Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Xiaomi Smart Camera C400

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

Program transisi energi nasional menargetkan ribuan pembangkit diesel diganti tenaga surya, terutama di wilayah terpencil Indonesia.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati14 Maret 2026 Nasional
ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T
Pembangkit listrik tenaga diesel (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah dorongan menuju energi bersih, pemerintah mulai menyalakan “matahari baru” bagi daerah terpencil. Rencana konversi pembangkit listrik berbahan bakar diesel menjadi tenaga surya disiapkan sebagai bagian dari strategi besar transisi energi nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan program penggantian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Program ini merupakan bagian dari pengembangan energi surya nasional dengan target kapasitas hingga 100 gigawatt (GW).

Langkah tersebut difokuskan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang hingga kini masih bergantung pada bahan bakar diesel untuk kebutuhan listrik.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan dedieselisasi yang telah dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Melalui kebijakan ini, pembangkit yang menggunakan bahan bakar solar secara bertahap akan diganti dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

“Jadi kan daerah-daerah yang masih dialiri listrik dengan menggunakan diesel itu akan kita konversi jadi PLTS. Itu yang disampaikan oleh Pak Bahlil kemarin,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:
  • Generasi Lansia: Bahagia, Produktif, dan Inspiratif di HLUN ke-27
  • Penerbangan Langsung ke Arab Saudi dari Bengkulu
  • Wamensesneg Ungkap Alasan HUT ke-80 Indonesia Tak Digelar di IKN
  • Investasi Swasta IKN Kalimantan Timur Minim Meski Banyak Surat Minat

Menurut data Kementerian ESDM, terdapat sekitar 5.200 unit PLTD yang tersebar di lebih dari 2.100 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Banyak di antaranya berada di daerah yang belum tersambung dengan jaringan listrik utama nasional, sehingga masih mengandalkan mesin diesel sebagai sumber energi utama.

Beberapa wilayah yang disebut menjadi prioritas antara lain Pulau Simeulue di Aceh, Nias di Sumatera Utara, Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat, serta Pulau Enggano di Bengkulu. Selain itu, sejumlah pulau terluar lainnya juga menjadi perhatian pemerintah karena kondisi geografis yang membuat pasokan energi konvensional menjadi mahal dan sulit dijangkau.

“Itu ada di daerah-daerah 3T yang belum tersambung ke grid, mereka itu masih menggunakan diesel. Jadi ini program dedieselisasi,” kata Yuliot.

Pada tahap awal, pemerintah berencana memulai konversi pembangkit di lebih dari 30 lokasi. Meski demikian, rincian titik proyek yang akan dikerjakan terlebih dahulu masih dalam tahap pemetaan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada kawasan timur Indonesia yang memiliki potensi energi surya besar namun masih mengalami keterbatasan infrastruktur listrik.

Artikel Terkait:
  • 580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair
  • Lagapurnagita 2023 Lansia Bernyanyi Bahagia
  • Menaker Kutuk Pelecehan Seksual di Tempat Kerja
  • Viral Postingan Sindiran “Siap Dipenjara 6,5 Tahun”, Netizen Geram

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa percepatan program energi terbarukan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia.

“Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, terutama pembangkit-pembangkit yang selama ini memakai solar, karena dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan bahwa energi kita ini akan seperti apa dalam konteks jangka panjang,” ungkap Bahlil.

Selain mempercepat pembangunan energi baru terbarukan, pemerintah juga menyiapkan strategi diversifikasi impor minyak mentah. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan energi dari kawasan Timur Tengah yang rentan terdampak konflik geopolitik.

Langkah transisi energi tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menekan biaya operasional listrik di wilayah terpencil yang selama ini harus mengimpor bahan bakar diesel dengan biaya tinggi. Dengan pemanfaatan energi surya yang melimpah di Indonesia, pemerintah optimistis elektrifikasi di daerah terpencil dapat meningkat sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Jangan Lewatkan:
  • Kasus Video Desa Picu Evaluasi Hukum Kreatif
  • Karyawan Dipaksa Staycation dengan Bos, Partai Buruh Tegaskan Penolakan UU Cipta Kerja
  • BPPA Tetapkan Sembilan Anggota Dewan Pers 2025-2028
  • Pemerintah Siapkan Rp 48,8 Triliun untuk Lanjutkan Pembangunan IKN

Bahlil Lahadalia Energi terbarukan ESDM PLTS Indonesia Transisi Energi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
Next Article Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

Informasi lainnya

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

18 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

15 April 2026

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah

Sadar MIMPI

Islami Syamril Al-Bugisyi

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z

Opini Alfi Salamah

Belajar Efektif, Hasil Maksimal

Daily Tips Alfi Salamah

Inilah Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi