Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sehat Mental di Tengah Serbuan Digital

Jaga kewarasan dengan batasan bijak, karena jeda adalah bentuk kasih pada diri sendiri.
Alfi SalamahAlfi Salamah23 Mei 2025 Kesehatan
Tips Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital
Tips Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tekanan era digital semakin nyata, menyelinap lewat notifikasi tanpa henti dan layar yang tak pernah tidur. Di balik kemudahan informasi, tersembunyi ancaman terhadap kesehatan mental. Maka dari itu, penting bagi kita untuk menetapkan langkah-langkah menjaga keseimbangan diri di tengah derasnya arus digital.

Data dari berbagai studi menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan dapat menyebabkan kecemasan, gangguan tidur, hingga depresi. Banyak orang merasa gelisah setelah berselancar di media sosial terlalu lama. Ini menjadi sinyal bahwa dunia digital perlu diseimbangkan dengan aktivitas nyata.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menetapkan batas waktu penggunaan gadget. Hindari melihat layar setidaknya 30 menit sebelum tidur agar kualitas tidur tetap terjaga. Cahaya biru dari layar terbukti dapat mengganggu ritme alami tubuh.

Melakukan detoks media sosial secara berkala juga penting. Misalnya, menetapkan satu hari dalam seminggu tanpa membuka aplikasi media sosial. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk aktivitas yang menenangkan, seperti membaca atau bersantai di alam terbuka.

Baca Juga:
  • Rebusan Seledri untuk Vitalitas Sehari-hari
  • Cara Mudah Mengurangi Gula dan Garam untuk Hidup Sehat
  • Inilah Gaya Hidup yang Memengaruhi Kesehatan Mata
  • 7 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Setelah Makan

Aktivitas fisik ringan seperti jalan pagi atau bersepeda di sore hari mampu meningkatkan mood. Gerakan tubuh membantu pelepasan hormon endorfin yang membuat perasaan lebih bahagia dan rileks.

Menulis jurnal harian bisa menjadi alat refleksi diri. Menuangkan pikiran dan perasaan ke dalam tulisan membantu kita memahami dan menerima emosi yang sedang dirasakan. Ini juga efektif mengurangi beban pikiran.

Berinteraksi langsung dengan keluarga atau teman juga sangat berpengaruh positif terhadap kesehatan mental. Obrolan tatap muka memberikan rasa koneksi yang lebih dalam dibanding komunikasi digital.

Artikel Terkait:
  • WHO Mencabut Status Pandemi Covid-19 di Tengah Meningkatnya Kasus di Indonesia
  • Inilah 5 Cara Terapkan Self Love di Kehidupan Sehari-hari
  • Kemenkes Kirim Dokter Belajar Penanganan Jantung ke Luar Negeri
  • Kerja Sama Indonesia-Swedia, RS Dharmais Terima Hibah Rp15,3 Miliar

Tidur yang cukup dan pola makan seimbang menjadi fondasi penting lainnya. Saat tubuh sehat, pikiran pun lebih stabil dan tidak mudah stres. Konsumsi makanan bergizi membantu menjaga keseimbangan hormon serta energi untuk beraktivitas.

Dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten ini, menjaga kesehatan mental di era digital bukan hal yang mustahil. Hidup bisa tetap nyaman dan tenang meski berada di tengah dunia yang serba cepat.

Jangan Lewatkan:
  • Kasus COVID-19 Naik, Kemenkes Imbau Warga Hindari Bepergian ke Luar Negeri
  • Komisi IX DPR Desak BPOM dan Aparat Tindak Vape Zombie
  • Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?
  • Merokok Setelah Olahraga, Kenali Risiko dan Bahaya bagi Kesehatan Tubuh
Detoks Media Sosial Gaya Hidup Digital Kesehatan Mental Keseimbangan Hidup Tips Sehat Mental
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLiburan Hemat ke Jepang untuk Pemula
Next Article Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu

Informasi lainnya

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026

Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran

7 Maret 2026

5 Cara Atasi Overthinking

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Haji Ilegal, Iman yang Dimanfaatkan

Editorial Udex Mundzir

Negara Diam, Judi Online Merajalela

Editorial Udex Mundzir

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Pancasila Bukan Milik Satu Nama

Editorial Udex Mundzir

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Gagasan Adit Musthofa
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi