Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ilmuwan Temukan Warna “Olo”, Hanya Lima Orang yang Pernah Melihatnya

Dikembangkan lewat eksperimen laser retina, warna “Olo” disebut lebih jenuh dari warna alami.
ErickaEricka29 April 2025 Saintek
Temuan Warna Baru Ilmuwan Olo 2025
Ilustrasi Temuan Warna Baru "Olo" (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Dalam eksperimen menakjubkan yang memicu perdebatan di kalangan ilmuwan, sekelompok peneliti dari Amerika Serikat mengklaim telah menemukan sebuah warna baru yang belum pernah terlihat sebelumnya oleh mata manusia. Warna itu mereka sebut sebagai “Olo”, hasil dari manipulasi sinyal visual pada retina melalui teknologi laser presisi tinggi.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Science Advances dan dikembangkan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Prof Ren Ng dari Universitas California.

Dalam wawancara dengan BBC Radio 4, Prof Ng menjelaskan bahwa “Olo” muncul sebagai hasil dari stimulasi eksklusif sel kerucut M di retina, tanpa menstimulasi kerucut L atau S sebagaimana lazimnya terjadi dalam persepsi warna alami.

“Olo lebih jenuh daripada warna apa pun yang dapat Anda lihat di dunia nyata,” kata Prof Ng, yang juga menjadi salah satu dari lima orang pertama di dunia yang pernah melihat warna ini.

Baca Juga:
  • Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • ChatGPT di WhatsApp Kini Bisa Proses Perintah Gambar dan Suara

Eksperimen dilakukan menggunakan perangkat bernama “Oz” yang terdiri dari cermin, laser, dan alat optik khusus untuk menargetkan sel kerucut tertentu di retina. Hasilnya adalah pengalaman visual yang tidak bisa direplikasi melalui kombinasi warna biasa atau ditampilkan di layar digital.

Sel kerucut M, L, dan S masing-masing peka terhadap panjang gelombang hijau, merah, dan biru. Dalam kondisi alami, aktivasi salah satu biasanya akan memicu aktivasi sebagian lainnya.

Namun dalam eksperimen ini, hanya kerucut M yang distimulasi, menciptakan sinyal unik ke otak—menghasilkan warna yang secara teoritis tidak bisa dilihat secara alami.

Artikel Terkait:
  • Ahli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin
  • Resonansi Orbit dan Gerhana Total
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
  • Gerhana Matahari Total 2027 Tak Akan Terlihat di Indonesia

Namun, sebagian ilmuwan menyatakan skeptis terhadap klaim ini. Prof John Barbur dari City St George, University of London, menyebut temuan ini sebagai “masalah interpretasi,” dan menekankan bahwa persepsi warna sangat bergantung pada sensitivitas sel dan faktor otak lainnya.

Meski masih menuai debat, penelitian ini diyakini membuka peluang baru dalam studi persepsi warna, terutama bagi mereka yang mengalami buta warna. Tim peneliti berharap temuan ini bisa dikembangkan lebih lanjut untuk membantu pengembangan teknologi penglihatan atau bahkan alat bantu visual di masa depan.

Jangan Lewatkan:
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • Akses Bebas Data WNI ke AS, Efisiensi atau Kolonialisasi Digital?
  • RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta
  • Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir
Ilmuwan Amerika Olo Penelitian Retina Saintek 2025 Warna Baru
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePramono Tunjuk Cak Lontong Jadi Komisaris Ancol
Next Article Mundur dari PCO, Hasan Nasbi Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo

Informasi lainnya

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026

Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir

10 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bolehkah Menulis Nama di Batu Nisan Kuburan?

Islami Ericka

War Ticket: Ilusi Akses Setara

Editorial Udex Mundzir

TikTok & Konten Viral

Opini Alfi Salamah

5 Cara Atasi Overthinking

Daily Tips Alfi Salamah

Tips Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas Sehari-hari

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi