Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 25 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

Kebijakan baru pemerintah memangkas distribusi makan gratis demi efisiensi anggaran dan peningkatan efektivitas pelaksanaan program nasional.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati3 April 2026 Nasional
Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Kepala BGN Dadan Hindayana usai rapat koordinasi terbatas (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibarat mesin yang disetel ulang agar lebih hemat bahan bakar, pemerintah resmi memangkas durasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah menjadi lima hari dalam sepekan. Kebijakan ini menandai perubahan signifikan dalam strategi distribusi bantuan pangan bagi pelajar di Indonesia.

Keputusan tersebut diumumkan usai rapat koordinasi terbatas di Jakarta pada Kamis (2/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa program MBG kini hanya diberikan pada hari aktif sekolah dan tidak lagi mencakup hari libur.

Sebelumnya, program ini berjalan selama enam hari, termasuk hari non-belajar. Pemerintah menilai pola lama kurang efektif dalam pelaksanaannya, sehingga perlu disesuaikan agar lebih tepat sasaran.

“Dalam rangka perbaikan, efektivitas pelaksanaan, kalau kemarin kan enam hari, hari libur dikasih juga, itu ternyata kurang efektif. Oleh karena itu kita putuskan, MBG itu hari sekolah,” kata Zulkifli Hasan.

Meski demikian, pemerintah tetap memberikan kelonggaran bagi wilayah tertentu. Daerah dengan kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta wilayah dengan tingkat stunting tinggi masih dimungkinkan menerima program hingga enam hari dalam seminggu. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi masyarakat setempat yang lebih mendesak.

Baca Juga:
  • 456 Kepala Daerah Hadiri Retret di Magelang, 47 Masih Belum Datang
  • Logo Hari Santri 2025 ‘Pita Cakrawala’ Resmi Dirilis Kemenag
  • Tarian Kolosal 100 Bantengan di Majafest 2023, Kental Nuansa Majapahit
  • Penting! Jamaah Haji, Perhatikan Enam Hal di Masjid Nabawi

“Tetapi yang 3T dan yang tinggi sekali stuntingnya, tentu ada penanganan khusus. Selain 5 hari sekolah, kalau diperlukan bisa saja ditambah lagi 1 hari,” ujarnya.

Selain itu, skema penyaluran juga akan disesuaikan untuk sekolah berbasis asrama atau pondok pesantren. Dalam konteks tersebut, distribusi MBG bisa berlangsung lima atau enam hari tergantung kebijakan masing-masing lembaga pendidikan.

Di sisi anggaran, kebijakan ini membawa dampak signifikan. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pemangkasan durasi program berpotensi menghemat sekitar Rp20 triliun dalam setahun. Perhitungan tersebut didasarkan pada pelaksanaan program yang sudah berjalan sejak awal tahun dan disesuaikan mulai April 2026.

“Ya kita prediksi kurang lebih Rp20 triliun per tahun, dihitung dari April. Kan yang 3 bulan sudah jalan,” tutur Dadan.

Artikel Terkait:
  • Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026
  • Mobil Tahanan Natalia Rusli Disergap Massa Koalisi Mahasiswa Hukum
  • Driver Ojol Demo Tuntut THR, Massa SPAI Geruduk Kantor Kemnaker
  • Prabowo Targetkan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Nol Persen

Penghematan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga efisiensi belanja negara, mengingat total anggaran MBG dalam APBN 2026 mencapai Rp268 triliun. Dengan penyesuaian ini, pemerintah berharap program tetap berjalan optimal tanpa membebani fiskal secara berlebihan.

Kebijakan baru ini sekaligus menunjukkan pendekatan adaptif pemerintah dalam menjalankan program sosial berskala besar. Fokus tidak hanya pada distribusi, tetapi juga efektivitas, efisiensi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

Pada akhirnya, perubahan skema MBG diharapkan tetap mampu menjaga tujuan utama program, yakni meningkatkan asupan gizi anak sekolah, sembari memastikan penggunaan anggaran negara lebih terkendali dan tepat guna.

Jangan Lewatkan:
  • 5 Provinsi Waspada Tsunami, BNPB Minta Warga Kosongkan Pantai
  • Penerbangan Langsung ke Arab Saudi dari Bengkulu
  • Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien
  • Hindari Konflik, Mahfud MD Mundur dari Menkopolhukam

APBN 2026 Gizi Anak Kebijakan Pemerintah MBG Pangan Nasional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAir Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6
Next Article Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Gunung Andong, Primadona Pendaki Pemula

Travel Alfi Salamah

Keutamaan Puasa Arafah, Ampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka

Islami Alfi Salamah

Ambisi Politik Bahlil: Kursi Lebih Penting dari Kinerja

Editorial Udex Mundzir

Bang Sakty: Sulit Jadi Single Bar dengan Banyaknya Organisasi Advokat 

Profil Alwi Ahmad

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi