Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Deklarasi Sinergi Keuskupan Agung Samarinda Melawan Stunting

Dalam upaya mengatasi stunting, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar 3,7 miliar rupiah pada APBD tahun 2024
Alfi SalamahAlfi Salamah17 Juni 2023 Kesehatan
Deklarasi Dukungan Keuskupan Agung Samarinda
Deklarasi Dukungan Keuskupan Agung Samarinda dalam Percepatan Penurunan Stunting. Deklarasi digelar di Keuskupan Agung Samarinda (The Archdiocese Of Samarinda) Jalan D.I. Panjaitan No. 59, Sabtu (17/6/2023).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan respons positif terhadap inisiatif yang diambil oleh Keuskupan Agung Samarinda dalam upaya menangani masalah stunting.

Christianus Benny, Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Kaltim, mengungkapkan dukungannya saat menghadiri acara Deklarasi Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan di Keuskupan Agung Samarinda (The Archdiocese Of Samarinda) Jalan D.I. Panjaitan No. 59 pada Sabtu (17/6/2023).

Angka Stunting Rata-Rata di Indonesia

Dalam acara tersebut, Benny menjelaskan bahwa masalah stunting bukan hanya menjadi isu di tingkat provinsi, tetapi juga merupakan masalah nasional.

Angka stunting rata-rata di Indonesia mencapai 21 persen, sedangkan Kalimantan Timur masih mencatat angka 23 persen.

“Ini tidak jauh berbeda ya. Tahun 2024, target pemerintah provinsi adalah menurunkan angka stunting menjadi 14 persen,” ungkap Benny.

Benny juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemprov dan seluruh elemen masyarakat untuk menurunkan angka stunting di Kalimantan Timur. Ia mengapresiasi terobosan yang Keuskupan Agung Samarinda lakukan dan berharap lembaga agama lainnya dapat mengikuti jejak yang sama.

Baca Juga:
  • Rahasia Tingkatkan Daya Ingat dan Kesehatan Otak Melalui Nutrisi
  • Pengetahuan Minim Hambat Pengendalian TBC Nasional
  • Kemendukbangga Luncurkan Akademi Keluarga di Harganas 2025
  • Dinas Kesehatan Jakarta Catat 79 Kasus Virus HMPV Selama 2025

“Angka 14 persen butuh semua element bergerak. Kita berkolaborasi bergandengan tangan mengatasi Masalah ini,” ujarnya.

Alokasi Anggaran APBD Sebesar 3,7 Miliar

Dalam upaya mengatasi stunting, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar 3,7 miliar rupiah pada APBD tahun 2024.

Anggaran tersebut akan ia kolaborasikan dengan puskesmas dan tenaga kesehatan di Kalimantan Timur. Benny menambahkan bahwa anggaran tersebut masih dapat ditambah tergantung dari usulan UPT (Unit Pelaksana Teknis).

“Pemerintah juga tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga berbagai program lain yang dapat bermuara pada penurunan angka stunting,” terangnya.

Mgr. Yustinus Harjosusanto, Uskup Keuskupan Agung Samarinda, mengungkapkan bahwa Deklarasi Dukungan ini telah terrencana sejak lama.

Artikel Terkait:
  • Tanda-Tanda Tubuh Butuh Bantuan yang Sering Diabaikan
  • Waspadai Gejala Alergi, Kenali Pemicunya dan Lindungi Diri!
  • Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus
  • Kelas 1-3 Dihapus, Iuran BPJS Kesehatan Berubah Juli 2025

Sosial Program Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Acara tersebut menjadi wadah untuk mensosialisasikan program-program dalam upaya percepatan penurunan stunting. Uskup Harjosusanto juga berharap adanya kerja sama antara Gereja Katolik Keuskupan Agung Samarinda dan pemerintah dalam mengatasi stunting.

“Sebenarnya sudah lama kami ingin laksanakan. Sebenarnya bulan Januari kemarin dan baru terlaksana hari ini,” kata Uskup Harjosusanto.

Ia mengungkapkan pentingnya edukasi kepada ibu dan calon ibu, dalam memenuhi kebutuhan  gizi, dan edukasi sebelum perkawinan sebagai langkah awal dalam mengatasi stunting.

Deklarasi Menjadi Ajang Sosialisasi Program

Berharap deklarasi ini dapat menjadi ajang sosialisasi program-program yang telah dan akan berlangsung terkait percepatan penurunan stunting.

Selain itu, deklarasi ini juga bertujuan untuk membangun sinergi antara program Gereja Katolik Keuskupan Agung Samarinda dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.

Jangan Lewatkan:
  • Ini Waktu Terbaik Minum Air agar Tubuh Tetap Sehat
  • Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis
  • Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan
  • BPOM Terbitkan Izin Edar untuk Dua Obat Kanker Baru

“Deklarasi ini juga diharapkan dapat menjadi stimulan bagi Gereja Katolik Keuskupan lainnya di seluruh Indonesia serta bagi pemangku kepentingan di luar Gereja Katolik,” tandasnya.

Christianus Benny Keuskupan Agung Samarinda Stunting Uskup Harjosusanto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAlur Mengharukan Jamaah Haji Melintasi Puncak Ibadah
Next Article Berdoa Bersama Menyambut Jamaah Haji Gelombang I

Informasi lainnya

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026

Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran

7 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Sepertinya Prabowo Tak Akan Berani Pecat Bahlil

Editorial Udex Mundzir

e-KTP: Teknologi Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi