Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPK Libatkan Kejagung Selidiki Kasus Digitalisasi Nadiem

KPK dan Kejagung bersinergi dalam pengusutan korupsi proyek digitalisasi pendidikan era Nadiem Makarim, termasuk pengadaan Google Cloud dan Chromebook.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Hukum
Kejaksaan Agung (Kejagung)
Kejaksaan Agung (Kejagung) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penyelidikan kasus korupsi program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek pada masa kepemimpinan Nadiem Makarim. Kedua institusi penegak hukum ini akan melakukan supervisi bersama atas dua perkara besar yang diduga menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah.

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa pengusutan kasus pengadaan Google Cloud oleh KPK berbeda dengan pengadaan Chromebook yang tengah ditangani Kejagung. Meski demikian, ia mengakui ada kaitan antara kedua proyek tersebut.

“Pengadaan Google Cloud ini masih berkorelasi atau masih berkaitan dengan pengadaan Chromebook yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Agung,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (7/8/2025).

Menurutnya, kerja sama dengan Kejagung dilakukan untuk saling bertukar informasi dan memperkuat alat bukti. Asep menyebut, jika ditemukan indikasi kuat, KPK tak menutup kemungkinan akan meningkatkan status penyelidikan ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka baru.

Baca Juga:
  • KPK Bongkar Skandal Kuota Haji, Dugaan Kerugian Rp1 Triliun
  • Akun Media Sosial Gerakan Rakyat Diretas, Laporan ke Polisi Disiapkan
  • Kejagung Kerahkan Kejari Seluruh Indonesia Usut Kasus Chromebook
  • Noel Diduga Minta Rp3 Miliar dari Pemerasan untuk Renovasi Rumah

Sehari sebelumnya, eks Mendikbudristek Nadiem Makarim telah diperiksa selama hampir 9,5 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud. Namun, ia enggan menjawab pertanyaan media terkait keterlibatan dirinya dalam proyek tersebut maupun potensi konflik kepentingan dengan GoTo, perusahaan yang merupakan hasil merger Gojek dan Tokopedia, dua entitas yang pernah menerima investasi Google.

Nadiem diketahui memimpin langsung pelaksanaan proyek digitalisasi pendidikan berbasis ChromeOS. Dalam laporan penyidikan Kejagung, ia disebut membentuk tim inti sejak Agustus 2019 untuk merancang program tersebut dan memerintahkan percepatan pengadaan perangkat berbasis sistem operasi milik Google.

Kontrak pengadaan layanan Google Cloud sendiri disebut bernilai sekitar Rp400 miliar per tahun dan telah berlangsung selama tiga tahun. Dalam prosesnya, KPK mendalami dugaan markup harga dan kemungkinan kebocoran data dari layanan cloud tersebut.

Artikel Terkait:
  • Label Non-Halal Terlambat, Warung Legendaris Solo Ditegur Keras
  • KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan Travel dalam Korupsi Kuota Haji
  • DPR Ngebut Sahkan RUU PPRT, 5 Alasan Jadi Landasan
  • KPK Soroti Kemungkinan Tersangkakan Yasonna Laoly

Sementara itu, Kejagung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus Chromebook, termasuk mantan staf khusus menteri dan mantan pejabat struktural di Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah. Total kerugian negara yang dihitung mencapai Rp1,98 triliun akibat harga yang di-markup dan pengadaan perangkat lunak tidak optimal.

Dalam perkembangan penyelidikan, disebutkan bahwa proyek digitalisasi disusun agar spesifik mengarah pada produk Google, termasuk perangkat Chromebook dan layanan pendukungnya. Pengadaan dipercepat meski belum memenuhi prosedur yang seharusnya.

KPK dan Kejagung menyatakan akan terus memperkuat kerja sama dalam mengusut berbagai proyek strategis yang berpotensi disalahgunakan, terutama yang berkaitan dengan digitalisasi di sektor pendidikan.

Jangan Lewatkan:
  • Dugaan Korupsi Program MBG, KPK Diminta Selidiki Kepala BGN
  • Enggan Komentari Pencekalan Yaqut, DPR: Pansus Haji Sudah Jelas
  • RUU Perampasan Aset Mangkrak 13 Tahun, DPR Dinilai Tak Serius
  • Usai Rumahnya Digeledah, Eks Menag Yaqut Kembali Dipanggil KPK
Digitalisasi Pendidikan Kasus Google Cloud Kejaksaan Agung KPK Nadiem Makarim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiperiksa KPK, Nadiem Tak Jawab soal Investasi Google
Next Article Vonis Tak Dieksekusi, Silfester Justru Jadi Komisaris BUMN

Informasi lainnya

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

26 April 2026

Bareskrim Bongkar Ragam Modus Haji Ilegal Meresahkan

19 April 2026

Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

1 April 2026

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

Koruptor Dimanja, Rakyat Dihukum Pajak

Opini Udex Mundzir

Bebas Bertanggung Jawab

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Tips Mengatur Waktu agar Gak Overwhelmed Tiap Hari

Daily Tips Alfi Salamah

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi