Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 29 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hamangkunegoro Dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV di Surakarta

Upacara jumeneng dalem berlangsung khidmat di Siti Hinggil dengan iring-iringan adat lengkap.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati15 November 2025 Daerah
Hamangkunegoro Dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV di Surakarta
Putra mahkota, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamengkunegoro Sudibyo Raja Putra Narendra Mataram (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Solo – Dalam suasana yang menyerupai babak baru sebuah epos Jawa, prosesi penobatan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Raja Putra Narendra Mataram sebagai SISKS Pakubuwono XIV berlangsung megah di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada Sabtu (15/11/2025). “Keraton selalu menemukan jalannya kembali,” ujar seorang abdi dalem berbisik, menggambarkan suasana haru dan tegang yang menyelimuti jumenengan tersebut.

Upacara dimulai dari Dalem Ageng, tempat putra bungsu mendiang SISKS Pakubuwono XII menjalani prosesi internal yang hanya disaksikan para pemangku adat. Setelah itu, Hamangkunegoro berjalan kaki keluar dari Prabasuyasa, diiringi tabuhan gamelan, barisan bregada prajurit, dan drumband keraton menuju Siti Hinggil. Dengan mengenakan busana takwa fuchsia berpadu jarik batik parang barong, ia melangkah menuju Bangsal Manguntur Tangkul untuk membacakan sabda dalem di atas Watu Gilang batu sakral para raja Mataram sebagai peneguhan legitimasi kepemimpinan.

“Ing Watu Gilang ini, ingsun hanetepake nggenteni kalenggahane Kanjeng Rama Sinuhun Pakoe Boeowono XIII, minangka Sri Susuhunan ing Karaton Suramarta Hadiningrat,” ucapnya lantang saat mengucap sumpah sebagai raja ke-14.

Sumpah itu menjadi pijakan awal masa pemerintahannya. Sebagai SISKS Pakubuwono XIV, ia berjanji menjalankan kebijakan berdasarkan syariat Islam dan paugeran keraton, menjaga NKRI, serta melestarikan warisan adiluhung kerajaan Mataram. Prosesi kemudian berlanjut dengan kirab menuju Sasana Sumewa, tempat kereta Garuda Kencana yang dihias bunga warna-warni telah menunggu untuk mengantar raja berkeliling Solo sesuai rute kirab pusaka malam 1 Sura.

Baca Juga:
  • Kawal KPU, Ali Hamdi Tegaskan Pentingnya Menjaga Demokrasi
  • Seno Aji: Pendidikan Gratis Jadi Fokus Kebangkitan Kaltim
  • Pertura Kota Mojokerto, Kemeriahan Kebudayaan Melalui Seni dan Hiburan
  • Zulkarnain: Selamat Atas Kantor Baru Kabarterdepan.com

Sejak pagi, persiapan penobatan sudah tampak di dalam keraton. Para abdi dalem hilir mudik membawa sesaji dan perlengkapan ritual ke Siti Hinggil. Kereta Garuda Kencana pun dipoles hingga tampak megah, siap mengantar raja dalam tradisi kirab yang menjadi simbol legitimasi kekuasaan Kasunanan.

Meski berlangsung meriah, penobatan ini juga dibayangi dualisme kepemimpinan. Putri tertua PB XIII, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, mengungkapkan kesedihannya karena sebagian keluarga menobatkan adiknya, KGPH Hangabehi, sebagai PB XIV dalam pertemuan internal.

“Saya cuma sedih saja, Gusti Mangkubumi bisa berkhianat dengan kami putra-putri… Kami sudah sepakat putra mahkota menjadi PB XIV,” ujarnya dengan suara bergetar.

Artikel Terkait:
  • 33 Kasus Dihentikan dengan Pendekatan Restorative Justice di Kaltim
  • UU Cipta Kerja, Ide Besar Majukan Bangsa Melalui Daya Tarik Investor
  • Satpol PP Provinsi Kaltim Tertibkan Spanduk Kampanye
  • SK Gubernur Larangan Domba Masuk Kaltim Direvisi

Ia menilai situasi ini mengingatkan kembali pada masa ketika keraton memiliki dua raja PB XIII Hangabehi dan PB XIII Tedjowulan setelah wafatnya PB XII pada 2004. Menurutnya, perpecahan seperti itu kembali mengancam keutuhan keraton jika tidak segera dirukunkan.

Meskipun polemik internal masih menggantung, penobatan Hamangkunegoro tetap berlangsung penuh khidmat. Keraton Surakarta kini memasuki babak baru yang menanti upaya rekonsiliasi serta pemulihan harmoni di antara keluarga dalem dan para pendukungnya.

Jangan Lewatkan:
  • Pemprov Kaltim Rancang Regulasi Percepatan Eliminasi Malaria
  • Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus
  • Kanal Pengaduan Pemkab Sidoarjo, Call Center 112 dan SP4N Lapor Kembali Tunjukkan Eksistensinya
  • WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK
Dualisme Keraton Solo Keraton Surakarta Pakubuwono XIV Penobatan Raja Jawa Tradisi Mataram
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTangisan Bakar Kalori: Fakta Ilmiah di Balik Air Mata
Next Article Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Informasi lainnya

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

14 September 2026

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat

Food Lina Marlina

Prabowo Lebih Pro pada Koruptor

Editorial Udex Mundzir

Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Islami Udex Mundzir

Jangan Lupa! Palestina Dirampas, Israel Berdiri

Editorial Udex Mundzir

6 Alasan Mengapa Suami Harus Memeluk Istri Setiap Hari

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi