Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 8 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Kadang kedutan itu sekadar panggilan tubuh: “Istirahatlah sejenak.”
Alfi SalamahAlfi Salamah28 November 2025 Kesehatan
Penyebab Mata Kedutan
Ilustrasi Mata Kedutan (pntr)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Getaran ringan di kelopak mata kerap disalahartikan sebagai pertanda gaib atau sinyal kejadian besar. Banyak orang masih percaya bahwa kedutan mata bisa meramalkan kabar baik, bahkan kabar duka. Namun secara medis, kedutan mata memiliki penjelasan ilmiah yang lebih masuk akal dan bisa dijelaskan secara logis.

Fenomena mata kedutan dikenal dalam dunia medis sebagai myokymia, sebuah kondisi kontraksi otot ringan yang terjadi tanpa kendali, umumnya pada kelopak mata atas atau bawah. Meski tampak sepele, kondisi ini bisa membuat tidak nyaman, terutama bila berlangsung berulang dalam satu hari.

Antara Lelah dan Stres

Dokter mata menyebutkan bahwa pemicu utama dari kedutan mata adalah kelelahan dan stres berlebih. Gaya hidup yang serba cepat, kurang tidur, hingga konsumsi kafein yang berlebihan menjadi faktor yang paling sering dijumpai. Ketika tubuh kelelahan dan saraf tegang, otot-otot kecil di sekitar mata bisa merespons secara spontan.

Selain itu, terlalu lama menatap layar gadget atau komputer juga menjadi penyebab umum. Ketegangan visual semacam ini bisa membuat otot mata kejang sesaat. Dalam beberapa kasus, sensitivitas terhadap cahaya terang atau alergi juga memicu kedutan yang berulang.

Menurut penjelasan lembaga medis di Amerika Serikat, kedutan mata biasanya akan mereda dengan sendirinya jika faktor pemicunya diatasi. Mereka menekankan pentingnya tidur yang cukup, membatasi kafein, serta mengelola stres dengan baik.

Baca Juga:
  • Detoks Digital: Jaga Kesehatan Mental
  • Gedung Imdaad Hamid RSKD Balikpapan Siap Tangani Penyakit Infeksius dan Stroke
  • Minuman Ini Redakan Nyeri Haid
  • 12 Manfaat Mengonsumsi Air Putih untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Jenis Kedutan dan Tingkat Keseriusannya

Meski sebagian besar kasus tergolong ringan, ada jenis kedutan mata lain yang perlu diwaspadai. Salah satunya adalah benign essential blepharospasm (BEB), yakni kondisi yang menyebabkan kelopak mata berkedut terus-menerus dan bahkan tertutup tanpa disengaja.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu penglihatan, tapi juga dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari. Hingga saat ini, penyebab BEB belum diketahui secara pasti. Namun, para peneliti menduga adanya kelainan pada basal ganglia bagian otak yang mengontrol gerakan otot sebagai salah satu kemungkinan.

Ada pula hemifacial spasm, yakni kedutan yang tidak hanya terjadi di mata, tetapi melibatkan satu sisi wajah. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan gangguan saraf dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Tanda-Tanda yang Harus Diwaspadai

Mata kedutan memang seringkali tidak berbahaya. Namun, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian lebih. Misalnya, jika kedutan berlangsung lebih dari satu minggu, atau disertai gejala lain seperti kejang wajah, mata sulit dibuka, penglihatan terganggu, atau adanya keluarnya cairan dari mata.

Dalam kasus yang jarang terjadi, kedutan mata bisa menandakan adanya penyakit neurologis seperti parkinson, stroke, hingga tumor otak. Namun biasanya, kondisi-kondisi ini akan disertai gejala penyerta yang lebih kompleks dan tidak hanya berupa kedutan ringan.

Artikel Terkait:
  • Mitos dan Fakta Seputar Vape yang Perlu Kamu Tahu
  • Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
  • Dinas Kesehatan Jakarta Catat 79 Kasus Virus HMPV Selama 2025
  • Meluruskan Konsep Self Love, Cinta Diri yang Sehat dan Seimbang

Cara Efektif Mengatasi Kedutan Mata

Penanganan kedutan mata sebenarnya tidak selalu memerlukan obat. Justru, perubahan gaya hidup bisa menjadi solusi utama. Beberapa langkah yang direkomendasikan oleh para ahli meliputi:

  • Tidur yang cukup setiap malam, minimal 7–8 jam.
  • Mengurangi asupan kafein, alkohol, dan rokok.
  • Mengelola stres dengan cara relaksasi, meditasi, atau aktivitas fisik ringan.
  • Mengatur waktu layar gadget dengan teknik 20-20-20: setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek sejauh 20 kaki.
  • Mengompres mata dengan air hangat bila terasa lelah.
  • Mengonsumsi makanan bergizi yang kaya magnesium dan vitamin B.

Jika kedutan terus berlanjut dan mulai mengganggu aktivitas harian, konsultasi ke dokter mata atau spesialis saraf menjadi langkah yang bijak. Pemeriksaan lebih lanjut bisa membantu menentukan apakah kondisi tersebut hanya spasme ringan atau tanda gangguan lain.

Mitos yang Perlu Ditinggalkan

Dalam banyak budaya, kedutan mata sering kali dihubungkan dengan mitos. Ada yang meyakini bahwa mata kiri kedutan berarti kabar buruk, sementara mata kanan berarti kabar baik. Namun, tidak ada dasar ilmiah untuk memperkuat anggapan ini.

Faktanya, kedutan mata hanyalah sinyal tubuh yang menyampaikan bahwa ada ketegangan, kelelahan, atau rangsangan berlebih yang perlu diatasi. Daripada memikirkan arti mistis di balik kedutan, lebih baik menjadikan kondisi ini sebagai alarm alami dari tubuh untuk beristirahat.

Jangan Lewatkan:
  • WHO Mencabut Status Pandemi Covid-19 di Tengah Meningkatnya Kasus di Indonesia
  • 7 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Setelah Makan
  • Kemenkes Imbau Waspada Covid-19 Meski Kasus di Indonesia Turun
  • Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Meski tampak sepele, mata kedutan bisa menjadi indikator penting dari gaya hidup kita sehari-hari. Dengan mengenali pemicunya, kita bisa lebih peka terhadap kebutuhan tubuh dan menjaga kesehatan mata dengan lebih baik. Jangan anggap enteng, tapi juga tak perlu panik. Yang terpenting, dengarkan sinyal tubuh dan berikan waktu untuk pulih.

Blepharospasm Gangguan Saraf Kesehatan Mata Mata Kedutan Penyebab Myokymia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBasarnas Intensifkan Operasi SAR di Sibolga-Tapanuli Raya
Next Article BNPB Sebut 303 Korban Jiwa dalam Banjir dan Longsor Sumatra

Informasi lainnya

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Cek Sebelum Berobat

Daily Tips Assyifa

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah

Panduan Lengkap Memilih Helm yang Tepat untuk Keselamatan Berkendara

Daily Tips Udex Mundzir

Adab dan Sunnah Menyambut Ibadah Qurban

Islami Udex Mundzir

Yang Mau Lanjutkan Bangun IKN, Silakan Patungan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa6 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi