Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPK Libatkan Kejagung Selidiki Kasus Digitalisasi Nadiem

KPK dan Kejagung bersinergi dalam pengusutan korupsi proyek digitalisasi pendidikan era Nadiem Makarim, termasuk pengadaan Google Cloud dan Chromebook.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Hukum
Kejaksaan Agung (Kejagung)
Kejaksaan Agung (Kejagung) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penyelidikan kasus korupsi program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek pada masa kepemimpinan Nadiem Makarim. Kedua institusi penegak hukum ini akan melakukan supervisi bersama atas dua perkara besar yang diduga menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah.

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa pengusutan kasus pengadaan Google Cloud oleh KPK berbeda dengan pengadaan Chromebook yang tengah ditangani Kejagung. Meski demikian, ia mengakui ada kaitan antara kedua proyek tersebut.

“Pengadaan Google Cloud ini masih berkorelasi atau masih berkaitan dengan pengadaan Chromebook yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Agung,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (7/8/2025).

Menurutnya, kerja sama dengan Kejagung dilakukan untuk saling bertukar informasi dan memperkuat alat bukti. Asep menyebut, jika ditemukan indikasi kuat, KPK tak menutup kemungkinan akan meningkatkan status penyelidikan ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka baru.

Baca Juga:
  • Teror Kepala Babi ke Tempo, Gerakan Rakyat Tuntut Penegakan Hukum
  • Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla
  • Hasto Kristiyanto Ajukan Penjadwalan Ulang Pemeriksaan oleh KPK
  • PPATK Bekukan 10 Juta Rekening Bansos Terkait Judi Online

Sehari sebelumnya, eks Mendikbudristek Nadiem Makarim telah diperiksa selama hampir 9,5 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud. Namun, ia enggan menjawab pertanyaan media terkait keterlibatan dirinya dalam proyek tersebut maupun potensi konflik kepentingan dengan GoTo, perusahaan yang merupakan hasil merger Gojek dan Tokopedia, dua entitas yang pernah menerima investasi Google.

Nadiem diketahui memimpin langsung pelaksanaan proyek digitalisasi pendidikan berbasis ChromeOS. Dalam laporan penyidikan Kejagung, ia disebut membentuk tim inti sejak Agustus 2019 untuk merancang program tersebut dan memerintahkan percepatan pengadaan perangkat berbasis sistem operasi milik Google.

Kontrak pengadaan layanan Google Cloud sendiri disebut bernilai sekitar Rp400 miliar per tahun dan telah berlangsung selama tiga tahun. Dalam prosesnya, KPK mendalami dugaan markup harga dan kemungkinan kebocoran data dari layanan cloud tersebut.

Artikel Terkait:
  • KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan Travel dalam Korupsi Kuota Haji
  • KPK Bongkar Skandal Kuota Haji, Dugaan Kerugian Rp1 Triliun
  • Hasto Divonis 3,5 Tahun Penjara Terkait Suap KPU
  • Diperiksa KPK, Nadiem Tak Jawab soal Investasi Google

Sementara itu, Kejagung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus Chromebook, termasuk mantan staf khusus menteri dan mantan pejabat struktural di Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah. Total kerugian negara yang dihitung mencapai Rp1,98 triliun akibat harga yang di-markup dan pengadaan perangkat lunak tidak optimal.

Dalam perkembangan penyelidikan, disebutkan bahwa proyek digitalisasi disusun agar spesifik mengarah pada produk Google, termasuk perangkat Chromebook dan layanan pendukungnya. Pengadaan dipercepat meski belum memenuhi prosedur yang seharusnya.

KPK dan Kejagung menyatakan akan terus memperkuat kerja sama dalam mengusut berbagai proyek strategis yang berpotensi disalahgunakan, terutama yang berkaitan dengan digitalisasi di sektor pendidikan.

Jangan Lewatkan:
  • MK Tolak Jaminan Dana Pendidikan Hingga Kuliah
  • Hakim Tolak Eksepsi Tom Lembong, Sidang Korupsi Impor Gula Berlanjut
  • MK Batasi Penafsiran UU ITE, Kritik Kini Diakui sebagai Koreksi
  • Transisi Kementerian Haji: DPR Bahas Penyesuaian Struktur dan ASN
Digitalisasi Pendidikan Kasus Google Cloud Kejaksaan Agung KPK Nadiem Makarim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiperiksa KPK, Nadiem Tak Jawab soal Investasi Google
Next Article Vonis Tak Dieksekusi, Silfester Justru Jadi Komisaris BUMN

Informasi lainnya

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

War Ticket: Ilusi Akses Setara

Editorial Udex Mundzir

Israel Lahir Lewat Teror dan Genosida

Editorial Udex Mundzir

Ketika Narkoba Dilindungi Oknum

Editorial Udex Mundzir

Suka Membaca? Ini Tips Efektif untuk Menambah Pengetahuan

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi