Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Bencana Mengubah Cara Kita Bepergian

Wisata Gunung Api, Indah tapi Seberapa Aman?

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 13 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

Program transisi energi nasional menargetkan ribuan pembangkit diesel diganti tenaga surya, terutama di wilayah terpencil Indonesia.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati14 Maret 2026 Nasional
ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T
Pembangkit listrik tenaga diesel (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah dorongan menuju energi bersih, pemerintah mulai menyalakan “matahari baru” bagi daerah terpencil. Rencana konversi pembangkit listrik berbahan bakar diesel menjadi tenaga surya disiapkan sebagai bagian dari strategi besar transisi energi nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan program penggantian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Program ini merupakan bagian dari pengembangan energi surya nasional dengan target kapasitas hingga 100 gigawatt (GW).

Langkah tersebut difokuskan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang hingga kini masih bergantung pada bahan bakar diesel untuk kebutuhan listrik.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan dedieselisasi yang telah dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Melalui kebijakan ini, pembangkit yang menggunakan bahan bakar solar secara bertahap akan diganti dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

“Jadi kan daerah-daerah yang masih dialiri listrik dengan menggunakan diesel itu akan kita konversi jadi PLTS. Itu yang disampaikan oleh Pak Bahlil kemarin,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:
  • Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan
  • Erupsi Gunung Ibu, Warga Diminta Jauhi Kawah Aktif
  • Hijrah dari Superman atau Superwoman ke Superteam
  • Keberhasilan Pertanian, Prabowo Apresiasi Panglima Pangan

Menurut data Kementerian ESDM, terdapat sekitar 5.200 unit PLTD yang tersebar di lebih dari 2.100 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Banyak di antaranya berada di daerah yang belum tersambung dengan jaringan listrik utama nasional, sehingga masih mengandalkan mesin diesel sebagai sumber energi utama.

Beberapa wilayah yang disebut menjadi prioritas antara lain Pulau Simeulue di Aceh, Nias di Sumatera Utara, Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat, serta Pulau Enggano di Bengkulu. Selain itu, sejumlah pulau terluar lainnya juga menjadi perhatian pemerintah karena kondisi geografis yang membuat pasokan energi konvensional menjadi mahal dan sulit dijangkau.

“Itu ada di daerah-daerah 3T yang belum tersambung ke grid, mereka itu masih menggunakan diesel. Jadi ini program dedieselisasi,” kata Yuliot.

Pada tahap awal, pemerintah berencana memulai konversi pembangkit di lebih dari 30 lokasi. Meski demikian, rincian titik proyek yang akan dikerjakan terlebih dahulu masih dalam tahap pemetaan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada kawasan timur Indonesia yang memiliki potensi energi surya besar namun masih mengalami keterbatasan infrastruktur listrik.

Artikel Terkait:
  • MUI Haramkan Orang Kaya Gunakan Gas 3 Kg dan Pertalite Bersubsidi
  • Transisi Energi yang Adil, Bukan Sekedar Menurunkan Emisi Karbon
  • Wakil Ketua DPR Nilai Aksi ‘Indonesia Gelap’ Bagian Demokrasi
  • Sidang Isbat 1 Syawal Digelar Hari Ini, Bali Tak Ikut Pantau Hilal

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa percepatan program energi terbarukan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia.

“Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, terutama pembangkit-pembangkit yang selama ini memakai solar, karena dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan bahwa energi kita ini akan seperti apa dalam konteks jangka panjang,” ungkap Bahlil.

Selain mempercepat pembangunan energi baru terbarukan, pemerintah juga menyiapkan strategi diversifikasi impor minyak mentah. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan energi dari kawasan Timur Tengah yang rentan terdampak konflik geopolitik.

Langkah transisi energi tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menekan biaya operasional listrik di wilayah terpencil yang selama ini harus mengimpor bahan bakar diesel dengan biaya tinggi. Dengan pemanfaatan energi surya yang melimpah di Indonesia, pemerintah optimistis elektrifikasi di daerah terpencil dapat meningkat sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Jangan Lewatkan:
  • Kepala Dinkes Lampung Reihana Diklarifikasi KPK Terkait LHKPN, Gaya Hidup Mewah Jadi Sorotan
  • Presiden Undang Semua Capres, Berikan Dukungan
  • Menaker Kutuk Pelecehan Seksual di Tempat Kerja
  • Mensos Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Dana Bansos

Bahlil Lahadalia Energi terbarukan ESDM PLTS Indonesia Transisi Energi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
Next Article Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

Informasi lainnya

Kulit Bawang Merah Bisa Jadi Pelindung Panel Surya

19 Agustus 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Agar Generasi Z tidak Mencemaskan

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Menebus Dosa Ghibah Menurut Islam

Islami Ericka

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Daily Tips Assyifa

Ujian Jabatan

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Temaram di Khalifa

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi