Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Belerang Murni di Mars: Temuan Mengejutkan Curiosity

SitiaisyahSitiaisyah26 November 2024 Saintek 995 Views
Bebatuan di planet Mars.
Bebatuan di planet Mars (.NASA//JPL-Caltech/MSSS)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penjelajah Mars, Curiosity, menemukan “harta karun” tak terduga berupa kristal kuning belerang murni di planet merah. Temuan ini terjadi setelah Curiosity secara tidak sengaja memecahkan sebuah batu biasa saat melintasi Saluran Gediz Vallis pada Mei lalu.

Penemuan belerang dalam bentuk murni ini menjadi sorotan. Sebelumnya, belerang hanya ditemukan sebagai senyawa sulfat di Mars. Menurut ilmuwan proyek Curiosity, Ashwin Vasavada, ini adalah penemuan langka yang memberikan tantangan baru bagi para peneliti.

“Menemukan batu belerang murni seperti menemukan oasis di padang pasir,” ujar Vasavada.

Belerang murni biasanya terbentuk dalam kondisi geologi tertentu yang tidak pernah ditemukan di wilayah Mars ini sebelumnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang sejarah geologi Gediz Vallis, yang selama ini dikenal sebagai lokasi aliran air kuno di Mars miliaran tahun lalu.

Baca Juga:
  • Misteri 5 Agustus, Mengapa Hari Ini Lebih Pendek?
  • Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • Resonansi Orbit dan Gerhana Total

Sulfat, yang umum ditemukan di Mars, terbentuk saat air bercampur dengan mineral dan kemudian menguap. Namun, belerang murni membutuhkan kondisi yang jauh lebih spesifik. Penemuan ini mengindikasikan bahwa ada proses geologi yang belum sepenuhnya dipahami di planet merah.

Curiosity terus mengebor batu-batu di Gediz Vallis untuk mempelajari lebih lanjut struktur dan kandungan kimianya. Analisis lebih mendalam diperlukan untuk memahami bagaimana belerang murni bisa terbentuk di permukaan Mars.

“Penemuan seperti ini membuat eksplorasi planet menjadi sangat menarik,” tambah Vasavada.

Artikel Terkait:
  • RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta
  • Ahli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia
  • Gerhana Bulan Total 13-14 Maret 2025, Sayangnya Tak Terlihat di Indonesia

Kawasan Gediz Vallis dikenal kaya akan sejarah Mars, dengan jejak sungai purba dan mineral yang mencatat perubahan lingkungan planet tersebut. Curiosity diharapkan akan menemukan lebih banyak bukti tentang evolusi Mars dan kemungkinan adanya kondisi layak huni di masa lalu.

Penelitian yang berlanjut dapat membawa pencerahan baru tentang proses geologi Mars dan memberi petunjuk tentang potensi keberadaan unsur pendukung kehidupan di planet tersebut.

Key-phrase: temuan belerang murni di Mars oleh Curiosity
Meta Deskripsi: Penjelajah Mars, Curiosity, menemukan belerang murni di Saluran Gediz Vallis. Temuan ini ungkap rahasia baru geologi Mars.
Tag: Curiosity,Belerang murni di Mars,Gediz Vallis,Ashwin Vasavada,

Jangan Lewatkan:
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • BYD Siap Luncurkan Baterai Blade Generasi Baru pada 2025
  • Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB
  • Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia
Ashwin Vasavada Belerang murni di Mars Curiosity Gediz Vallis Innovation Techno for life
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleUNM Jatiwaringin Akan Gelar Workshop Etika AI untuk Pendidikan
Next Article Perayaan Hari Guru di Davao: Guru Hebat, Indonesia Kuat

Informasi lainnya

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

29 Agustus 2026

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

27 Agustus 2026

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

21 Agustus 2026

Chatbot Jadi Sahabat, Kesepian Bisa Hilang?

20 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Surah Al-Ma’un, Intisari dan Penjelasan Mendalam

Islami Udex Mundzir

Keindahan Desa Shirakawa-go yang Menawan

Travel Alfi Salamah

Makanan Indonesia Memukau Arab Saudi dengan Bakso dan Rendang

Islami Alfi Salamah

Bayang-Bayang Dwifungsi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi