Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI

Fenomena Blood Moon dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia dengan durasi total lebih dari lima jam.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati3 Maret 2026 Saintek
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI
Jenis gerhana bulan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Langit malam Indonesia bersiap menampilkan “panggung kosmik” yang jarang tersaji. Pada Selasa (03/03/2026), masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air dapat menyaksikan gerhana bulan total yang menghadirkan pemandangan Bulan berwarna merah tembaga, fenomena yang populer disebut sebagai Blood Moon.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa astronomi ini akan berlangsung selama kurang lebih 5 jam 39 menit. Fase totalitas ketika Bulan sepenuhnya berada dalam bayangan inti atau umbra Bumi diperkirakan terjadi selama 58 menit 19 detik. Puncak gerhana di Indonesia tercatat pada pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT.

Peristiwa ini terjadi karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus saat fase purnama, sehingga cahaya Matahari terhalang Bumi dan menciptakan bayangan yang menutupi Bulan.

“Gerhana bulan total terjadi akibat dinamika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang sejajar. Saat Bulan memasuki umbra Bumi, permukaannya akan tampak kemerahan,” ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, Selasa (03/03/2026).

Baca Juga:
  • Ilmuwan Italia Berhasil Ubah Cahaya Menjadi Materi Padat
  • Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang
  • Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia

Ia menjelaskan, warna merah yang muncul bukanlah perubahan fisik pada Bulan, melainkan efek hamburan cahaya di atmosfer Bumi. Fenomena ini dikenal sebagai hamburan Rayleigh, di mana cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti biru lebih banyak tersebar, sementara warna merah yang memiliki panjang gelombang lebih panjang tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan. Efek serupa juga terlihat saat matahari terbit atau terbenam.

BMKG merinci tahapan gerhana dimulai dari fase penumbra, gerhana sebagian, hingga totalitas, sebelum kembali ke fase sebagian dan penumbra. Masyarakat dapat mengamati seluruh proses tersebut tanpa alat bantu khusus karena gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang. Namun, penggunaan teropong atau teleskop akan membantu memperjelas detail permukaan Bulan selama fase totalitas.

Fenomena ini menjadi satu dari empat gerhana yang diprediksi terjadi sepanjang 2026. Meski demikian, hanya gerhana bulan total 3 Maret 2026 yang dapat diamati secara menyeluruh dari Indonesia. Kesempatan berikutnya untuk menyaksikan gerhana bulan total baru akan hadir pada akhir 2028, menjadikan momen ini cukup langka bagi pengamat langit.

Secara global, gerhana ini dapat disaksikan di berbagai kawasan seperti Asia Timur, Australia, wilayah Pasifik, hingga sebagian Amerika. Di Indonesia sendiri, wilayah timur seperti Papua dan Maluku disebut memiliki peluang pengamatan terbaik karena posisi Bulan sudah cukup tinggi di langit saat fase totalitas berlangsung. Lokasi terbuka dengan minim polusi cahaya seperti pantai, perbukitan, atau lapangan luas sangat direkomendasikan agar pandangan tidak terhalang.

Artikel Terkait:
  • Waspada Banjir Rob! Gerhana Matahari Akan Terjadi 29 Maret 2025
  • Chat GPT Akses Informasi Terkini dengan Cepat dan Efektif
  • Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir
  • DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?

Selain menjadi tontonan publik, gerhana bulan total juga dimanfaatkan untuk kepentingan ilmiah. Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) dijadwalkan melakukan pengamatan dan pengumpulan data guna mendukung riset astronomi. Meski tidak dibuka secara langsung untuk umum, masyarakat dapat mengikuti siaran langsung melalui kanal resmi yang disediakan lembaga tersebut.

Dengan cuaca cerah sebagai kunci utama, gerhana bulan total 3 Maret 2026 diharapkan menjadi momen edukatif sekaligus pengalaman visual yang memikat. Fenomena ini tidak hanya mengingatkan manusia pada keteraturan semesta, tetapi juga memperlihatkan betapa harmonisnya pergerakan benda-benda langit dalam sistem tata surya.

Jangan Lewatkan:
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram
  • Akses Bebas Data WNI ke AS, Efisiensi atau Kolonialisasi Digital?
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • ChatGPT di WhatsApp Kini Bisa Proses Perintah Gambar dan Suara
Astronomi Indonesia Blood Moon 2026 BMKG Fenomena Langit Gerhana Bulan Total
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTry Sutrisno Wafat, Bangsa Kehilangan Putra Terbaik
Next Article 5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Trump Berlagak Pahlawan Tapi Kesiangan

Editorial Udex Mundzir

Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024

Editorial Udex Mundzir

Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak

Happy Alfi Salamah

Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Editorial Udex Mundzir

Bayang-Bayang Mafia di Sepak Bola Indonesia

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi