Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 23 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPK Desak Hasto Penuhi Panggilan Pemeriksaan Sebagai Warga Baik

KPK Desak Hasto Penuhi Panggilan Pemeriksaan Sebagai Warga Baik
SilvaSilva17 Februari 2025 Hukum
Hasto Kristiyanto Mangkir Pemeriksaan KPK 2025
Hasto Kristiyanto Mangkir Pemeriksaan KPK 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Aroma ketegangan kembali menyeruak di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto absen dari panggilan pemeriksaan, Senin (17/02/2025). Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, menegaskan seharusnya Hasto bersikap kooperatif sebagai warga negara yang baik, bukan justru berdalih dengan pengajuan gugatan praperadilan.

“Idealnya sebagai warga negara yang baik, beliau datang menghadiri panggilan penyidik,” ujar Tanak saat dihubungi wartawan.

Menurut Tanak, proses penyidikan dan praperadilan berada di ranah hukum yang berbeda. Pengajuan praperadilan tidak bisa dijadikan alasan untuk mangkir dari pemeriksaan.

“Kalaupun penyidik tidak memanggil dan memeriksa, itu semata-mata untuk menghormati jalannya proses sidang praperadilan agar dapat berjalan lancar,” jelas Tanak.

Sikap tegas ini menyusul langkah KPK yang memastikan akan terus memproses hukum terhadap Hasto terkait kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang melibatkan buronan Harun Masiku.

Penasehat hukum Hasto, Ronny Talapessy, mengaku telah mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan kepada penyidik KPK. Pagi tadi, sekitar pukul 08.30 WIB, pihaknya menyerahkan surat permohonan agar kliennya tidak diperiksa.

Baca Juga:
  • KPK Telusuri Dugaan Kickback Kuota Haji, Sasar Oknum Kemenag dan Travel
  • Wamenaker Noel Terjaring OTT KPK Kasus Pemerasan K3
  • Akun Media Sosial Gerakan Rakyat Diretas, Laporan ke Polisi Disiapkan
  • ICW Bongkar Modus Korupsi Dana Haji, Negara Rugi Rp306 M

“Penasehat hukum sudah datang ke KPK untuk memberikan surat perihal permohonan penundaan pemeriksaan Mas Hasto Kristiyanto,” ungkap Ronny.

Ronny juga menyebut bahwa kliennya telah mengajukan gugatan praperadilan kedua, setelah gugatan pertama pada Jumat (10/01/2025) ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, berbeda dengan pernyataan kuasa hukum, penelusuran di Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (sipp.pn-jakartaselatan.go.id) menunjukkan gugatan praperadilan kedua Hasto belum terdaftar. Hingga siang ini, hanya gugatan pertama yang masih tercatat dalam sistem.

Kuasa hukum Hasto lainnya, Maqdir Ismail, mengakui belum memastikan status pendaftaran gugatan tersebut.

“Mestinya sudah didaftarkan Jumat, kalau belum, Senin ini akan kami daftarkan,” kata Maqdir saat dihubungi terpisah.

Artikel Terkait:
  • KPK Banding Vonis 3,5 Tahun Hasto, Nilai Tak Sesuai Tuntutan
  • Putusan MK: Spa Diakui Sebagai Layanan Kesehatan Tradisional, Bukan Hiburan
  • Relevansi Isu Ijazah Jokowi di Tengah Pengaruhnya yang Masih Kuat
  • Label Non-Halal Terlambat, Warung Legendaris Solo Ditegur Keras

KPK sebelumnya menjelaskan bahwa penundaan pemeriksaan hanya dapat dilakukan atas dasar penetapan hakim. Dalam putusan praperadilan pertama yang dibacakan Djuyamto pada Kamis (13/02/2025), tidak ada perintah untuk menunda proses penyidikan terhadap Hasto.

“Kami akan terus memproses hukum Hasto hingga ke pengadilan,” tegas Tanak.

Kasus ini bermula dari dugaan suap yang melibatkan eks caleg PDIP, Harun Masiku, dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024. Hasto diduga memiliki peran dalam upaya menghalang-halangi penyidikan kasus tersebut.

Di tengah dinamika politik internal PDIP, mangkirnya Hasto ini turut menuai reaksi publik. Di depan Gedung KPK pagi tadi, mantan kader PDIP dari Pemalang, Sudarsono, bahkan melakukan sujud syukur atas kemenangan KPK di praperadilan melawan Hasto.

“Kami berharap hukum tetap tegak, siapa pun yang bersalah harus diproses sesuai aturan,” ujar Sudarsono.

Jangan Lewatkan:
  • ICW Dorong KPK Segera Limpahkan Kasus Hasto ke Pengadilan
  • KY Siap Proses Aduan Tom Lembong Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Hakim
  • Potong Gaji karena Salat Jumat, DPR Desak Pemerintah Tindak Tegas
  • Usai Insiden Rinjani, Basarnas Diminta Atur Regulasi untuk Wisata Ekstrem

KPK menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus Harun Masiku, yang hingga kini masih buron, sembari memastikan seluruh pihak yang menghambat proses hukum akan dimintai pertanggungjawaban.

Hasto Kristiyanto Kasus Harun Masiku KPK Panggil Hasto Praperadilan Hasto Suap PDIP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDriver Ojol Demo Tuntut THR, Massa SPAI Geruduk Kantor Kemnaker
Next Article 5 Tuntutan Aksi Indonesia Gelap: Mahasiswa Desak Perubahan Nasional

Informasi lainnya

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Bareskrim Bongkar Ragam Modus Haji Ilegal Meresahkan

19 April 2026

Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

1 April 2026
Paling Sering Dibaca

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah

Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Travel Alfi Salamah

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

Bela Negara atau Bela Penguasa?

Perspektif Udex Mundzir

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi