Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

580 Ribu Rekening Bansos Gagal Salur Kini Sudah Cair

Kemensos terus tangani 1,3 juta kasus bansos gagal salur dengan dukungan Himbara dan PT Pos.
ErickaEricka19 Juni 2025 Nasional
Program Keluarga Harapan (PKH)
Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan telah berhasil menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 580.798 keluarga penerima manfaat (KPM) dari total 1,3 juta kasus gagal salur. Hal ini disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Gedung Kemensos Salemba, Jakarta, pada Kamis (19/6/2025).

Menurutnya, masih terdapat 768.381 KPM yang belum menerima bantuan karena kendala pada pembukaan rekening dan validasi data. Rincian jumlah tersebut meliputi 751.067 KPM yang disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan 17.314 KPM melalui PT Pos Indonesia. Kegagalan penyaluran sebelumnya disebabkan oleh masalah teknis seperti rekening tidak aktif atau data tidak sinkron.

Mensos mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, bansos telah menjangkau 8.028.881 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) atau setara 80,3 persen dari target, serta 14.810.907 KPM program sembako atau 81 persen dari target. Namun, sebanyak 1.945.399 KPM PKH dan 2.723.515 KPM sembako masih dalam proses pembukaan rekening.

Selain itu, terdapat pula 25.720 KPM PKH dan 742.661 KPM sembako yang masih menjalani perbaikan data. Untuk mempercepat proses, Kemensos bekerja sama dengan Himbara dalam pencetakan kartu rekening kolektif, meski diakui proses ini memerlukan waktu.

Baca Juga:
  • Indonesia Borong Juara MTQ Internasional 2025 di Jakarta
  • Wartawan Dilarang Liput Dapur MBG, Rekaman Dipaksa Hapus
  • Joni Pemanjat Tiang Bendera Resmi Dilantik Jadi Bintara TNI AD
  • Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

“Pencetakan kartu memang tidak bisa instan, tetapi kami terus koordinasi agar bisa dipercepat,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Kemensos juga mengandalkan peran serta masyarakat dalam proses pemutakhiran data melalui fitur “Usul dan Sanggah” di aplikasi Cek Bansos. Fitur ini memberikan ruang bagi warga untuk mengusulkan nama baru atau menyanggah penerima bansos yang dinilai tidak layak.

Hingga pertengahan Juni, tercatat 363.472 usulan dan 2.829 sanggahan telah masuk ke sistem Kemensos. Data tersebut akan diverifikasi langsung di lapangan oleh operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) bersama aparat desa dan dinas sosial setempat.

Artikel Terkait:
  • Aceh Kerahkan 3.000 ASN Bantu Warga Terdampak Bencana
  • Basarnas Intensifkan Operasi SAR di Sibolga-Tapanuli Raya
  • Libur Isra Miraj dan Imlek, 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
  • Sultan Bojong Koneng Memimpin 113 Orang dalam Umrah

“Ini membantu kami melihat kondisi objektif di lapangan. Semakin banyak masyarakat terlibat, data bansos akan semakin akurat dan adil,” kata Mensos.

Dengan strategi tersebut, Kemensos menargetkan seluruh bansos dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan tidak ada KPM yang tertinggal akibat kendala administratif.

Jangan Lewatkan:
  • Wakil Ketua DPR Pastikan Gaji ke-13 ASN Tidak Dipangkas
  • Izin Perjalanan Dinas Luar Negeri Kini Wajib Persetujuan Presiden
  • Index Keterbukaan Badan Publik Kaltim Diatas Rata-rata Nasional
  • Empat Terpidana Korupsi Emas Antam Tak Bisa Diadili Dua Kali
Bansos 2025 Gagal Salur Kemensos Penyaluran Bansos PKH dan BPNT
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemendes Tegaskan Dana Desa Bisa Dipakai untuk Digitalisasi
Next Article BEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025

Informasi lainnya

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

6 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

27 April 2026

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bukan Sekadar Angka Kemiskinan

Editorial Udex Mundzir

Manfaat Ramadhan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir

Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi