Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 24 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ahli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin

Alfi SalamahAlfi Salamah29 November 2024 Saintek
penyebab kerusakan mesin kendaraan
Tri Yuswidjajanto Zaenuri Ahli Konversi Energi FTMD-ITB (.gri)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta — Polemik soal bahan bakar Pertamax yang dikaitkan dengan kerusakan mesin kendaraan akhirnya mendapat penjelasan ilmiah. Ahli Konversi Energi dari ITB, Tri Yuswidjajanto Zaenuri, menegaskan bahwa kandungan dalam Pertamax tidak menjadi penyebab kerusakan mesin, seperti yang ramai diperbincangkan belakangan ini.

Pernyataan ini disampaikan Tri setelah viralnya video seorang pemilik mobil di Cibinong, Jawa Barat, yang mengeluhkan mesin kendaraannya rusak usai mengisi bahan bakar Pertamax. Dalam video itu, disebutkan mobil kehilangan tenaga akibat masalah pada fuel pump dan filter bensin.

Tri menjelaskan, saat kendaraan tersebut diperiksa di bengkel, tangki bahan bakar dikuras dan ditemukan endapan yang mengganggu suplai bahan bakar ke mesin. Untuk memastikan asal-usul endapan, tim LAPI ITB melakukan analisis mendalam menggunakan metode Energy-Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS).

“Hasil analisis EDS mengidentifikasi unsur-unsur pembentuk endapan tersebut. Menariknya, unsur itu tidak ditemukan dalam Pertamax yang diuji,” ungkap Tri kepada media, Rabu (27/11/2024)

Baca Juga:
  • Robot Humanoid Beratribut Polisi Hadir di Gladi HUT Bhayangkara
  • Ilmuwan Italia Berhasil Ubah Cahaya Menjadi Materi Padat
  • Chat GPT Akses Informasi Terkini dengan Cepat dan Efektif
  • Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir

Bahan bakar Pertamax dari beberapa SPBU yang diduga terkait masalah ini juga diuji oleh Lemigas melalui analisis Fisika Kimia. Hasilnya, tidak ditemukan senyawa pembentuk endapan di dalam bahan bakar Pertamax.

Tri menduga, endapan tersebut berasal dari material antikorosi yang biasa digunakan sebagai pelapis tangki bahan bakar berbahan logam. “Pelapis ini umumnya mengandung unsur yang terdeteksi dalam analisis EDS. Namun, penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan asal-usulnya,” ujar dia.

Bagi pemilik kendaraan dengan tangki berbahan resin, Tri memastikan risiko serupa tidak akan terjadi. Hal ini karena tangki berbahan resin tidak memerlukan pelapis antikorosi, sehingga tidak akan menghasilkan endapan seperti yang ditemukan.

Artikel Terkait:
  • Pendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024
  • BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR
  • PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting
  • Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti

“Penelitian masih berlanjut untuk memastikan penyebab pastinya. Tujuannya agar masalah serupa bisa dicegah di masa depan,” tambahnya.

Sebelumnya, wanita pemilik mobil Daihatsu dalam video viral itu melaporkan kerusakan fuel pump di bengkel resmi Astra Daihatsu Cibinong. Dugaan awal mengarah pada bahan bakar Pertamax, namun temuan ITB menepis anggapan tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • ChatGPT di WhatsApp Kini Bisa Proses Perintah Gambar dan Suara
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram
  • Gerhana Bulan Total 13-14 Maret 2025, Sayangnya Tak Terlihat di Indonesia
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
Daihatsu Pertamax
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSeleksi PPPK Pemkab Kutim Dimulai 3 Desember 2024, Peserta Diharapkan Siapkan Diri
Next Article AS dan Inggris Restui Indonesia Masuk OECD

Informasi lainnya

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rindu Rasul

Islami Syamril Al-Bugisyi

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Opini Alfi Salamah

Memisah Pemilu, Memecah Stabilitas

Editorial Udex Mundzir

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Assyifa8 Maret 2025

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi