Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Xiaomi Smart Camera C400

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Fenomena menurunnya kondisi tubuh menjelang akhir Ramadan sering dikaitkan dengan kelelahan fisik, perubahan pola tidur, dan aktivitas ibadah yang meningkat.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati14 Maret 2026 Kesehatan 346 Views
Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
Ilustrasi membaca Alquran
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bagi sebagian umat Islam, sepuluh hari terakhir Ramadan ibarat garis akhir sebuah maraton spiritual. Ibadah semakin intens, malam semakin panjang, tetapi justru pada fase inilah banyak orang mengeluhkan tubuh mulai melemah, demam, atau sakit kepala.

Fenomena meningkatnya keluhan kesehatan di penghujung Ramadan kerap terjadi karena perubahan pola hidup yang cukup drastis selama bulan puasa. Aktivitas ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan iktikaf membuat waktu istirahat berkurang. Pada saat yang sama, tubuh tetap menjalankan rutinitas harian seperti bekerja, belajar, atau mengurus rumah tangga.

Selain itu, perubahan pola makan juga berpengaruh terhadap daya tahan tubuh. Banyak orang mengonsumsi makanan dalam jumlah besar saat berbuka atau sahur, namun tidak selalu memperhatikan keseimbangan nutrisi. Kurangnya asupan air dan vitamin juga dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap kelelahan dan penyakit ringan.

“Di sepuluh hari terakhir Ramadan, aktivitas ibadah biasanya meningkat sementara waktu tidur berkurang. Kondisi ini bisa menurunkan daya tahan tubuh jika tidak diimbangi dengan pola makan dan istirahat yang cukup,” ujar seorang praktisi kesehatan yang menyoroti fenomena tersebut.

Baca Juga:
  • Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis
  • Cara Mudah Mengurangi Gula dan Garam untuk Hidup Sehat
  • Sehat Mental di Tengah Serbuan Digital
  • Bayi Tertahan di RS Karena Biaya, Jaminan Kesehatan Dipertanyakan

Meski demikian, dalam perspektif Islam, sakit yang dialami seorang mukmin memiliki makna spiritual tersendiri. Beberapa hadis menyebutkan bahwa penyakit dapat menjadi sarana penghapus dosa sekaligus peningkatan derajat seseorang di sisi Allah, terutama jika dijalani dengan kesabaran.

Dalam salah satu riwayat disebutkan bahwa ketika seorang hamba beriman sakit, Allah memerintahkan malaikat untuk tetap mencatat pahala sebagaimana amal yang biasa ia lakukan ketika sehat. Dengan demikian, kondisi sakit tidak selalu berarti kehilangan pahala ibadah yang biasa dikerjakan.

Pada saat yang sama, umat Islam tetap dianjurkan untuk menjalankan amalan utama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an terutama pada akhir malam, serta melaksanakan iktikaf di masjid untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Para ulama juga menjelaskan bahwa kesempatan meraih malam Lailatul Qadar tetap terbuka bagi semua orang, termasuk perempuan yang sedang haid. Meskipun tidak dapat menjalankan salat atau puasa, mereka tetap bisa memperbanyak zikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, atau memberikan makanan bagi orang yang berbuka puasa.

Artikel Terkait:
  • Kemenkes Kirim Dokter Belajar Penanganan Jantung ke Luar Negeri
  • Dugaan Pemotongan Anggaran MBG, Apakah Cukup untuk Gizi Anak?
  • Rahasia Tingkatkan Daya Ingat dan Kesehatan Otak Melalui Nutrisi
  • Dokter Wayan Pemilik Rumah Sampah di Karawang Tetap Melayani Pasien

Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri menjelaskan bahwa seseorang yang terhalang melakukan ibadah karena alasan syar’i tetap bisa memperoleh pahala apabila niat ibadahnya kuat. Ia mencontohkan hadis Nabi yang menyebutkan bahwa orang yang tidak bisa ikut suatu amal karena halangan tetap memperoleh pahala yang sama karena niatnya.

Fenomena banyak orang sakit menjelang akhir Ramadan akhirnya dapat dipahami dari dua sisi: faktor fisik akibat perubahan gaya hidup selama puasa, serta makna spiritual yang mengajarkan kesabaran dan keikhlasan. Dengan menjaga pola makan, cukup istirahat, dan mengatur aktivitas ibadah secara seimbang, umat Islam diharapkan tetap dapat memaksimalkan ibadah di penghujung Ramadan tanpa mengabaikan kesehatan tubuh.

Jangan Lewatkan:
  • Sarapan Sehat, Hidup Lebih Kuat
  • Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus
  • Menguatkan Jiwa, Pentingnya Self-Care dalam Kesehatan Holistik
  • Dinas Kesehatan Jakarta Catat 79 Kasus Virus HMPV Selama 2025
10 Hari Terakhir Ramadan Ibadah Ramadan Kesehatan Saat Puasa Lailatul Qadar Ramadan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik
Next Article ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

Informasi lainnya

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Istana Gelar Nuzulul Quran, Prabowo Ajak Tokoh Agama Bersatu

11 Maret 2026

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

10 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Bersih-Bersih Kabinet Prabowo Dimulai

Editorial Udex Mundzir

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

Editorial Udex Mundzir

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

Food Alfi Salamah

Generasi Z dan Aksi Nyata Wujudkan SDGs

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi