Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenhut Berhasil Repatriasi Empat Orangutan Korban Perdagangan Ilegal ke Indonesia

Orangutan ditempatkan dalam kandang khusus yang sesuai dengan standar internasional dan didampingi oleh dokter hewan
Richard MundzirRichard Mundzir24 Desember 2025 Nasional
Raja Juli Antoni
Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan (Menhut) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia kembali mengambil langkah besar dalam konservasi satwa liar dengan berhasil merepatriasi empat orangutan yang sebelumnya menjadi korban perdagangan ilegal di Thailand. Keempat orangutan yang terdiri dari tiga individu Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan satu individu Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) ini kini telah tiba di Indonesia setelah melalui perjalanan panjang.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap masih berlanjutnya kejahatan jual beli satwa liar yang merusak ekosistem dan keberlanjutan spesies langka.

“Saya terpukul dan merasa sedih karena kejahatan jual beli satwa liar masih terus terjadi. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dan sinergi antar kementerian dan lembaga untuk menjaga perbatasan kita agar kejahatan ini tidak terulang,” ungkap Menhut.

Orangutan Tiba di Indonesia, Lanjutkan Proses Rehabilitasi

Keempat orangutan yang baru saja tiba di Indonesia pada Selasa (23/12/2025) pukul 17.30 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-867, diserahkan secara resmi oleh Pemerintah Thailand kepada Pemerintah Indonesia melalui KBRI Bangkok. Selama perjalanan, orangutan ditempatkan dalam kandang khusus yang sesuai dengan standar internasional dan didampingi oleh dokter hewan untuk memastikan kesehatan mereka tetap terpantau.

Baca Juga:
  • Pimpinan DPR Minta BPOM Awasi Program Makan Bergizi Gratis
  • Joni Pemanjat Tiang Bendera Resmi Dilantik Jadi Bintara TNI AD
  • Penangkapan Pelaku Yang Menjual Air Gun Glock 17 ke ‘Wakil Nabi’ Mustopa di Lampung oleh Polda Metro Jaya
  • BMKG Imbau Pemudik Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran

Keempat individu orangutan tersebut disita oleh otoritas Thailand pada Januari dan Mei 2025 dalam operasi yang menggagalkan perdagangan satwa liar ilegal. Setelah disita, orangutan tersebut dirawat di Khao Pratubchang Wildlife Rescue Centre di Provinsi Ratchaburi, Thailand.

Setelah tiba di Indonesia, orangutan akan menjalani perawatan di Pusat Rehabilitasi Sumatran Rescue Alliance (SRA) yang terletak di Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Rencananya, orangutan ini akan kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di hutan Sumatera setelah proses rehabilitasi yang sesuai.

Komitmen Pemerintah Indonesia dalam Konservasi Satwa Liar

Menhut Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa repatriasi ini merupakan bukti komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi dan melestarikan satwa liar yang dilindungi, terutama orangutan yang kini statusnya semakin terancam. Menhut juga menyoroti kondisi hutan Sumatera yang masih menghadapi berbagai tekanan, baik dari bencana alam maupun deforestasi.

Artikel Terkait:
  • Perlu Sinergi Pemerintah dan Ulama, MUI Gelar Mukernas IV
  • Tarian Kolosal 100 Bantengan di Majafest 2023, Kental Nuansa Majapahit
  • Polri Ultimatum Dito Mahendra: Kami Tunggu di Bareskrim!
  • Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

“Kesedihan kedua adalah kondisi hutan Sumatera yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana dan tekanan lainnya. Repatriasi ini menjadi pengingat bagi Kemenhut untuk melakukan evaluasi komprehensif dan memastikan hutan dapat dijaga sebaik-baiknya, sehingga orangutan dapat tetap hidup aman di habitat alaminya,” ujar Menhut.

Dukungan Dunia Usaha untuk Konservasi

Proses repatriasi ini juga menunjukkan peran aktif dunia usaha, di mana Garuda Indonesia Airlines turut serta dalam memfasilitasi perjalanan orangutan dengan menyediakan penerbangan khusus untuk memastikan keselamatan satwa tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.

Dengan kembalinya empat individu orangutan tersebut ke Indonesia, pemerintah berharap dapat melakukan rehabilitasi secepat mungkin agar orangutan tersebut dapat kembali ke alam liar di hutan Sumatera, tempat yang merupakan rumah alami mereka. Proses ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap konservasi satwa liar dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Dorong Pendakwah untuk Aktif Mendorong Warga Lunasi Jamaah Haji
  • Debat Iran Digelar di Samarinda, Publik Ramai
  • Bahas Arahan Prabowo, TNI Gelar Rapat Pimpinan di Mabes TNI
  • Mengharukan, Jamaah Difabel Netra Jual Tanah Demi Haji
Hutan Sumatera Kemenhut Konservasi Satwa Liar Perdagangan Ilegal Satwa Liar Repatriasi Orangutan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSerakah-nomics, Presiden Prabowo Serahkan Hasil Sitaan Rp6,6 Triliun dan 4 Juta Hektar Lahan
Next Article Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Islami Ericka

Maulid Nabi dan Pemberian Sosial, Menghidupkan Semangat Kepedulian

Islami Alfi Salamah

Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan

Bisnis Udex Mundzir

Senyum di Tengah Derita

Islami Alfi Salamah

Hati-Hati Pilih Jurusan Kuliah, Ini 10 Paling Berisiko

Daily Tips Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Alfi Salamah15 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi