Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

Jangan Menabung di Mandiri, Blokir Bisa Dilakukan atas Permintaan Misterius

Gen Z Mulai Bosan dengan Aplikasi Kencan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 25 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu

DeepSeek, model AI asal China, mendapat pujian dari CEO OpenAI Sam Altman, tetapi masih diragukan oleh Microsoft dan Elon Musk terkait sumber daya dan metode pelatihannya.
AssyifaAssyifa30 Januari 2025 Saintek
DeepSeek vs ChatGPT dalam persaingan AI
Elon Musk (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kehadiran DeepSeek sebagai pesaing ChatGPT semakin menarik perhatian dunia teknologi. CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut model AI ini mengesankan karena efisiensi dan biayanya yang relatif rendah dibandingkan model AI lainnya.

“DeepSeek adalah model AI yang luar biasa, terutama dalam hal apa yang mereka bisa capai dengan biaya yang jauh lebih rendah,” ujar Sam Altman melalui akun X pada Sabtu (28/1/2025).

DeepSeek dilaporkan hanya menghabiskan biaya pengembangan sebesar USD 6 juta, jauh lebih rendah dibandingkan investasi besar yang dilakukan perusahaan seperti OpenAI dan Google. Laporan Goldman Sachs mencatat bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar di AS siap menggelontorkan hingga USD 1 triliun untuk pengembangan AI dalam beberapa tahun ke depan.

Nvidia juga terkesan dengan DeepSeek karena model ini dilatih menggunakan GPU Nvidia A100, yang dinilai sebagai kemajuan besar dalam AI.

“Model DeepSeek R1 adalah contoh luar biasa dari Test Time Scaling dan menggambarkan bagaimana AI dapat dikembangkan dengan lebih efisien,” ujar juru bicara Nvidia, dikutip dari CNBC Internasional.

Baca Juga:
  • Ilmuwan Italia Berhasil Ubah Cahaya Menjadi Materi Padat
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
  • Misteri 5 Agustus, Mengapa Hari Ini Lebih Pendek?

Namun, di tengah pujian tersebut, muncul dugaan bahwa DeepSeek mengakses data OpenAI tanpa izin. OpenAI dan Microsoft sedang menyelidiki kemungkinan pelanggaran penggunaan API mereka oleh DeepSeek, yang diduga mengekstrak sejumlah besar data dari sistem mereka.

Microsoft mencurigai ada kelompok yang terkait dengan DeepSeek yang secara diam-diam mengambil data dari API OpenAI dalam jumlah besar, melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.

Penasihat Pemerintah AS untuk AI, David Sacks, juga menuding DeepSeek menggunakan teknik “distilasi model”, yaitu metode di mana satu AI belajar dari output AI lain tanpa akses langsung ke model aslinya.

Sementara itu, Elon Musk meragukan klaim DeepSeek yang menyatakan hanya menggunakan 10 ribu GPU Nvidia A100 dalam proses pelatihannya.

“Saya tidak percaya mereka hanya menggunakan sedikit GPU untuk melatih AI mereka. Saya yakin mereka memiliki lebih dari 50 ribu GPU Nvidia Hopper,” ujar Elon Musk.

Artikel Terkait:
  • Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?
  • Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia pada 12–13 Agustus
  • DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?
  • Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti

Di sisi lain, Meta juga tidak tinggal diam menghadapi perkembangan DeepSeek. CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengumumkan bahwa mereka akan mengalokasikan lebih dari USD 60 miliar tahun ini untuk pusat data dan pengembangan model AI terbaru mereka, Llama 4.

“Bahkan, kami siap menginvestasikan ratusan miliar dolar dalam jangka panjang,” kata Zuckerberg dalam pertemuan dengan investor pada Rabu (29/1/2025).

Llama 4 diklaim akan menjadi model AI multimoda yang paling kompetitif di dunia, mampu menyaingi DeepSeek dan ChatGPT.

Jangan Lewatkan:
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • Kemenkes Tegaskan ChatGPT Tak Bisa Gantikan Diagnosis Dokter
  • BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR
  • Robot Humanoid Beratribut Polisi Hadir di Gladi HUT Bhayangkara

Dengan berbagai reaksi dari raksasa teknologi dunia, kehadiran DeepSeek semakin memicu persaingan ketat dalam industri AI. Apakah DeepSeek benar-benar mampu mengungguli ChatGPT dan model AI lainnya, atau hanya sekadar hype yang berumur pendek, masih harus dibuktikan dalam waktu dekat.

AI DeepSeek Elon Musk Microsoft OpenAI Teknologi AI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag Buka MTQ Internasional IV di Jakarta, 60 Peserta dari 38 Negara
Next Article Pemerintah Resmi Ganti PPDB dengan SPMB, Ini Skema Baru 2025

Informasi lainnya

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

21 Agustus 2026

Chatbot Jadi Sahabat, Kesepian Bisa Hilang?

20 Agustus 2026

Kulit Bawang Merah Bisa Jadi Pelindung Panel Surya

19 Agustus 2026

AI Fatigue, Saat Dunia Mulai Lelah Membicarakan AI

19 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Menjelajah Dunia Digital di teamLab Planets Tokyo

Travel Alfi Salamah

Prabowo-Gibran dan Propaganda 78% Publik Puas

Editorial Udex Mundzir

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

Islami Lisda Lisdiawati

Urban Farming: Mandiri di Kota

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi