Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 15 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sehat Mental di Tengah Serbuan Digital

Jaga kewarasan dengan batasan bijak, karena jeda adalah bentuk kasih pada diri sendiri.
Alfi SalamahAlfi Salamah23 Mei 2025 Kesehatan
Tips Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital
Tips Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tekanan era digital semakin nyata, menyelinap lewat notifikasi tanpa henti dan layar yang tak pernah tidur. Di balik kemudahan informasi, tersembunyi ancaman terhadap kesehatan mental. Maka dari itu, penting bagi kita untuk menetapkan langkah-langkah menjaga keseimbangan diri di tengah derasnya arus digital.

Data dari berbagai studi menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan dapat menyebabkan kecemasan, gangguan tidur, hingga depresi. Banyak orang merasa gelisah setelah berselancar di media sosial terlalu lama. Ini menjadi sinyal bahwa dunia digital perlu diseimbangkan dengan aktivitas nyata.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menetapkan batas waktu penggunaan gadget. Hindari melihat layar setidaknya 30 menit sebelum tidur agar kualitas tidur tetap terjaga. Cahaya biru dari layar terbukti dapat mengganggu ritme alami tubuh.

Melakukan detoks media sosial secara berkala juga penting. Misalnya, menetapkan satu hari dalam seminggu tanpa membuka aplikasi media sosial. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk aktivitas yang menenangkan, seperti membaca atau bersantai di alam terbuka.

Baca Juga:
  • Kerja Sama Indonesia-Swedia, RS Dharmais Terima Hibah Rp15,3 Miliar
  • Dinas Kesehatan Jakarta Catat 79 Kasus Virus HMPV Selama 2025
  • Kasus COVID-19 Naik, Kemenkes Imbau Warga Hindari Bepergian ke Luar Negeri
  • Ketika Langit Kelabu Mengubah Kehidupan

Aktivitas fisik ringan seperti jalan pagi atau bersepeda di sore hari mampu meningkatkan mood. Gerakan tubuh membantu pelepasan hormon endorfin yang membuat perasaan lebih bahagia dan rileks.

Menulis jurnal harian bisa menjadi alat refleksi diri. Menuangkan pikiran dan perasaan ke dalam tulisan membantu kita memahami dan menerima emosi yang sedang dirasakan. Ini juga efektif mengurangi beban pikiran.

Berinteraksi langsung dengan keluarga atau teman juga sangat berpengaruh positif terhadap kesehatan mental. Obrolan tatap muka memberikan rasa koneksi yang lebih dalam dibanding komunikasi digital.

Artikel Terkait:
  • Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran
  • Pemerintah Diminta Waspadai Defisit BPJS Kesehatan
  • Kemenkes Kirim Dokter Belajar Penanganan Jantung ke Luar Negeri
  • Sarapan Sehat, Hidup Lebih Kuat

Tidur yang cukup dan pola makan seimbang menjadi fondasi penting lainnya. Saat tubuh sehat, pikiran pun lebih stabil dan tidak mudah stres. Konsumsi makanan bergizi membantu menjaga keseimbangan hormon serta energi untuk beraktivitas.

Dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten ini, menjaga kesehatan mental di era digital bukan hal yang mustahil. Hidup bisa tetap nyaman dan tenang meski berada di tengah dunia yang serba cepat.

Jangan Lewatkan:
  • Mitos dan Fakta Seputar Vape yang Perlu Kamu Tahu
  • IDAI Imbau Orang Tua: Vaksinasi Anak Sebelum Mudik Lebaran
  • Pemerintah Pastikan Vaksin TBC Bill Gates Aman Uji Klinis di Indonesia
  • Kepesertaan Aktif JKN Jadi Syarat Pemohon SIM di Sidoarjo
Detoks Media Sosial Gaya Hidup Digital Kesehatan Mental Keseimbangan Hidup Tips Sehat Mental
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLiburan Hemat ke Jepang untuk Pemula
Next Article Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu

Informasi lainnya

Ketika Langit Kelabu Mengubah Kehidupan

11 September 2026

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

9 Juli 2026

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

4 Juni 2026

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

4 Juni 2026

Mengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?

3 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Sabar dan Doa: Kunci Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik

Islami Assyifa

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Perspektif Udex Mundzir

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Perspektif Udex Mundzir

Kabut Dalang, Gagalnya Aparat

Editorial Udex Mundzir

Makin Canggih, Ini Alasan Warga Indonesia Pilih HP dengan Fitur AI

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Temaram di Khalifa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi