Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Deklarasi Sinergi Keuskupan Agung Samarinda Melawan Stunting

Dalam upaya mengatasi stunting, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar 3,7 miliar rupiah pada APBD tahun 2024
Alfi SalamahAlfi Salamah17 Juni 2023 Kesehatan
Deklarasi Dukungan Keuskupan Agung Samarinda
Deklarasi Dukungan Keuskupan Agung Samarinda dalam Percepatan Penurunan Stunting. Deklarasi digelar di Keuskupan Agung Samarinda (The Archdiocese Of Samarinda) Jalan D.I. Panjaitan No. 59, Sabtu (17/6/2023).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan respons positif terhadap inisiatif yang diambil oleh Keuskupan Agung Samarinda dalam upaya menangani masalah stunting.

Christianus Benny, Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Kaltim, mengungkapkan dukungannya saat menghadiri acara Deklarasi Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan di Keuskupan Agung Samarinda (The Archdiocese Of Samarinda) Jalan D.I. Panjaitan No. 59 pada Sabtu (17/6/2023).

Angka Stunting Rata-Rata di Indonesia

Dalam acara tersebut, Benny menjelaskan bahwa masalah stunting bukan hanya menjadi isu di tingkat provinsi, tetapi juga merupakan masalah nasional.

Angka stunting rata-rata di Indonesia mencapai 21 persen, sedangkan Kalimantan Timur masih mencatat angka 23 persen.

“Ini tidak jauh berbeda ya. Tahun 2024, target pemerintah provinsi adalah menurunkan angka stunting menjadi 14 persen,” ungkap Benny.

Benny juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemprov dan seluruh elemen masyarakat untuk menurunkan angka stunting di Kalimantan Timur. Ia mengapresiasi terobosan yang Keuskupan Agung Samarinda lakukan dan berharap lembaga agama lainnya dapat mengikuti jejak yang sama.

Baca Juga:
  • Tanda-Tanda Tubuh Butuh Bantuan yang Sering Diabaikan
  • Mulai Juli 2025, Cek Kesehatan Gratis Diperluas ke Sekolah dan Pesantren
  • Manfaat Sehat Biji Selasih untuk Tubuh dan Kulit
  • Kemenkes Imbau Waspada Covid-19 Meski Kasus di Indonesia Turun

“Angka 14 persen butuh semua element bergerak. Kita berkolaborasi bergandengan tangan mengatasi Masalah ini,” ujarnya.

Alokasi Anggaran APBD Sebesar 3,7 Miliar

Dalam upaya mengatasi stunting, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar 3,7 miliar rupiah pada APBD tahun 2024.

Anggaran tersebut akan ia kolaborasikan dengan puskesmas dan tenaga kesehatan di Kalimantan Timur. Benny menambahkan bahwa anggaran tersebut masih dapat ditambah tergantung dari usulan UPT (Unit Pelaksana Teknis).

“Pemerintah juga tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga berbagai program lain yang dapat bermuara pada penurunan angka stunting,” terangnya.

Mgr. Yustinus Harjosusanto, Uskup Keuskupan Agung Samarinda, mengungkapkan bahwa Deklarasi Dukungan ini telah terrencana sejak lama.

Artikel Terkait:
  • Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
  • Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat
  • BPOM Terbitkan Izin Edar untuk Dua Obat Kanker Baru
  • Prabowo Gratiskan Pemeriksaan Kesehatan bagi yang Ulang Tahun

Sosial Program Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Acara tersebut menjadi wadah untuk mensosialisasikan program-program dalam upaya percepatan penurunan stunting. Uskup Harjosusanto juga berharap adanya kerja sama antara Gereja Katolik Keuskupan Agung Samarinda dan pemerintah dalam mengatasi stunting.

“Sebenarnya sudah lama kami ingin laksanakan. Sebenarnya bulan Januari kemarin dan baru terlaksana hari ini,” kata Uskup Harjosusanto.

Ia mengungkapkan pentingnya edukasi kepada ibu dan calon ibu, dalam memenuhi kebutuhan  gizi, dan edukasi sebelum perkawinan sebagai langkah awal dalam mengatasi stunting.

Deklarasi Menjadi Ajang Sosialisasi Program

Berharap deklarasi ini dapat menjadi ajang sosialisasi program-program yang telah dan akan berlangsung terkait percepatan penurunan stunting.

Selain itu, deklarasi ini juga bertujuan untuk membangun sinergi antara program Gereja Katolik Keuskupan Agung Samarinda dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.

Jangan Lewatkan:
  • Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!
  • Rebusan Seledri untuk Vitalitas Sehari-hari
  • Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
  • Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

“Deklarasi ini juga diharapkan dapat menjadi stimulan bagi Gereja Katolik Keuskupan lainnya di seluruh Indonesia serta bagi pemangku kepentingan di luar Gereja Katolik,” tandasnya.

Christianus Benny Keuskupan Agung Samarinda Stunting Uskup Harjosusanto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAlur Mengharukan Jamaah Haji Melintasi Puncak Ibadah
Next Article Berdoa Bersama Menyambut Jamaah Haji Gelombang I

Informasi lainnya

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026

Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran

7 Maret 2026

Burnout Diam-Diam di Anak Muda

12 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Menghargai Waktu

Islami Syamril Al-Bugisyi

Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak

Happy Alfi Salamah

Bendera Fiksi, Ketakutan Nyata

Editorial Udex Mundzir

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

Editorial Udex Mundzir

Mindset Penghambat Investasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi