Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Driver Ojol Demo Tuntut THR, Massa SPAI Geruduk Kantor Kemnaker

Ratusan pengemudi ojol gelar aksi tuntut hak tunjangan hari raya di Jakarta, aksi solidaritas meluas ke beberapa daerah.
AssyifaAssyifa17 Februari 2025 Nasional
Tuntutan THR Driver Ojol 2025
Ratusan Driver Ojol Geruduk Kemnaker Tuntut THR
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Suara klakson bersahutan dan seruan orasi menggema di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menggelar aksi demonstrasi pada Senin (17/2/2025), menuntut hak tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan aplikator.

Massa mulai berkumpul sejak pukul 10.37 WIB, datang dengan iring-iringan sepeda motor dan mobil komando berwarna hitam dengan bendera SPAI. Meski awalnya hanya dihadiri 20-30 orang, massa terus berdatangan. Ketua SPAI, Lily Pujiati, menyebut aksi ini seharusnya diikuti 1.000 pengemudi online, namun sebagian terkendala macet.

“Untuk hari ini kita rencananya ada sekitar 1.000 orang, cuma karena terhalang macet, banyak yang telat datang. Tapi, kami akan konsisten,” ujar Lily kepada wartawan di lokasi.

Aksi ini juga didukung solidaritas pengemudi ojol di daerah seperti Tanjung Pinang, Pontianak, Pangkalpinang, Sukabumi, dan Bandung. Mereka melakukan aksi off bid massal, menghentikan sementara aktivitas menarik penumpang sebagai bentuk protes.

Menurut Lily, fleksibilitas kemitraan yang selama ini dijadikan alasan aplikator untuk menghindari kewajiban membayar THR dinilai tidak adil. Ia menegaskan bahwa para driver telah memenuhi kriteria sebagai pekerja yang berhak mendapatkan hak-hak normatif, termasuk THR.

Baca Juga:
  • Pesan bagi Jamaah Haji untuk Tetap Kenakan Gelang Identitas
  • Kemnaker Buka Batch 3 Magang Nasional 2025, Sisa Kuota Segera Diisi
  • PMI Lepas Kapal Bantuan, 60 Tangki Air Siap Pulihkan Tiga Provinsi
  • Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

“Selama ini mereka selalu berlindung di balik status mitra. Padahal, pengemudi ojol bekerja setiap hari, punya jam kerja, dan memberi kontribusi nyata bagi ekonomi. Kami menuntut kejelasan hak,” tegas Lily.

Sikap keras disampaikan Lily bahwa jika pemerintah dan aplikator tidak menanggapi tuntutan ini, aksi lanjutan akan digelar.

“Kami akan terus melanjutkan perjuangan ini. Kami percaya Pak Menteri dan Pak Wamen punya kepedulian terhadap driver,” ujarnya.

Aksi ini merupakan lanjutan dari pernyataan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, yang sebelumnya menyebut bahwa aplikator telah berkomitmen untuk membayarkan THR kepada driver ojol, meskipun besaran dan teknis pemberiannya masih dalam pembahasan.

“Kami sedang mengatur mekanismenya agar bisa dijalankan. Prinsipnya, aplikator telah menyatakan siap membayar THR,” kata Ida dalam keterangannya pada Minggu (16/2/2025).

Artikel Terkait:
  • Kompolnas Layangkan Surat ke Prabowo Soal Senjata Api Polisi
  • Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026
  • Kamarudin Simanjuntak Tersangka, Ketua Senat FH UKI: Polisi Sesuai Prosedur
  • Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Sementara itu, beberapa pengemudi ojol yang ikut dalam aksi berharap THR ini dapat membantu meringankan beban ekonomi mereka, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.

“Saya sudah 4 tahun narik ojol, tiap tahun cuma bisa gigit jari lihat orang lain dapat THR. Harapan saya tahun ini ada kejelasan,” ujar Rahmat, salah satu peserta aksi dari Bekasi.

Menurut catatan SPAI, aksi menuntut THR ini telah bergulir sejak 2023, namun belum mendapatkan hasil konkret. SPAI menegaskan bahwa para driver yang telah bekerja bertahun-tahun layak mendapatkan perlakuan yang adil.

Sebagai informasi, tuntutan THR bagi driver ojol telah menjadi polemik nasional selama beberapa tahun terakhir. Status kemitraan antara aplikator dan pengemudi menjadi celah hukum yang sering dimanfaatkan perusahaan untuk menghindari kewajiban layaknya hubungan pekerja formal.

Jangan Lewatkan:
  • Presiden Resmikan Pembangunan Bandar Udara IKN, Jamin Lahan Tersedia
  • Libur Isra Miraj dan Imlek, 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
  • Pasar Murah AGP 2025 Jadi Penyangga Inflasi Rumah Tangga di Sunter Agung
  • Diskon Tiket KAI hingga 25%, Berlaku 8-11 April

Dengan semakin besarnya tekanan dari serikat pekerja dan pengemudi ojol, pemerintah diharapkan segera mengeluarkan regulasi yang mampu menjamin kepastian hukum dan kesejahteraan para pengemudi ojek online.

Demo di Kemnaker Hak Pekerja Ojol Serikat Pekerja Angkutan Indonesia THR Driver Ojol Tuntutan Ojol 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKaryawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak
Next Article KPK Desak Hasto Penuhi Panggilan Pemeriksaan Sebagai Warga Baik

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut

Editorial Udex Mundzir

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Perspektif Alfi Salamah

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir

Gaya Politik Kekanak-Kanakan Ala RIDO

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi