Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 3 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta

Alfi SalamahAlfi Salamah29 November 2024 Saintek
Defisit talenta digital
Ilustrasi - Talenta digital (.kada)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Target mencetak 10 juta talenta digital pada 2024 menghadapi tantangan besar. Hingga kini, pemerintah baru melatih sekitar 6 juta orang, menyisakan defisit 4 juta talenta digital yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, mengungkap bahwa salah satu kendala utama adalah keterbatasan infrastruktur, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Meskipun 97% wilayah Indonesia terkoneksi internet, kualitasnya di wilayah 3T masih jauh tertinggal,” ujar Nezar di Financial Hall, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2023).

Kecepatan internet di daerah perkotaan dapat mencapai 100 Mbps, sedangkan di wilayah 3T hanya sekitar 4 Mbps. Hal ini membuat pendidikan digital dan pelatihan di daerah terpencil sulit berkembang.

Baca Juga:
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
  • Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram
  • Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

Untuk menjembatani kesenjangan ini, pemerintah telah meluncurkan sejumlah inisiatif. Salah satunya adalah peluncuran Satelit Satria 1 yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas di lebih dari 27 ribu titik di wilayah 3T dengan kapasitas 150 Gbps. Namun, kapasitas ini masih dianggap belum cukup untuk memenuhi kebutuhan internet berkualitas.

Nezar menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan meaningful connectivity, yaitu konektivitas yang mampu membawa dampak nyata bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Selain itu, program Digital Talent Scholarship juga terus digencarkan untuk mencetak lebih banyak ahli di bidang teknologi seperti kecerdasan buatan, data science, blockchain, dan Internet of Things.

Kolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, Apple, dan Huawei turut membantu menciptakan pusat pelatihan dan memberikan beasiswa pelatihan teknologi. Meski demikian, Nezar mengakui banyak program pelatihan ini masih terkonsentrasi di kota besar, menyulitkan peserta dari daerah terpencil untuk mengaksesnya.

Artikel Terkait:
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia
  • Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?
  • Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus

Defisit ini dikhawatirkan menghambat kemampuan Indonesia bersaing di pasar ekonomi digital global. Pada 2030, Indonesia diproyeksikan masih kekurangan 2 juta talenta digital jika tidak ada percepatan signifikan.

“Kolaborasi lintas sektor harus diperkuat untuk mempercepat pencapaian target. Ekosistem yang solid dapat membantu kita memenuhi kebutuhan talenta digital, sehingga ekonomi digital dapat tumbuh hingga 8%,” tutup Nezar.

Jangan Lewatkan:
  • Catat Waktu Lengkap Gerhana Bulan Total September 2025
  • Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia pada 12–13 Agustus
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?
  • BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
Digital economy Digital Talent Scholarship Nezar Patria Satelit Satria 1 Talenta digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAirlangga dan Luhut Berbeda Sikap Soal Kenaikan PPN 12%
Next Article Guru ASN Diizinkan Mengajar di Sekolah Swasta Mulai 2025

Informasi lainnya

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Di Balik Kegelapan yang Diteriakkan

Editorial Udex Mundzir

Mengapa Sandal dan Sepatu Harus Diparkir dengan Rapi?

Daily Tips Assyifa

Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Daily Tips Ericka

KTP dan Pajak yang Tak Sederhana

Editorial Udex Mundzir

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi