Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Driver Ojol Demo Tuntut THR, Massa SPAI Geruduk Kantor Kemnaker

Ratusan pengemudi ojol gelar aksi tuntut hak tunjangan hari raya di Jakarta, aksi solidaritas meluas ke beberapa daerah.
AssyifaAssyifa17 Februari 2025 Nasional
Tuntutan THR Driver Ojol 2025
Ratusan Driver Ojol Geruduk Kemnaker Tuntut THR
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Suara klakson bersahutan dan seruan orasi menggema di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menggelar aksi demonstrasi pada Senin (17/2/2025), menuntut hak tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan aplikator.

Massa mulai berkumpul sejak pukul 10.37 WIB, datang dengan iring-iringan sepeda motor dan mobil komando berwarna hitam dengan bendera SPAI. Meski awalnya hanya dihadiri 20-30 orang, massa terus berdatangan. Ketua SPAI, Lily Pujiati, menyebut aksi ini seharusnya diikuti 1.000 pengemudi online, namun sebagian terkendala macet.

“Untuk hari ini kita rencananya ada sekitar 1.000 orang, cuma karena terhalang macet, banyak yang telat datang. Tapi, kami akan konsisten,” ujar Lily kepada wartawan di lokasi.

Aksi ini juga didukung solidaritas pengemudi ojol di daerah seperti Tanjung Pinang, Pontianak, Pangkalpinang, Sukabumi, dan Bandung. Mereka melakukan aksi off bid massal, menghentikan sementara aktivitas menarik penumpang sebagai bentuk protes.

Menurut Lily, fleksibilitas kemitraan yang selama ini dijadikan alasan aplikator untuk menghindari kewajiban membayar THR dinilai tidak adil. Ia menegaskan bahwa para driver telah memenuhi kriteria sebagai pekerja yang berhak mendapatkan hak-hak normatif, termasuk THR.

Baca Juga:
  • Pemerintah Lelang Proyek Rp 11,2 Triliun di IKN Februari 2025
  • Evaluasi Perizinan Perusahaan yang Melecehkan Karyawan di Cikarang
  • Polri Ungkap Alasan Kembali Menerapkan Tilang Manual
  • Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

“Selama ini mereka selalu berlindung di balik status mitra. Padahal, pengemudi ojol bekerja setiap hari, punya jam kerja, dan memberi kontribusi nyata bagi ekonomi. Kami menuntut kejelasan hak,” tegas Lily.

Sikap keras disampaikan Lily bahwa jika pemerintah dan aplikator tidak menanggapi tuntutan ini, aksi lanjutan akan digelar.

“Kami akan terus melanjutkan perjuangan ini. Kami percaya Pak Menteri dan Pak Wamen punya kepedulian terhadap driver,” ujarnya.

Aksi ini merupakan lanjutan dari pernyataan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, yang sebelumnya menyebut bahwa aplikator telah berkomitmen untuk membayarkan THR kepada driver ojol, meskipun besaran dan teknis pemberiannya masih dalam pembahasan.

“Kami sedang mengatur mekanismenya agar bisa dijalankan. Prinsipnya, aplikator telah menyatakan siap membayar THR,” kata Ida dalam keterangannya pada Minggu (16/2/2025).

Artikel Terkait:
  • Deputi Mundur, Masa Depan Taksi Terbang di IKN Tidak Jelas
  • Mensos Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Dana Bansos
  • Ahli Gizi: Rp10 Ribu Bisa Buat Anak Makan Bergizi!
  • Mayoritas Bus di Kampung Rambutan Tak Lolos Uji Kelayakan

Sementara itu, beberapa pengemudi ojol yang ikut dalam aksi berharap THR ini dapat membantu meringankan beban ekonomi mereka, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.

“Saya sudah 4 tahun narik ojol, tiap tahun cuma bisa gigit jari lihat orang lain dapat THR. Harapan saya tahun ini ada kejelasan,” ujar Rahmat, salah satu peserta aksi dari Bekasi.

Menurut catatan SPAI, aksi menuntut THR ini telah bergulir sejak 2023, namun belum mendapatkan hasil konkret. SPAI menegaskan bahwa para driver yang telah bekerja bertahun-tahun layak mendapatkan perlakuan yang adil.

Sebagai informasi, tuntutan THR bagi driver ojol telah menjadi polemik nasional selama beberapa tahun terakhir. Status kemitraan antara aplikator dan pengemudi menjadi celah hukum yang sering dimanfaatkan perusahaan untuk menghindari kewajiban layaknya hubungan pekerja formal.

Jangan Lewatkan:
  • Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?
  • BUMN Sebagai Pionir Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
  • Libur Lebaran 2025 Selama 11 Hari, Simak Jadwalnya!
  • Serakah-nomics, Presiden Prabowo Serahkan Hasil Sitaan Rp6,6 Triliun dan 4 Juta Hektar Lahan

Dengan semakin besarnya tekanan dari serikat pekerja dan pengemudi ojol, pemerintah diharapkan segera mengeluarkan regulasi yang mampu menjamin kepastian hukum dan kesejahteraan para pengemudi ojek online.

Demo di Kemnaker Hak Pekerja Ojol Serikat Pekerja Angkutan Indonesia THR Driver Ojol Tuntutan Ojol 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKaryawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak
Next Article KPK Desak Hasto Penuhi Panggilan Pemeriksaan Sebagai Warga Baik

Informasi lainnya

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

18 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

15 April 2026

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

3 Cara Efektif Lunasi Utang dengan Cepat

Daily Tips Silva

Rindu Rasul

Islami Syamril Al-Bugisyi

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi