Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 15 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Perubahan besar sering dimulai dari keberanian satu suara kecil yang menulis kebenaran.
Alfi SalamahAlfi Salamah30 Oktober 2025 Biografi
Roehana Koeddoes
Roehana Koeddoes (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pelopor emansipasi ini bukan hanya menulis sejarah, tapi juga menciptakannya. Roehana Koeddoes, atau Ruhana Kudus, adalah perempuan luar biasa yang membuka jalan bagi jurnalis perempuan Indonesia. Melalui surat kabar yang ia dirikan dan sekolah-sekolah yang ia bangun, Roehana membuktikan bahwa pena seorang perempuan mampu menggugah kesadaran dan mengubah nasib bangsa.

Pada tahun 1912, Roehana mendirikan Soenting Melajoe, surat kabar pertama yang ditulis oleh dan untuk perempuan. Ini adalah terobosan besar pada masa itu, ketika suara perempuan masih dianggap bisu dalam ruang publik. Bahkan sebelum Indonesia merdeka, Roehana sudah menyadari pentingnya pendidikan dan literasi untuk memberdayakan kaum perempuan.

“Perempuan itu harus tahu menulis, membaca, dan berpikir merdeka. Hanya dengan itu ia bisa berdiri sejajar,” tulis Roehana dalam salah satu artikelnya.

Baca Juga:
  • Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman
  • Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil
  • Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara
  • Valentina Vassilyeva: Ibu dengan Anak Terbanyak dalam Sejarah

Satu tahun sebelumnya, pada 1911, ia telah memulai misinya lewat pendirian sekolah non-formal Keradjinan Amai Setia. Di sana, para perempuan tidak hanya belajar menjahit atau merenda, tapi juga membaca, menulis, dan memahami hak-haknya. Sekolah itu menjadi ruang aman dan progresif bagi perempuan Minangkabau, sekaligus menandai awal perjuangan Roehana dalam pendidikan alternatif.

Selain Soenting Melajoe, Roehana juga menulis di berbagai surat kabar seperti Fajar Asia dan Poetri Hindia. Tulisan-tulisannya tajam, memotivasi, dan mencerminkan kekuatan intelektual seorang perempuan yang hidup di zaman kolonial. Ia menjalin korespondensi erat dengan R. A. Kartini, menunjukkan kedekatan dan kesamaan visi dalam memperjuangkan nasib kaum perempuan.

Roehana juga memiliki darah perjuangan dari keluarganya. Ia adalah sepupu dari Agus Salim, tokoh pergerakan nasional dan diplomat Indonesia. Koneksi ini memperkaya perspektif Roehana tentang nasionalisme dan hak asasi, yang kemudian ia wujudkan dalam kerja-kerja nyata.

Artikel Terkait:
  • Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan
  • Imaduddin Zanki: Pahlawan yang Mengubah Arah Sejarah Dunia Islam
  • Anne Avantie, Dari Dua Mesin Jahit ke Panggung Dunia
  • Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

Atas kontribusinya, Roehana Koeddoes dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI pada 6 November 2019. Gelar ini tidak hanya menegaskan jasa-jasanya dalam bidang jurnalistik dan pendidikan, tapi juga menegaskan bahwa perjuangan perempuan harus selalu dicatat dalam sejarah bangsa.

Roehana Koeddoes adalah contoh nyata bahwa perubahan tidak selalu harus datang dari medan perang. Terkadang, perubahan besar datang dari sebuah meja tulis, setumpuk kertas, dan semangat tak tergoyahkan.

Jangan Lewatkan:
  • Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania
  • Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital
  • Mar’ie Muhammad: Pejuang Integritas dan Kesederhanaan
Emansipasi Perempuan Jurnalis Indonesia Pahlawan Nasional Roehana Koeddoes Sejarah Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil
Next Article Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

Informasi lainnya

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

30 Januari 2026

Mas Isman, Komandan Rakyat Muda

29 Januari 2026

S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka

28 Januari 2026

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

27 Januari 2026

Sarwo Edhie Wibowo, Prajurit dalam Badai Sejarah

4 Januari 2026

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Kisah Inspiratif Pria 39 Tahun Mengabdi di Pabrik Kiswah Ka’bah

Islami Alfi Salamah

THR 2025 Cair Lebih Cepat, Siapkan Rencana Anda!

Bisnis Assyifa

Kyoto Kerek Tarif Wisata Demi Selamatkan Warisan Budaya

Travel Alfi Salamah

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

Profil Alfi Salamah

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi