga memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat. Orang tua kini mendapatkan dukungan lebih kuat dalam mengawasi aktivitas digital anak, terutama dalam menghadapi risiko konten negatif yang marak di media sosial.

“Memaksa platform bertanggung jawab. Ini yang paling krusial, beban kepatuhan ada di pundak platform, bukan anak atau orang tua,” ujar Fahmi.

Kebijakan ini menempatkan tanggung jawab utama pada penyedia layanan digital untuk memastikan keamanan pengguna anak. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital juga telah menunjukkan ketegasan dengan memanggil perusahaan teknologi besar seperti Meta dan Google terkait kepatuhan terhadap regulasi tersebut.

Artikel Terkait:
  • Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI
  • Jangan Cium Bayi! Ini Bahaya yang Mengintai Menurut Ahli
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • Pendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024

Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya membuat aturan, tetapi juga siap menegakkannya. Bahkan, wacana pemberian sanksi ekonomi berupa denda besar mulai dipertimbangkan untuk memberikan efek jera kepada platform yang melanggar.

Di sisi lain, kebijakan ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global, khususnya dalam isu kedaulatan digital. Keberhasilan implementasi PP Tunas berpotensi menjadi bukti bahwa negara berkembang mampu mengambil langkah progresif dalam melindungi generasi mudanya di era digital.

Dengan cakupan luas dan pendekatan tegas, Indonesia kini berada di garis depan dalam upaya menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak.

Jangan Lewatkan:
  • Resonansi Orbit dan Gerhana Total
  • Ilmuwan Temukan Warna “Olo”, Hanya Lima Orang yang Pernah Melihatnya
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang
Global South Kebijakan Digital Media Sosial Anak Perlindungan Anak PP Tunas
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleProgram MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah
Next Article Gempa Susulan 5,2 Guncang Bitung, Total 484 Kali

Informasi lainnya

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah

Bang Sakty: Sulit Jadi Single Bar dengan Banyaknya Organisasi Advokat 

Argumen Alwi Ahmad

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Eksotisme Gunung Papandayan, Surga Alam di Garut

Travel Alfi Salamah

Keistimewaan Haji Lansia: Ihram Pengganti di Gelombang Kedua

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi