Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 9 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Seminar Pra Sidang Isbat 1 Ramadan 1446 H: Mencari Titik Temu Hisab dan Rukyat

AssyifaAssyifa28 Februari 2025 Nasional
Seminar Pra Sidang Isbat 1 Ramadan 1446 H di Kemenag RI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Agama RI menggelar Seminar Pra Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 1446 H di Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2025). Acara bertema “Antara Tradisi, Sains, dan Regulasi” ini menghadirkan ulama, pakar astronomi, dan perwakilan ormas Islam.

Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Abdurrahman Dahlan, menjelaskan bahwa penetapan awal Ramadan mengacu pada Fatwa MUI No. 2 Tahun 2004. Pemerintah Indonesia berwenang menetapkan awal bulan hijriah dengan metode hisab dan rukyat yang berlaku nasional serta wajib ditaati oleh seluruh umat Islam.

Dalam seminar ini, KH Abdurrahman menyoroti potensi perbedaan antara metode hisab dan rukyat. Metode hisab menetapkan awal bulan berdasarkan perhitungan astronomis, sedangkan metode rukyat mensyaratkan pengamatan langsung. Untuk menjembatani keduanya, digunakan metode imkanur rukyat dengan kriteria MABIMS, yakni hilal harus memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

Baca Juga:
  • Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat Mandiri pada 15-16 Juli 2025
  • Viral Postingan Sindiran “Siap Dipenjara 6,5 Tahun”, Netizen Geram
  • Insiden Pengeroyokan dan Penusukan Terjadi pada Dua Lansia di Kelapa Gading oleh WNA Nigeria di Dalam Apartemen
  • Warga Wunut Meriahkan HUT RI ke-78 dengan Bari’an Merdeka 1000 Tupeng Cobek

Berdasarkan perhitungan astronomis, ketinggian hilal di sebagian besar wilayah Indonesia sudah lebih dari 3 derajat. Namun, sudut elongasinya masih di bawah 6,4 derajat, kecuali di Sabang dan Banda Aceh. Hal ini berpotensi menimbulkan perbedaan penetapan awal Ramadan antara metode hisab dan rukyat.

Seminar ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai ormas Islam, seperti KH Ahmad Izzuddin (NU), Suryatin Shodiq (Muhammadiyah), dan Hasan Natsir (Persis). Mereka menyampaikan perspektif masing-masing terkait metode penentuan awal Ramadan dan pentingnya kesepakatan dalam perbedaan.

Artikel Terkait:
  • Jejak Perjalanan Panjang Nelayan Indonesia, Dari Tradisi Hingga Modernitas
  • Susi Desak Presiden Pecat Hasan Nasbi Terkait Teror Kepala Babi
  • Izin Perjalanan Dinas Luar Negeri Kini Wajib Persetujuan Presiden
  • Lima Negara Afrika Belajar Zakat-Wakaf dari Indonesia

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perbedaan metode tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Keputusan resmi awal Ramadan akan diumumkan dalam Sidang Isbat setelah mempertimbangkan hasil rukyat dan konsultasi dengan berbagai pihak.

Sidang Isbat yang digelar malam ini akan menentukan apakah 1 Ramadan jatuh pada Sabtu atau Minggu. Menteri Agama berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Jangan Lewatkan:
  • BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN
  • Apmalis 2023, AJI Kediri ‘Buka Gerbang’ Jurnalistik Masa Depan
  • KAI Gunakan Metode Ini Agar LRT Palembang Tak Jadi ‘Kereta Hantu’
  • Deputi Mundur, Masa Depan Taksi Terbang di IKN Tidak Jelas
Hisab dan Rukyat Kemenag RI Penentuan 1 Ramadan Ramadan 2025 Sidang Isbat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Kukar Lantik Pengurus Askab PSSI, Targetkan Prestasi Sepak Bola
Next Article Buka Kuliah Subuh, Ternyata Begini Cara Santri Tasikmalaya Rebut Hati Generasi Alpha

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Coba Vaksin? Wakil Rakyat Dulu!

Editorial Udex Mundzir

Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat

Editorial Udex Mundzir

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi