Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair

Kemensos terus tangani 1,3 juta kasus bansos gagal salur dengan dukungan Himbara dan PT Pos.
ErickaEricka19 Juni 2025 Nasional
Program Keluarga Harapan (PKH)
Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan telah berhasil menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 580.798 keluarga penerima manfaat (KPM) dari total 1,3 juta kasus gagal salur. Hal ini disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Gedung Kemensos Salemba, Jakarta, pada Kamis (19/6/2025).

Menurutnya, masih terdapat 768.381 KPM yang belum menerima bantuan karena kendala pada pembukaan rekening dan validasi data. Rincian jumlah tersebut meliputi 751.067 KPM yang disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan 17.314 KPM melalui PT Pos Indonesia. Kegagalan penyaluran sebelumnya disebabkan oleh masalah teknis seperti rekening tidak aktif atau data tidak sinkron.

Mensos mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, bansos telah menjangkau 8.028.881 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) atau setara 80,3 persen dari target, serta 14.810.907 KPM program sembako atau 81 persen dari target. Namun, sebanyak 1.945.399 KPM PKH dan 2.723.515 KPM sembako masih dalam proses pembukaan rekening.

Selain itu, terdapat pula 25.720 KPM PKH dan 742.661 KPM sembako yang masih menjalani perbaikan data. Untuk mempercepat proses, Kemensos bekerja sama dengan Himbara dalam pencetakan kartu rekening kolektif, meski diakui proses ini memerlukan waktu.

Baca Juga:
  • Badan Gizi Ajak Swasta Dukung Program Makan Bergizi Gratis
  • Andi Harun Wali Kota Samarinda Dukung Olahraga Wanita
  • Konferensi Riyadh Soroti Sejarah dan Mata Uang Islam
  • PMI Lepas Kapal Bantuan, 60 Tangki Air Siap Pulihkan Tiga Provinsi

“Pencetakan kartu memang tidak bisa instan, tetapi kami terus koordinasi agar bisa dipercepat,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Kemensos juga mengandalkan peran serta masyarakat dalam proses pemutakhiran data melalui fitur “Usul dan Sanggah” di aplikasi Cek Bansos. Fitur ini memberikan ruang bagi warga untuk mengusulkan nama baru atau menyanggah penerima bansos yang dinilai tidak layak.

Hingga pertengahan Juni, tercatat 363.472 usulan dan 2.829 sanggahan telah masuk ke sistem Kemensos. Data tersebut akan diverifikasi langsung di lapangan oleh operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) bersama aparat desa dan dinas sosial setempat.

Artikel Terkait:
  • JMSI Gelar Deklarasi Dukungan untuk IKN Nusantara di Depan Istana Garuda
  • Wartawan Dilarang Liput Dapur MBG, Rekaman Dipaksa Hapus
  • Kepala BKPSDM Temukan Fakta Mengejutkan: Guru Lapor Pungli Gagal
  • Dampak Kerusakan Jalan di Lampung: Kala Jokowi Merasakannya Sendiri

“Ini membantu kami melihat kondisi objektif di lapangan. Semakin banyak masyarakat terlibat, data bansos akan semakin akurat dan adil,” kata Mensos.

Dengan strategi tersebut, Kemensos menargetkan seluruh bansos dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan tidak ada KPM yang tertinggal akibat kendala administratif.

Jangan Lewatkan:
  • Saldo e-Toll Minim, Polisi Ingatkan Pemudik Cegah Kemacetan
  • Penting! Jamaah Haji, Perhatikan Enam Hal di Masjid Nabawi
  • Susi Desak Presiden Pecat Hasan Nasbi Terkait Teror Kepala Babi
  • Aceh Kerahkan 3.000 ASN Bantu Warga Terdampak Bencana
Bansos 2025 Gagal Salur Kemensos Penyaluran Bansos PKH dan BPNT
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemendes Tegaskan Dana Desa Bisa Dipakai untuk Digitalisasi
Next Article BEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka

IKN: Jawaban atas Pesimisme

Editorial Udex Mundzir

Koperasi Desa Tanpa Arah Nyata

Editorial Lisda Lisdiawati

Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Islami Ericka

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi