Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenkes Tegaskan ChatGPT Tak Bisa Gantikan Diagnosis Dokter

Masyarakat boleh gunakan AI untuk awalan, namun validasi medis tetap wajib demi keamanan kesehatan.
ErickaEricka24 Juli 2025 Saintek
Batasan ChatGPT untuk Diagnosis Penyakit 2025
Ilustrasi Batasan ChatGPT untuk Diagnosis Penyakit 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT sebagai alat utama diagnosis penyakit. Dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (23/7/2025), Staf Ahli Teknologi Kesehatan Kemenkes, Setiaji, menekankan bahwa AI hanya dapat digunakan sebagai pendeteksi awal dan tidak bisa menggantikan peran tenaga medis profesional.

“Saat ini kita belum bisa percaya 100 persen terhadap kecerdasan buatan, jadi tetap harus berkonsultasi ke dokter,” ujar Setiaji, yang juga menjabat Ketua Tim Transformasi Teknologi dan Digitalisasi Kesehatan (TTDK) Kemenkes.

Ia menjelaskan bahwa ChatGPT dan teknologi sejenis mampu mengenali pola-pola gejala berdasarkan data global, namun konteks lokal, seperti penyakit endemik dan standar pengobatan di Indonesia, sering kali tidak tercakup secara tepat.

“Kalau sekadar ingin tahu dan waspada terhadap diri sendiri, silakan gunakan ChatGPT. Tapi paling tidak, tetap harus dilanjutkan dengan konsultasi ke dokter,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi
  • Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir
  • Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu

Menurutnya, teknologi AI memang berhasil mendorong kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pribadi, namun publik diminta cermat dalam membandingkan informasi dari berbagai sumber.

“Cara paling mudah, bandingkan jawabannya. Posisinya sama atau beda? Kalau beda, kita wajib waspada,” ujarnya.

Setiaji menyarankan masyarakat menggunakan platform AI lokal seperti Sahabat AI yang telah dikembangkan dengan menyesuaikan data dan bahasa berdasarkan konteks Indonesia. Platform ini dinilai lebih akurat dan relevan dalam memberikan rekomendasi awal.

“Datanya ada di Indonesia dan pakai bahasa lokal, itu sudah lebih baik dibanding hanya mencari di Google,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global
  • Mengapa Api Gambut Sulit Benar-Benar Padam?
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang
  • Gerhana Matahari Total 2027 Tak Akan Terlihat di Indonesia

Kemenkes juga menyoroti beberapa kelemahan AI dalam bidang medis, seperti sensitivitas terhadap konteks klinis, akurasi diagnosis awal, serta keterbatasan dalam menginterpretasikan hasil gambar medis seperti rontgen atau MRI, terutama jika kualitasnya rendah.

“Kalau image-nya blur, ya hasilnya pasti tidak akurat. Jadi yang kita ukur dua hal: sensitivitas dan akurasi. Dan ChatGPT masih belum cukup di dua hal itu,” terang Setiaji.

Pemerintah berharap penggunaan AI dapat diarahkan untuk keperluan preventif dan edukatif, bukan sebagai pengganti konsultasi medis. Validasi oleh dokter tetap menjadi langkah krusial dalam menjaga keselamatan dan akurasi perawatan pasien.

Jangan Lewatkan:
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia
  • Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?
AI Diagnosis Penyakit ChatGPT Medis Kemenkes 2025 Saintek Indonesia Transformasi Digital Kesehatan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBareskrim Naikkan Status Kasus Beras Oplosan, 67 Produsen Diduga Terlibat
Next Article Gubernur Bayangan di Tambang Rakyat

Informasi lainnya

Mengapa Api Gambut Sulit Benar-Benar Padam?

11 September 2026

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

29 Agustus 2026

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

27 Agustus 2026

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

21 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Stop Putar Lagu atau Musik Lokal Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Bukan Lalai, Tapi Sinyal Korupsi

Editorial Udex Mundzir

Menuju Haji Suci: Panduan Perjalanan Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Travel Alfi Salamah

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi