Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 17 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus

Langit selalu menyimpan cerita bagi mereka yang mau melihatnya.
Alfi SalamahAlfi Salamah8 Agustus 2025 Saintek
Sturgeon Moon
Sturgeon Moon (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Cahaya purnama akan kembali memikat langit malam pada akhir pekan ini. Fenomena yang dikenal sebagai Sturgeon Moon akan mencapai puncaknya pada 9 Agustus 2025, membawa keindahan sekaligus menjadi pengingat keterkaitan antara alam dan budaya manusia.

Asal Usul Nama Sturgeon Moon

Sturgeon Moon adalah sebutan untuk purnama yang terjadi setiap bulan Agustus, menjadi purnama kedelapan dalam setahun. Nama ini berasal dari musim melimpahnya ikan sturgeon di danau-danau besar Amerika Utara. Pada periode ini, ikan sturgeon lebih mudah ditangkap karena bermigrasi ke perairan dangkal. Bagi masyarakat di wilayah tersebut, ikan ini menjadi sumber makanan penting, sehingga peristiwa alam ini mendapatkan tempat khusus dalam tradisi.

Selain Sturgeon Moon, purnama Agustus juga memiliki sebutan lain di berbagai budaya, seperti Grain Moon (Bulan Gandum), Green Corn Moon (Bulan Jagung Muda), Lynx Moon (Bulan Lynx), dan Thunder Moon (Bulan Petir). Semua nama ini mencerminkan pergantian musim serta aktivitas alam atau pertanian yang khas pada bulan Agustus.

Waktu dan Posisi Munculnya Sturgeon Moon

Puncak fenomena Sturgeon Moon tahun ini akan terjadi pada 9 Agustus 2025. Bulan akan terbit di arah tenggara sekitar pukul 07.56 UTC, meskipun waktu pastinya bisa berbeda tergantung lokasi pengamatan. Purnama akan terbenam di barat daya pada pagi 10 Agustus setelah Matahari terbit.

Pada malam itu, Bulan akan berada di konstelasi Aquarius dan tidak terlalu tinggi di langit. Posisi ini menciptakan peluang untuk menyaksikan ilusi optik yang dikenal sebagai “ilusi Bulan” — momen ketika Bulan terlihat lebih besar saat dekat cakrawala. Meski tampak demikian, ukuran Bulan sebenarnya tidak berubah.

Awal Parade Planet di Bulan Agustus

Fenomena ini menjadi awal rangkaian pertemuan Bulan dengan planet-planet di Tata Surya. Setelah puncak Sturgeon Moon, Bulan akan bergerak ke arah timur di langit setiap malam, mendekati berbagai planet yang terlihat.

Baca Juga:
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus
  • AI Geser Google, Facebook, dan iPhone dari Puncak Dominasi
  • ChatGPT di WhatsApp Kini Bisa Proses Perintah Gambar dan Suara

Pada 11–13 Agustus, Bulan akan berada dekat Saturnus, pertama di sebelah kanan planet, lalu di sebelah kiri pada malam berikutnya. Pertemuan ini menjadi awal dari parade planet yang indah di bulan Agustus.

Melintasi Pleiades dan Uranus

Memasuki pertengahan Agustus, tepatnya 15–17 Agustus, Bulan akan melintasi gugusan bintang Pleiades di rasi Taurus. Posisi ini juga berdekatan dengan planet Uranus, memberikan kesempatan pengamatan langka bagi pecinta astronomi.

Bagi pengamat yang memiliki teropong atau teleskop kecil, ini adalah momen menarik untuk mengamati objek langit dalam satu malam: gugusan bintang, Bulan, dan planet.

Formasi Garis dengan Merkurius, Venus, dan Jupiter

Pada dini hari 18 dan 19 Agustus, Bulan akan terlihat membentuk garis dengan Merkurius, Venus, dan Jupiter di langit timur menjelang Matahari terbit. Merkurius akan berada paling dekat dengan cakrawala, diikuti Venus, lalu Jupiter, dan Bulan di bagian atas formasi.

Formasi ini memberikan pemandangan yang jarang terjadi. Keempat objek langit tampak berderet, membentang dari ufuk timur ke arah atas langit.

Artikel Terkait:
  • Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia
  • Misteri 5 Agustus, Mengapa Hari Ini Lebih Pendek?
  • Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti
  • Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir

Momen Segitiga Indah di Langit Pagi

Pergerakan Bulan akan mengubah formasi ini pada 20 Agustus. Pada malam itu, Bulan akan membentuk segitiga dengan Venus dan Jupiter, menciptakan komposisi yang harmonis di langit pagi.

Keesokan harinya, 21 Agustus, Bulan berada tepat di atas Merkurius sebelum Matahari terbit. Pada periode ini, Merkurius menjadi semakin mudah terlihat karena mulai menjauh dari silau Matahari.

Akhir Siklus Menuju Bulan Baru

Mulai 22 Agustus, Bulan akan semakin mendekati fase Bulan Baru. Cahaya Bulan akan semakin tipis dan akhirnya hilang ditelan sinar Matahari di pagi hari. Siklus ini menutup rangkaian fenomena langit yang diawali dengan Sturgeon Moon pada awal bulan.

Tips Mengamati Sturgeon Moon dan Planet

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pengamatan sebaiknya dilakukan di lokasi yang jauh dari polusi cahaya. Gunakan aplikasi peta langit untuk membantu menentukan posisi Bulan dan planet. Waktu terbaik adalah saat objek berada dekat cakrawala, memberikan pemandangan dramatis yang memadukan lanskap bumi dengan langit malam.

Mengabadikan momen ini dengan kamera juga bisa menjadi aktivitas menarik. Gunakan tripod agar hasil foto tetap tajam, dan coba berbagai pengaturan pencahayaan untuk menangkap detail permukaan Bulan atau kilau planet.

Jangan Lewatkan:
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • Waspada Banjir Rob! Gerhana Matahari Akan Terjadi 29 Maret 2025
  • DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?
  • Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?

Fenomena Sturgeon Moon tahun ini bukan sekadar purnama biasa, melainkan awal dari rangkaian pemandangan langit yang indah sepanjang Agustus. Dengan cuaca cerah dan lokasi pengamatan yang tepat, setiap orang bisa menikmati keajaiban alam ini secara langsung.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePenuhi Panggilan KPK, Yaqut Bungkam soal Pembagian Kuota Haji
Next Article Diperiksa KPK, Nadiem Tak Jawab soal Investasi Google

Informasi lainnya

Mengapa Api Gambut Sulit Benar-Benar Padam?

11 September 2026

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

29 Agustus 2026

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

27 Agustus 2026

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

21 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Ketika Relawan Butuh Akal Sehat, Bukan Sekadar Semangat

Perspektif Udex Mundzir

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka

Sembilan Tips Menjaga Kebersamaan Rombongan di Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi