Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Air Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6

Gempa kuat di Bitung picu perubahan sumber air, membuat pasokan air bersih warga tak layak konsumsi sementara waktu.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati3 April 2026 Nasional
Air Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6
Bangunan rusak dampak gempa bitung (Dok: BNPB)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bitung – Seperti luka yang tak terlihat, dampak gempa tak hanya merobohkan bangunan, tetapi juga merusak sumber kehidupan paling mendasar: air bersih. Warga Kota Bitung kini menghadapi kenyataan pahit setelah sumber air mereka berubah keruh pascagempa besar yang mengguncang wilayah tersebut.

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) pagi di Sulawesi Utara membawa dampak luas, termasuk terhadap layanan air minum yang dikelola Perumda Air Duasudara Bitung. Perubahan kondisi pada sumber mata air menyebabkan air yang sebelumnya jernih kini menjadi keruh dan berwarna kecokelatan. Dampak ini membuat distribusi air bersih kepada masyarakat terganggu dan tidak lagi aman untuk dikonsumsi secara langsung.

“Pasca gempa, sumber air mengalami perubahan. Air menjadi keruh, berwarna coklat, dan untuk sementara tidak layak dikonsumsi,” ujar Alfred Salindeho, Direktur Utama Perumda Air Duasudara Bitung.

Ia menjelaskan bahwa gangguan tersebut murni disebabkan oleh faktor alam, yakni perubahan struktur tanah akibat gempa yang memengaruhi kualitas sumber air. Kondisi ini juga berdampak pada sistem distribusi, sehingga pelayanan kepada pelanggan ikut terhambat.

Baca Juga:
  • Pasar Murah AGP 2025 Jadi Penyangga Inflasi Rumah Tangga di Sunter Agung
  • Penumpang Whoosh Capai 20 Ribu Per Hari Jelang Nataru
  • Revisi UU Ormas Mengemuka, Dana Organisasi Akan Diawasi Ketat
  • Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan air minum, agar tidak menggunakan air tersebut untuk konsumsi langsung hingga kondisi kembali normal,” tambahnya.

Pihak Perumda juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka menegaskan bahwa situasi ini bukan akibat kelalaian, melainkan konsekuensi dari bencana alam yang sulit diprediksi. Saat ini, upaya pemantauan dan penanganan terus dilakukan untuk memulihkan kualitas air secepat mungkin.

Selain berdampak pada kebutuhan rumah tangga, kondisi ini juga berpotensi memengaruhi sektor kesehatan dan aktivitas ekonomi warga. Air bersih merupakan kebutuhan vital, sehingga gangguan distribusi dapat memperparah situasi pascabencana yang sudah sulit.

Artikel Terkait:
  • Pawai Kirab Budaya Meriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2023
  • PHK Naik 30 Persen di 2025, Pemerintah Soroti 7 Faktor Utama
  • BMKG Imbau Pemudik Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran
  • Kementan Sidak Gudang Daging Impor

Hingga kini, pihak terkait masih terus melakukan evaluasi di titik-titik sumber mata air sembari menunggu kondisi lingkungan kembali stabil. Warga diimbau untuk menggunakan alternatif sumber air atau mengolah air sebelum digunakan demi menjaga kesehatan.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa dampak gempa tidak hanya tampak di permukaan, tetapi juga merembet hingga ke aspek paling esensial dalam kehidupan sehari-hari.

Jangan Lewatkan:
  • Kinerja Jokowi Dikritik: 16,3% Sangat Puas, Mayoritas Puas 79,3%
  • Misa Requiem Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Pesan Damai
  • Aturan Baru Batasi Medsos Anak Mulai Berlaku
  • Gempa M 4,6 Guncang Daruba Maluku Utara
Air Bersih Gempa Bitung Perumda Air Sulawesi Utara Tanggap Bencana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Hentikan Peringatan Tsunami Usai Gempa Bitung
Next Article Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

Informasi lainnya

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Temukan 3 Jam Produktif dalam Seharimu!

Daily Tips Assyifa

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

Editorial Udex Mundzir

Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?

Islami Udex Mundzir

Kehadiran Prabowo di Kongres Projo, Akan Menegaskan Dirinya “Termul”

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi