Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenhut Berhasil Repatriasi Empat Orangutan Korban Perdagangan Ilegal ke Indonesia

Orangutan ditempatkan dalam kandang khusus yang sesuai dengan standar internasional dan didampingi oleh dokter hewan
Alfi SalamahAlfi Salamah24 Desember 2025 Nasional
Raja Juli Antoni
Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan (Menhut) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia kembali mengambil langkah besar dalam konservasi satwa liar dengan berhasil merepatriasi empat orangutan yang sebelumnya menjadi korban perdagangan ilegal di Thailand. Keempat orangutan yang terdiri dari tiga individu Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan satu individu Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) ini kini telah tiba di Indonesia setelah melalui perjalanan panjang.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap masih berlanjutnya kejahatan jual beli satwa liar yang merusak ekosistem dan keberlanjutan spesies langka.

“Saya terpukul dan merasa sedih karena kejahatan jual beli satwa liar masih terus terjadi. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dan sinergi antar kementerian dan lembaga untuk menjaga perbatasan kita agar kejahatan ini tidak terulang,” ungkap Menhut.

Orangutan Tiba di Indonesia, Lanjutkan Proses Rehabilitasi

Keempat orangutan yang baru saja tiba di Indonesia pada Selasa (23/12/2025) pukul 17.30 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-867, diserahkan secara resmi oleh Pemerintah Thailand kepada Pemerintah Indonesia melalui KBRI Bangkok. Selama perjalanan, orangutan ditempatkan dalam kandang khusus yang sesuai dengan standar internasional dan didampingi oleh dokter hewan untuk memastikan kesehatan mereka tetap terpantau.

Baca Juga:
  • Rakyat Kesulitan LPG 3 Kg, Polri Turun Langsung Cek Ketersediaan
  • Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini
  • Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali
  • Dorong Pendakwah untuk Aktif Mendorong Warga Lunasi Jamaah Haji

Keempat individu orangutan tersebut disita oleh otoritas Thailand pada Januari dan Mei 2025 dalam operasi yang menggagalkan perdagangan satwa liar ilegal. Setelah disita, orangutan tersebut dirawat di Khao Pratubchang Wildlife Rescue Centre di Provinsi Ratchaburi, Thailand.

Setelah tiba di Indonesia, orangutan akan menjalani perawatan di Pusat Rehabilitasi Sumatran Rescue Alliance (SRA) yang terletak di Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Rencananya, orangutan ini akan kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di hutan Sumatera setelah proses rehabilitasi yang sesuai.

Komitmen Pemerintah Indonesia dalam Konservasi Satwa Liar

Menhut Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa repatriasi ini merupakan bukti komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi dan melestarikan satwa liar yang dilindungi, terutama orangutan yang kini statusnya semakin terancam. Menhut juga menyoroti kondisi hutan Sumatera yang masih menghadapi berbagai tekanan, baik dari bencana alam maupun deforestasi.

Artikel Terkait:
  • Atasi Defisit Beras, Pemerintah Impor 3 Juta Ton Beras
  • BAZNAS Tegas: Zakat Tak Sentuh Program MBG
  • Mengharukan, Jamaah Difabel Netra Jual Tanah Demi Haji
  • Jadi Staf Ahli Gubernur Jabar, Susi Pudjiastuti Tolak Digaji

“Kesedihan kedua adalah kondisi hutan Sumatera yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana dan tekanan lainnya. Repatriasi ini menjadi pengingat bagi Kemenhut untuk melakukan evaluasi komprehensif dan memastikan hutan dapat dijaga sebaik-baiknya, sehingga orangutan dapat tetap hidup aman di habitat alaminya,” ujar Menhut.

Dukungan Dunia Usaha untuk Konservasi

Proses repatriasi ini juga menunjukkan peran aktif dunia usaha, di mana Garuda Indonesia Airlines turut serta dalam memfasilitasi perjalanan orangutan dengan menyediakan penerbangan khusus untuk memastikan keselamatan satwa tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.

Dengan kembalinya empat individu orangutan tersebut ke Indonesia, pemerintah berharap dapat melakukan rehabilitasi secepat mungkin agar orangutan tersebut dapat kembali ke alam liar di hutan Sumatera, tempat yang merupakan rumah alami mereka. Proses ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap konservasi satwa liar dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Diatas Kapal Pinisi, Jokowi dan Pemimpin ASEAN Menikmati Senja di Labuan Bajo
  • Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI
  • Jadwal Penerbangan Surabaya-Bawean 2024 dan Harga Tiketnya
  • Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami
Hutan Sumatera Kemenhut Konservasi Satwa Liar Perdagangan Ilegal Satwa Liar Repatriasi Orangutan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSerakah-nomics, Presiden Prabowo Serahkan Hasil Sitaan Rp6,6 Triliun dan 4 Juta Hektar Lahan
Next Article Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000

Informasi lainnya

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

18 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

15 April 2026

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir

Menjelajahi Dunia Cookies yang Tak Bisa Ditolak

Food Alfi Salamah

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir

6 Alasan Mengapa Suami Harus Memeluk Istri Setiap Hari

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi