Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Viral Postingan Sindiran “Siap Dipenjara 6,5 Tahun”, Netizen Geram

Sindiran tajam soal hukuman korupsi mengguncang media sosial dan memicu diskusi publik.
SilvaSilva29 Desember 2024 Nasional
Protes hukuman ringan korupsi
Protes hukuman ringan korupsi (.fb)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Media sosial tengah ramai dengan sindiran kreatif netizen terkait hukuman ringan bagi pelaku korupsi. Salah satu unggahan yang viral memperlihatkan seorang perempuan memegang papan bertuliskan, “Berikan saya uang 271T, maka saya siap dipenjara 6,5 tahun.” Unggahan ini merespons kasus korupsi yang melibatkan Harvey Moeis, seorang pengusaha yang divonis 6,5 tahun penjara meski merugikan negara ratusan triliun rupiah.

Sindiran ini memicu perdebatan di kalangan warganet, yang menilai hukuman terhadap pelaku korupsi tidak setimpal dengan kerugian yang ditimbulkan. Banyak yang mengkritik lemahnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus besar, terutama yang melibatkan kerugian negara dalam jumlah fantastis.

“Kalau dihitung-hitung, hukuman ini seperti memaafkan perampokan uang rakyat. Bagaimana kita bisa percaya hukum lagi?” tulis seorang pengguna Twitter.

Pakar hukum Dr. Ari Purnomo menilai fenomena ini sebagai respons publik atas rasa ketidakadilan. “Unggahan seperti ini merupakan bentuk protes kreatif dari masyarakat yang merasa bahwa sistem hukum kita tidak memberikan efek jera bagi koruptor,” ujarnya.

Baca Juga:
  • Fahri Hamzah Dorong Rumah Baru Tahan Gempa Megathrust
  • Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak
  • KRL Merak Dibatasi hingga Cilegon Saat Mudik Lebaran
  • Kepala BKPSDM Temukan Fakta Mengejutkan: Guru Lapor Pungli Gagal
Viral Postingan Sindiran “Siap Dipenjara 6,5 Tahun”

Ia menambahkan, korupsi yang merugikan negara dalam jumlah besar seharusnya dihukum lebih berat untuk menimbulkan efek jera. Namun, rendahnya hukuman justru menimbulkan kesan bahwa tindak pidana tersebut memiliki “keuntungan” lebih besar dibandingkan risikonya.

Di sisi lain, para aktivis antikorupsi turut angkat bicara mengenai isu ini. Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW), Dedi Santoso, mengatakan bahwa vonis ringan terhadap koruptor menunjukkan masih lemahnya sistem hukum di Indonesia.

“Harus ada reformasi besar-besaran dalam sistem penegakan hukum, termasuk dalam penghitungan kerugian negara dan pemberian hukuman. Masyarakat punya hak untuk kecewa, dan protes kreatif seperti ini adalah ekspresi yang sah,” ujar Dedi.

Artikel Terkait:
  • Segera Validasi NIK Jadi NPWP Sebelum 2024, Ini Tahapannya!
  • 580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair
  • Lecehkan Perawat Wanita, Dokter di Saudi Dihukum Lima Tahun Penjara
  • Harapan Terbuka: 14 Kiat Menyongsong Perjalanan Haji

Fenomena ini juga memicu munculnya petisi daring yang menuntut hukuman lebih berat bagi pelaku korupsi. Petisi tersebut telah mengumpulkan lebih dari 200 ribu tanda tangan dalam waktu singkat.

Dengan semakin maraknya protes di dunia maya, pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan lebih serius dalam menangani kasus korupsi. Apalagi, kasus besar seperti ini menyangkut kredibilitas negara di mata rakyat.

Hingga kini, unggahan-unggahan serupa terus bermunculan di berbagai platform media sosial, menunjukkan bahwa masyarakat semakin kritis terhadap penanganan kasus korupsi di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Kompolnas Layangkan Surat ke Prabowo Soal Senjata Api Polisi
  • Warga Pingsan di Perayaan Tahun Baru Bundaran HI, Disiplin Menurun Setelah Era Anies Baswedan
  • Nelayan Indonesia: Melaut di Antara Keterbatasan Sosial dan Ekonomi
  • Kejaksaan Agung Terima Penghargaan Sebagai Pengelola Rekening Pemerintah dalam Bentuk Virtual Account
Harvey Moeis Hukuman Korupsi Penegakan Hukum Protes Kreatif Sindiran Netizen
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePenjual Bakso Biayai Pembangunan Jalan Rp1,7 Miliar di Malang
Next Article Nguyen Xuan Son Bawa Vietnam ke Final Piala AFF 2024

Informasi lainnya

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi

Profil Adit Musthofa

Tanda-Tanda Allah Akan Menaikkan Derajatmu

Islami Assyifa

Ketika Notifikasi Mengalahkan Literasi

Perspektif Alfi Salamah

Tifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat

Profil Silva
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi