Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 5 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta

Alfi SalamahAlfi Salamah29 November 2024 Saintek
Defisit talenta digital
Ilustrasi - Talenta digital (.kada)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Target mencetak 10 juta talenta digital pada 2024 menghadapi tantangan besar. Hingga kini, pemerintah baru melatih sekitar 6 juta orang, menyisakan defisit 4 juta talenta digital yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, mengungkap bahwa salah satu kendala utama adalah keterbatasan infrastruktur, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Meskipun 97% wilayah Indonesia terkoneksi internet, kualitasnya di wilayah 3T masih jauh tertinggal,” ujar Nezar di Financial Hall, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2023).

Kecepatan internet di daerah perkotaan dapat mencapai 100 Mbps, sedangkan di wilayah 3T hanya sekitar 4 Mbps. Hal ini membuat pendidikan digital dan pelatihan di daerah terpencil sulit berkembang.

Baca Juga:
  • BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
  • Jangan Cium Bayi! Ini Bahaya yang Mengintai Menurut Ahli
  • Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal
  • Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?

Untuk menjembatani kesenjangan ini, pemerintah telah meluncurkan sejumlah inisiatif. Salah satunya adalah peluncuran Satelit Satria 1 yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas di lebih dari 27 ribu titik di wilayah 3T dengan kapasitas 150 Gbps. Namun, kapasitas ini masih dianggap belum cukup untuk memenuhi kebutuhan internet berkualitas.

Nezar menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan meaningful connectivity, yaitu konektivitas yang mampu membawa dampak nyata bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Selain itu, program Digital Talent Scholarship juga terus digencarkan untuk mencetak lebih banyak ahli di bidang teknologi seperti kecerdasan buatan, data science, blockchain, dan Internet of Things.

Kolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, Apple, dan Huawei turut membantu menciptakan pusat pelatihan dan memberikan beasiswa pelatihan teknologi. Meski demikian, Nezar mengakui banyak program pelatihan ini masih terkonsentrasi di kota besar, menyulitkan peserta dari daerah terpencil untuk mengaksesnya.

Artikel Terkait:
  • Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia pada 12–13 Agustus
  • Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR

Defisit ini dikhawatirkan menghambat kemampuan Indonesia bersaing di pasar ekonomi digital global. Pada 2030, Indonesia diproyeksikan masih kekurangan 2 juta talenta digital jika tidak ada percepatan signifikan.

“Kolaborasi lintas sektor harus diperkuat untuk mempercepat pencapaian target. Ekosistem yang solid dapat membantu kita memenuhi kebutuhan talenta digital, sehingga ekonomi digital dapat tumbuh hingga 8%,” tutup Nezar.

Jangan Lewatkan:
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting
  • Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak
  • Kemenkes Tegaskan ChatGPT Tak Bisa Gantikan Diagnosis Dokter
Digital economy Digital Talent Scholarship Nezar Patria Satelit Satria 1 Talenta digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAirlangga dan Luhut Berbeda Sikap Soal Kenaikan PPN 12%
Next Article Guru ASN Diizinkan Mengajar di Sekolah Swasta Mulai 2025

Informasi lainnya

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

29 Agustus 2026

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

27 Agustus 2026

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

21 Agustus 2026

Chatbot Jadi Sahabat, Kesepian Bisa Hilang?

20 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Jaga Kolesterol saat Lebaran dengan Cara Sehat Ini

Daily Tips Ericka

Revisi Dam: Ibadah atau Administrasi?

Editorial Udex Mundzir

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Refleksi Udex Mundzir

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Islami Alfi Salamah

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi