Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

Teknologi terbaik bukan yang paling terlihat, melainkan yang paling alami menyatu dengan kehidupan.
Alfi SalamahAlfi Salamah21 Agustus 2026 Saintek
Smartphone
Ilustrasi penggunaan smartphone di kalangan manusia akan berakhir
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Layar mulai bergeser dari pusat kehidupan digital menuju sesuatu yang lebih dekat dengan tubuh. Selama bertahun-tahun, smartphone menjadi pusat komunikasi, hiburan, navigasi, dan pekerjaan. Kini, perusahaan teknologi mulai membayangkan dunia yang tidak selalu membutuhkan layar di tangan.

Perubahan itu semakin terlihat sepanjang 2026. Google memperkenalkan perkembangan terbaru Android XR pada Selasa (19/5/2026). Platform tersebut dirancang untuk headset dan kacamata pintar generasi berikutnya.

Google bahkan menyiapkan dua kategori kacamata pintar.

Kategori pertama memakai audio untuk memberikan bantuan melalui suara. Kategori kedua memiliki layar untuk menampilkan informasi langsung di depan pengguna. Keduanya dirancang agar pengguna tetap melihat lingkungan sekitar.

Google mengatakan kacamata tersebut dapat menggunakan Gemini secara langsung.

Pengguna nantinya bisa meminta petunjuk jalan tanpa membuka ponsel. Pesan juga dapat dikirim melalui perintah suara. Kamera pada kacamata memungkinkan pengguna mengambil foto tanpa menggenggam smartphone.

Model audio direncanakan hadir lebih dahulu pada musim gugur 2026. Google bekerja sama dengan Gentle Monster dan Warby Parker. Kolaborasi itu menunjukkan bahwa desain mulai menjadi bagian penting dari teknologi wearable.

“Bantuan pada saat dibutuhkan tanpa menarik pengguna keluar dari momen,” menjadi gagasan utama Google.

Pendekatan tersebut menunjukkan arah baru komputasi personal. Teknologi tidak lagi harus meminta pengguna menatap layar sepanjang waktu. Sebaliknya, perangkat mulai mengikuti aktivitas manusia.

Perubahan serupa juga terlihat pada ekosistem Android XR. Pada Selasa (16/6/2026), Google mengumumkan reservasi XREAL AURA telah dibuka. Perangkat tersebut merupakan kacamata XR berkabel yang menggunakan Android XR. Produk itu dijadwalkan hadir pada musim gugur 2026.

Meta juga telah lama mengejar konsep serupa.

Perusahaan tersebut mengembangkan lini kacamata pintar dengan kamera dan audio terbuka. Perangkat Ray-Ban Meta juga menawarkan akses terhadap fitur AI. Bentuknya sengaja dibuat menyerupai kacamata sehari-hari.

Baca Juga:
  • Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya
  • Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia
  • Kulit Bawang Merah Bisa Jadi Pelindung Panel Surya

Di sinilah masa depan smartphone mulai terlihat berbeda. Kemungkinan besar, smartphone tidak akan menghilang dalam waktu dekat. Namun, sebagian fungsinya mulai berpindah menuju perangkat lain.

Navigasi adalah contoh paling sederhana.

Saat berjalan di kota asing, pengguna biasanya membuka aplikasi peta. Mereka kemudian menunduk melihat layar beberapa kali. Kacamata pintar dapat mengurangi kebiasaan tersebut.
Petunjuk dapat muncul langsung dalam pandangan.

Teknologi serupa dapat membantu ketika pengguna memasak. Mereka tidak harus menyentuh smartphone dengan tangan yang kotor. Instruksi dapat diberikan melalui suara atau tampilan kecil. Kamera wearable juga mengubah cara manusia merekam kehidupan.

Smartphone membuat pengguna mengambil perangkat sebelum memotret. Kacamata pintar memangkas langkah tersebut. Kamera berada langsung pada posisi pandangan pengguna.
Namun, perubahan besar ini membawa persoalan baru.

Privasi menjadi salah satu pertanyaan terpenting. Kamera yang selalu tersedia dapat membuat orang lain merasa sedang direkam. Produsen harus membuat indikator penggunaan semakin jelas.

Masalah baterai juga belum hilang. Kacamata membutuhkan bentuk ringan agar nyaman digunakan. Ruang kecil membatasi kapasitas baterai dan sistem pendinginan. Kemampuan tinggi harus diseimbangkan dengan kenyamanan sehari-hari.

Harga juga akan menentukan kecepatan adopsinya. Smartphone telah mencapai tingkat kematangan yang sangat tinggi. Hampir semua aktivitas digital dapat dilakukan melalui satu perangkat. Penggantinya harus menawarkan kenyamanan yang benar-benar lebih baik.

Apple mengambil jalur berbeda melalui komputasi spasial.

Apple Vision Pro dirancang untuk menyatukan konten digital dengan ruang fisik. Sistem tersebut menggunakan mata, tangan, dan suara sebagai metode interaksi.

Apple juga terus mengembangkan Vision Pro. Model terkini menggunakan chip M5 dan Dual Knit Band. Perangkat itu tetap berupa headset, bukan kacamata biasa. Namun, pendekatannya menunjukkan perubahan cara manusia berinteraksi dengan komputer.

Artikel Terkait:
  • Android Siapkan Mode Desktop Pintar untuk Lawan DeX
  • Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia
  • Ilmuwan Temukan Warna “Olo”, Hanya Lima Orang yang Pernah Melihatnya
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

Pada 8 Juni 2026, Apple juga memperkenalkan perkembangan terbaru Apple Intelligence. Perusahaan memperkenalkan Siri AI dengan kemampuan yang lebih luas. AI menjadi faktor yang membuat perangkat wearable semakin menarik.

Dulu, perangkat membutuhkan banyak tombol dan menu. Kini, pengguna dapat menjelaskan kebutuhan melalui bahasa alami. AI kemudian mencoba memahami konteks dan memberikan tindakan.

Perubahan tersebut penting.

Komputer masa depan mungkin tidak selalu menunggu kita mengetik. Perangkat dapat melihat konteks, mendengar permintaan, lalu memberikan bantuan. Smartphone tetap mempunyai satu keunggulan besar: layar.

Menonton film, membaca panjang, dan mengedit dokumen tetap nyaman melalui layar besar. Karena itu, wearable kemungkinan tidak langsung menggantikan smartphone sepenuhnya.
Perubahan mungkin terjadi secara bertahap.

Jam pintar telah mengambil sebagian fungsi notifikasi. Earbud telah mengambil sebagian fungsi panggilan dan asisten suara. Kacamata pintar dapat mengambil navigasi, kamera, komunikasi, dan bantuan AI.

Smartphone akhirnya bisa berubah menjadi pusat pemrosesan tersembunyi.

Pengguna tidak selalu harus mengeluarkannya dari saku. Perangkat lain akan menjadi pintu utama menuju dunia digital. Fenomena ini menyerupai perjalanan teknologi sebelumnya.
Komputer desktop tidak benar-benar menghilang setelah laptop populer. Laptop juga tetap digunakan setelah smartphone datang.

Setiap perangkat menemukan fungsi yang paling sesuai. Hal serupa mungkin terjadi pada smartphone. Masa depannya bukan kematian mendadak, melainkan kehilangan sebagian dominasi. Smartphone dapat menjadi salah satu perangkat dalam ekosistem yang semakin luas.

Jangan Lewatkan:
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?
  • AI Fatigue, Saat Dunia Mulai Lelah Membicarakan AI
  • Jangan Cium Bayi! Ini Bahaya yang Mengintai Menurut Ahli
  • Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

Pertanyaan akhirnya bukan kapan smartphone akan lenyap.

Pertanyaan lebih menarik adalah kapan kita berhenti merasa harus selalu melihatnya. Ketika teknologi mampu hadir tanpa mengganggu perhatian, perubahan besar mungkin benar-benar dimulai.

Mungkin pengganti smartphone bukan satu perangkat baru. Penggantinya bisa berupa jaringan perangkat yang bekerja bersama. Kacamata melihat. Earbud mendengar. Jam memantau tubuh. AI memahami kebutuhan.

Smartphone kemudian bekerja diam-diam di belakang semuanya. Jika arah tersebut benar, masa depan digital bukan tentang memiliki layar lebih besar. Masa depan justru tentang semakin sedikit alasan untuk menatap layar.

AI Glasses Android XR Smartphone Teknologi Masa Depan Wearable AI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?
Next Article Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Informasi lainnya

Mengapa Api Gambut Sulit Benar-Benar Padam?

11 September 2026

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

29 Agustus 2026

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

27 Agustus 2026

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Chatbot Jadi Sahabat, Kesepian Bisa Hilang?

20 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Perspektif Assyifa

Ketika Putra Mahkota Solo ‘Menyesal’ Bergabung dengan Republik

Editorial Udex Mundzir

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir

Tips Anti Baper Saat Lihat Pasangan Halal Muda

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Hamangkunegoro Dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV di Surakarta

UNESCO Akui 5 Arsip Indonesia Sebagai Warisan Dunia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi