Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diperiksa KPK, Nadiem Tak Jawab soal Investasi Google

Nadiem Makarim tidak menjawab pertanyaan awak media usai diperiksa dalam penyelidikan kasus korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Hukum
mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung selama lebih dari sembilan jam pada Kamis (7/8/2025). Pemeriksaan ini dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan layanan Google Cloud oleh Kemendikbudristek yang dilaksanakan selama masa jabatannya.

Nadiem tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 09.17 WIB dan baru meninggalkan lokasi pukul 18.43 WIB. Kepada media, ia menyatakan bahwa pemeriksaan berjalan lancar dan ia telah memberikan keterangan yang diminta oleh penyidik. Namun, saat diminta menjawab soal dugaan keterkaitan antara investasi Google di GoTo dan proyek pengadaan Google Cloud di kementerian yang dipimpinnya, ia memilih tidak berkomentar.

“Alhamdulillah lancar saya bisa berikan keterangan dan saya ingin berikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KPK juga telah berikan kesempatan untuk melakukan keterangan,” ujar Nadiem kepada awak media.

Setelah memberikan pernyataan singkat, Nadiem langsung berpamitan dan menyatakan ingin segera kembali ke keluarganya. Ia tidak menjawab pertanyaan lanjutan dari media mengenai isu keterlibatan GoTo atau potensi konflik kepentingan dalam pengadaan berbasis produk Google.

Baca Juga:
  • KPK Banding Vonis 3,5 Tahun Hasto, Nilai Tak Sesuai Tuntutan
  • KPK Beberkan Peran ‘Sultan’ dalam Kasus Pemerasan K3
  • Hasto Tersangka, Pengaruh Pimpinan KPK Baru?
  • Penegakan Hukum Humanis, Kejagung Dianugerahi Merdeka Award

Pemeriksaan ini bukan yang pertama bagi Nadiem dalam kasus proyek digitalisasi pendidikan. Sebelumnya, ia juga telah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung dalam perkara pengadaan laptop Chromebook untuk sekolah yang juga menggunakan sistem operasi Google ChromeOS. Kejaksaan telah menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut.

KPK diketahui sedang menyelidiki skema penyewaan layanan Google Cloud senilai Rp400 miliar per tahun yang diduga berlangsung selama tiga tahun. Lembaga antirasuah tersebut juga menelusuri adanya markup harga dan kemungkinan kebocoran data sebagai bagian dari dampak pengadaan ini.

Dalam dokumen penyidikan sebelumnya, disebut bahwa Nadiem bersama sejumlah pejabat Kemendikbudristek membentuk grup kerja sejak Agustus 2019 untuk merancang program digitalisasi pendidikan. Mereka juga dilaporkan berkomunikasi dengan pihak Google dan menyepakati model co-investment untuk pelaksanaan pengadaan.

Artikel Terkait:
  • Kasus Denny Indrayana Mangkrak, MAKI Soroti Lempar Tanggung Jawab Polri
  • KY Siap Proses Aduan Tom Lembong Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Hakim
  • ICW Bongkar Modus Korupsi Dana Haji, Negara Rugi Rp306 M
  • Warga Solo Gugat Jokowi dan Ma’ruf Amin Terkait Mobil Esemka

Penyidikan KPK kini diperluas ke aspek keterkaitan antara proyek pemerintah dengan kepentingan bisnis, mengingat Nadiem merupakan pendiri Gojek yang kemudian menjadi bagian dari GoTo, grup teknologi yang pernah menerima investasi dari Google.

KPK menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada penetapan tersangka baru dalam kasus ini.

Jangan Lewatkan:
  • Mobil Esemka Mandek, Jokowi Digugat Warga ke PN Surakarta
  • Enggan Komentari Pencekalan Yaqut, DPR: Pansus Haji Sudah Jelas
  • Sunarto: Tiga Strategi untuk Integritas Hakim yang Lebih Baik
  • 52 Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Serahkan LHKPN
Digitalisasi Pendidikan Kasus Google Cloud Korupsi Pengadaan KPK Nadiem Makarim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
Next Article KPK Libatkan Kejagung Selidiki Kasus Digitalisasi Nadiem

Informasi lainnya

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

26 April 2026

Bareskrim Bongkar Ragam Modus Haji Ilegal Meresahkan

19 April 2026

Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

1 April 2026
Paling Sering Dibaca

Vitamin Syukur

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Cek Sebelum Berobat

Daily Tips Assyifa

Rusia dan Ancaman Tsunami Abadi

Editorial Udex Mundzir

Ambisi Politik Bahlil: Kursi Lebih Penting dari Kinerja

Editorial Udex Mundzir

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi