Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ahli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin

Alfi SalamahAlfi Salamah29 November 2024 Saintek
penyebab kerusakan mesin kendaraan
Tri Yuswidjajanto Zaenuri Ahli Konversi Energi FTMD-ITB (.gri)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta — Polemik soal bahan bakar Pertamax yang dikaitkan dengan kerusakan mesin kendaraan akhirnya mendapat penjelasan ilmiah. Ahli Konversi Energi dari ITB, Tri Yuswidjajanto Zaenuri, menegaskan bahwa kandungan dalam Pertamax tidak menjadi penyebab kerusakan mesin, seperti yang ramai diperbincangkan belakangan ini.

Pernyataan ini disampaikan Tri setelah viralnya video seorang pemilik mobil di Cibinong, Jawa Barat, yang mengeluhkan mesin kendaraannya rusak usai mengisi bahan bakar Pertamax. Dalam video itu, disebutkan mobil kehilangan tenaga akibat masalah pada fuel pump dan filter bensin.

Tri menjelaskan, saat kendaraan tersebut diperiksa di bengkel, tangki bahan bakar dikuras dan ditemukan endapan yang mengganggu suplai bahan bakar ke mesin. Untuk memastikan asal-usul endapan, tim LAPI ITB melakukan analisis mendalam menggunakan metode Energy-Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS).

“Hasil analisis EDS mengidentifikasi unsur-unsur pembentuk endapan tersebut. Menariknya, unsur itu tidak ditemukan dalam Pertamax yang diuji,” ungkap Tri kepada media, Rabu (27/11/2024)

Baca Juga:
  • AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital
  • Kemenkes Tegaskan ChatGPT Tak Bisa Gantikan Diagnosis Dokter
  • DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?
  • Catat Waktu Lengkap Gerhana Bulan Total September 2025

Bahan bakar Pertamax dari beberapa SPBU yang diduga terkait masalah ini juga diuji oleh Lemigas melalui analisis Fisika Kimia. Hasilnya, tidak ditemukan senyawa pembentuk endapan di dalam bahan bakar Pertamax.

Tri menduga, endapan tersebut berasal dari material antikorosi yang biasa digunakan sebagai pelapis tangki bahan bakar berbahan logam. “Pelapis ini umumnya mengandung unsur yang terdeteksi dalam analisis EDS. Namun, penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan asal-usulnya,” ujar dia.

Bagi pemilik kendaraan dengan tangki berbahan resin, Tri memastikan risiko serupa tidak akan terjadi. Hal ini karena tangki berbahan resin tidak memerlukan pelapis antikorosi, sehingga tidak akan menghasilkan endapan seperti yang ditemukan.

Artikel Terkait:
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
  • RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta
  • BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
  • Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI

“Penelitian masih berlanjut untuk memastikan penyebab pastinya. Tujuannya agar masalah serupa bisa dicegah di masa depan,” tambahnya.

Sebelumnya, wanita pemilik mobil Daihatsu dalam video viral itu melaporkan kerusakan fuel pump di bengkel resmi Astra Daihatsu Cibinong. Dugaan awal mengarah pada bahan bakar Pertamax, namun temuan ITB menepis anggapan tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia pada 12–13 Agustus
  • Android Siapkan Mode Desktop Pintar untuk Lawan DeX
  • Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?
  • Ilmuwan Temukan Warna “Olo”, Hanya Lima Orang yang Pernah Melihatnya
Daihatsu Pertamax
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSeleksi PPPK Pemkab Kutim Dimulai 3 Desember 2024, Peserta Diharapkan Siapkan Diri
Next Article AS dan Inggris Restui Indonesia Masuk OECD

Informasi lainnya

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pengalaman Naik Bus Umum Samarinda-Balikpapan: Tiket Murah, Musik Dangdut, dan Jalanan Bergelombang

Travel Udex Mundzir

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Gagasan Alfi Salamah

Kabut Dalang, Gagalnya Aparat

Editorial Udex Mundzir

Hindari Jebakan Kehidupan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Zakat Ternoda, Amanah Diperdagangkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi