Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 9 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Driver Ojol Demo Tuntut THR, Massa SPAI Geruduk Kantor Kemnaker

Ratusan pengemudi ojol gelar aksi tuntut hak tunjangan hari raya di Jakarta, aksi solidaritas meluas ke beberapa daerah.
AssyifaAssyifa17 Februari 2025 Nasional
Tuntutan THR Driver Ojol 2025
Ratusan Driver Ojol Geruduk Kemnaker Tuntut THR
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Suara klakson bersahutan dan seruan orasi menggema di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menggelar aksi demonstrasi pada Senin (17/2/2025), menuntut hak tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan aplikator.

Massa mulai berkumpul sejak pukul 10.37 WIB, datang dengan iring-iringan sepeda motor dan mobil komando berwarna hitam dengan bendera SPAI. Meski awalnya hanya dihadiri 20-30 orang, massa terus berdatangan. Ketua SPAI, Lily Pujiati, menyebut aksi ini seharusnya diikuti 1.000 pengemudi online, namun sebagian terkendala macet.

“Untuk hari ini kita rencananya ada sekitar 1.000 orang, cuma karena terhalang macet, banyak yang telat datang. Tapi, kami akan konsisten,” ujar Lily kepada wartawan di lokasi.

Aksi ini juga didukung solidaritas pengemudi ojol di daerah seperti Tanjung Pinang, Pontianak, Pangkalpinang, Sukabumi, dan Bandung. Mereka melakukan aksi off bid massal, menghentikan sementara aktivitas menarik penumpang sebagai bentuk protes.

Menurut Lily, fleksibilitas kemitraan yang selama ini dijadikan alasan aplikator untuk menghindari kewajiban membayar THR dinilai tidak adil. Ia menegaskan bahwa para driver telah memenuhi kriteria sebagai pekerja yang berhak mendapatkan hak-hak normatif, termasuk THR.

Baca Juga:
  • Prabowo Janji Bentuk Dewan Buruh Nasional
  • Menag Laporkan Tas Cokelat Diduga Gratifikasi ke KPK
  • Semeru Kembali Erupsi, Kolom Letusan Capai 1.000 Meter
  • Presiden Undang Semua Capres, Berikan Dukungan

“Selama ini mereka selalu berlindung di balik status mitra. Padahal, pengemudi ojol bekerja setiap hari, punya jam kerja, dan memberi kontribusi nyata bagi ekonomi. Kami menuntut kejelasan hak,” tegas Lily.

Sikap keras disampaikan Lily bahwa jika pemerintah dan aplikator tidak menanggapi tuntutan ini, aksi lanjutan akan digelar.

“Kami akan terus melanjutkan perjuangan ini. Kami percaya Pak Menteri dan Pak Wamen punya kepedulian terhadap driver,” ujarnya.

Aksi ini merupakan lanjutan dari pernyataan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, yang sebelumnya menyebut bahwa aplikator telah berkomitmen untuk membayarkan THR kepada driver ojol, meskipun besaran dan teknis pemberiannya masih dalam pembahasan.

“Kami sedang mengatur mekanismenya agar bisa dijalankan. Prinsipnya, aplikator telah menyatakan siap membayar THR,” kata Ida dalam keterangannya pada Minggu (16/2/2025).

Artikel Terkait:
  • Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Minta THR Lebaran
  • Libur Waisak, KAI Jakarta Operasikan 444 Perjalanan KA
  • Hijrah dari Superman atau Superwoman ke Superteam
  • Jejak Kehidupan

Sementara itu, beberapa pengemudi ojol yang ikut dalam aksi berharap THR ini dapat membantu meringankan beban ekonomi mereka, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.

“Saya sudah 4 tahun narik ojol, tiap tahun cuma bisa gigit jari lihat orang lain dapat THR. Harapan saya tahun ini ada kejelasan,” ujar Rahmat, salah satu peserta aksi dari Bekasi.

Menurut catatan SPAI, aksi menuntut THR ini telah bergulir sejak 2023, namun belum mendapatkan hasil konkret. SPAI menegaskan bahwa para driver yang telah bekerja bertahun-tahun layak mendapatkan perlakuan yang adil.

Sebagai informasi, tuntutan THR bagi driver ojol telah menjadi polemik nasional selama beberapa tahun terakhir. Status kemitraan antara aplikator dan pengemudi menjadi celah hukum yang sering dimanfaatkan perusahaan untuk menghindari kewajiban layaknya hubungan pekerja formal.

Jangan Lewatkan:
  • Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak
  • Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat Mandiri pada 15-16 Juli 2025
  • Evaluasi Perizinan Perusahaan yang Melecehkan Karyawan di Cikarang

Dengan semakin besarnya tekanan dari serikat pekerja dan pengemudi ojol, pemerintah diharapkan segera mengeluarkan regulasi yang mampu menjamin kepastian hukum dan kesejahteraan para pengemudi ojek online.

Demo di Kemnaker Hak Pekerja Ojol Serikat Pekerja Angkutan Indonesia THR Driver Ojol Tuntutan Ojol 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKaryawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak
Next Article KPK Desak Hasto Penuhi Panggilan Pemeriksaan Sebagai Warga Baik

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Pentingnya Self-Care dan Cara Menjaganya

Perspektif Alfi Salamah

Jangan Menabung di Mandiri, Blokir Bisa Dilakukan atas Permintaan Misterius

Perspektif Udex Mundzir

Fitur Baru BRImo Mudahkan Transfer Uang ke Luar Negeri

Bisnis Ericka

Hukum Jual Beli Emas Digital dalam Islam

Bisnis Ericka

Inilah Harga Baru Pembuatan Paspor Mulai 17 Desember

Travel Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi