Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Anne Avantie, Dari Dua Mesin Jahit ke Panggung Dunia

Ketika dijahit dengan hati, karya kecil kita bisa menyentuh jutaan langkah.
Alfi SalamahAlfi Salamah30 Oktober 2025 Biografi
Anne Avantie
Anne Avantie, Perancang busana dan pelopor kebaya kontemporer berkebangsaan Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jejak awal perjalanan kreatif Anne Avantie dimulai sejak ia masih anak-anak di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Lahir di Semarang pada 20 Mei 1955.

Ia adalah anak tertua dari tiga bersaudara, mewarisi darah seni dari ibunya, Amie Indriati, yang kemudian mewariskannya kepada anak perempuan satu‑satunya, Intan Avantie, sehingga terbentuklah tiga generasi kreatif dalam satu keluarga.

Sejak kecil Anne kerap membuat kostum panggung untuk grup tari maupun vokal di sekolah hingga acara hiburan di Solo. Namun, ia hanya menempuh pendidikan hingga jenjang SMP tanpa melanjutkan ke SMA atau perguruan tinggi.

Pada tahun 1989, Anne memulai usaha sebagai perancang busana dari sebuah rumah kontrakan dengan modal dua mesin jahit, diberi nama “Griya Busana Permatasari”.

Anne memilih fokus ke kebaya kontemporer menggabungkan unsur tradisional dengan sentuhan modern dan identik dengan taburan manik‑manik sebagai ciri khas rancangannya.

Prestasi Anne kemudian meroket, rancangan kebayanya dikenal hingga skala internasional dan sering dikenakan oleh selebriti Indonesia hingga kontestan ratu kecantikan dunia.

Baca Juga:
  • Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara
  • Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman
  • Mar’ie Muhammad: Pejuang Integritas dan Kesederhanaan
  • Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

Di sisi lain, Anne juga menekankan nilai sosial dan kemanusiaan. Ia mendirikan Yayasan Wisma Kasih Bunda pada sekitar tahun 2000 untuk membantu anak‑anak dengan kondisi medis darurat seperti hidrosefalus, labiopalatoschisis, tumor, dan lain‑lain.

Latar Belakang & Keluarga

Anne lahir di Semarang dan kemudian masa kecilnya banyak dihabiskan di Solo, Jawa Tengah. Orang tuanya menjalankan usaha kecil: ayahnya memiliki usaha variasi mobil, ibunya salon kecantikan.

Ia kemudian menikah dengan Yoseph Henry Susilo, dan dikaruniai tiga anak yaitu Intan Avantie, Ernest Christoga Susilo, dan Ian Tadio Christoga Susilo.

Antara Anne dan anak perempuannya, Intan, terbentuk kesinambungan kreatif yang kuatmereka dikenal sebagai generasi penerus kebaya di Indonesia.

Karier dan Karya

Karier Anne tidaklah mulus, ia memulai dari nol, menghadapi tantangan seperti keterbatasan pendidikan formal dan bahkan diskriminasi etnis pada masa krisis.

Artikel Terkait:
  • Valentina Vassilyeva: Ibu dengan Anak Terbanyak dalam Sejarah
  • Imaduddin Zanki: Pahlawan yang Mengubah Arah Sejarah Dunia Islam
  • Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania
  • Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital

Namun ia memilih bangkit. Ia memfokuskan diri pada kebaya kontemporer sebagai ceruk yang membedakan dirinya. Desain‑desainnya memadukan bordir, sulam, manik‑manik, dan unsur batik dalam bentuk yang modern namun tetap memuliakan warisan tradisi.
Ruang Penggerak

Pada tahun 2010, tercatat Anne sudah memiliki dua butik di Jakarta (Mall Kelapa Gading dan Grand Indonesia) serta sebuah toko “Pendopo” yang mendukung produk‑UKM Indonesia. Beberapa penghargaan juga pernah diraihnya, seperti Kartini Award dan penghargaan “Woman Able”.

Aktivitas Sosial

Anne memerankan peran yang lebih luas daripada sekadar perancang busana. Melalui yayasannya, ia memberikan bantuan medis gratis dan pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat.

Ia pernah berkata: “Semua kesempatan itu selalu emas”. Pesannya, jangan sibuk mendengar suara yang menjatuhkan, tetapi fokus pada tujuan dan keberanian untuk menciptakan branding diri sendiri.

Warisan & Relevansi

Anne Avantie telah menunjukkan bahwa keterbatasan formal (misalnya ijazah SMP) tidak menghalangi seseorang untuk berkarya besar. Dengan kerja keras, kreativitas, dan kepekaan sosial, ia membuat kebaya menjadi bagian dari identitas mode Indonesia di panggung global. Karyanya juga menginspirasi banyak desainer muda dan menyemai kebanggaan pada warisan tradisional.

Jangan Lewatkan:
  • Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil
  • Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers
  • Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

Anne Avantie adalah sosok yang memperlihatkan bahwa mode bukan sekadar estetika, namun juga medium untuk keberanian, pengabdian, dan transformasi sosial. Semoga kisahnya memberi inspirasi bagi siapa saja yang ingin menjahit mimpi menjadi karya nyata.

Biografi Anne Avantie Desainer Kebaya Indonesia Industri Kreatif Indonesia Inspirasi Fesyen Indonesia Mode Kontemporer Kebaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleChef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia
Next Article Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital

Informasi lainnya

Imaduddin Zanki: Pahlawan yang Mengubah Arah Sejarah Dunia Islam

26 Desember 2025

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

26 Desember 2025

Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

30 Oktober 2025

Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital

30 Oktober 2025

Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

30 Oktober 2025

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

30 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Dida Nurhayati: Membangun Pramuka Cisayong yang Berprestasi

Profil Silva

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Sabar dan Doa: Kunci Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik

Islami Assyifa

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka

Dari Dapur ke Ruang Strategis

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi