Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Relevansi Isu Ijazah Jokowi di Tengah Pengaruhnya yang Masih Kuat

Kritik berlanjut meski masa jabatan usai, diduga karena peran politiknya belum selesai.
ErickaEricka30 April 2025 Hukum
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (tengah) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menggema di ruang publik meskipun ia telah menanggalkan jabatannya.

Tuduhan mengenai keaslian ijazah sekolah hingga perguruan tinggi yang digunakan saat mencalonkan diri sebagai presiden kembali mencuat, bahkan memunculkan gugatan hukum baru.

Meski tak lagi memegang kekuasaan formal, pengaruh politik Jokowi diyakini masih kuat dan menjadi latar ketegangan isu ini.

Jokowi akhirnya mengambil langkah hukum dengan melaporkan lima orang ke Polda Metro Jaya pada Rabu (30/4/2025). Langkah tersebut diambil karena tuduhan-tuduhan lama terus diangkat kembali, termasuk oleh aktivis hingga pengacara yang menyangsikan keabsahan dokumen akademik Jokowi.

“Masalah ini sebenarnya sudah lama, saya kira akan berhenti setelah saya tidak menjabat, tapi ternyata tidak,” kata Jokowi di hadapan wartawan.

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyebut tuduhan tersebut adalah fitnah berat yang mencemarkan nama baik dan martabat Jokowi serta keluarganya.

“Ini juga merusak citra rakyat Indonesia yang telah memilih beliau sebagai presiden,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Kericuhan di Rapat RUU TNI, Polisi Terima Laporan Sekuriti
  • Komisi III DPR RI: Jangan Politisasi Kasus Hasto Kristiyanto
  • Polri Siap Sesuaikan Penegakan UU ITE Setelah Putusan MK
  • Hakim Kasus Tom Lembong Diganti Usai Terjerat Suap

Kasus ini bukan kali pertama muncul. Sejak 2019, isu ijazah palsu kerap menjadi bahan gugatan, baik melalui media sosial maupun pengadilan.

Tokoh seperti Bambang Tri Mulyono dan Eggi Sudjana pernah menggugat keabsahan ijazah Jokowi, namun kandas karena kurang bukti.

Bahkan Universitas Gadjah Mada, tempat Jokowi menempuh pendidikan, telah berkali-kali memberi klarifikasi dan menunjukkan catatan akademik yang lengkap.

Namun isu ini kembali hangat, terutama di tengah kabar bahwa beberapa menteri pemerintahan baru kerap mengunjungi Jokowi di Solo.

Pengamat dari BRIN, Devi Darmawan, menilai perpanjangan isu ini lebih banyak bermuatan politik ketimbang substansi hukum.

“Meskipun Jokowi sudah tidak menjabat, pengaruhnya masih besar, dan ini bisa menjadi sumber ketidakpuasan bagi pihak tertentu,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • KPK Libatkan Kejagung Selidiki Kasus Digitalisasi Nadiem
  • Pernyataan Hasan Nasbi Tuai Kecaman, Pemerintah Dinilai Remehkan Teror ke Jurnalis
  • Ojol Tewas Terlindas Rantis, Kompolnas Jamin Kawal Proses Hukum
  • KUHAP Baru Atur Ketat Penyitaan hingga Penahanan

Devi menambahkan, ijazah bukan satu-satunya syarat substantif menjadi presiden. Bahkan jika tuduhan itu benar, tidak serta-merta membatalkan legitimasi dua kali kemenangan Jokowi dalam pemilu.

“Yang paling penting adalah suara rakyat dan legalitas dari proses politiknya,” katanya.

UGM sendiri telah menjelaskan detail terkait nomor ijazah, penggunaan font yang dipertanyakan, hingga soal foto Jokowi yang menggunakan kacamata.

Penjelasan tersebut seharusnya cukup menjernihkan, namun sebagian pihak tetap meragukan karena dokumen asli belum ditunjukkan ke publik secara terbuka.

Jokowi sempat menunjukkan ijazahnya secara terbatas kepada wartawan, namun melarang dokumentasi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berkewajiban menunjukkannya kepada kelompok manapun yang tidak memiliki dasar hukum.

Jangan Lewatkan:
  • 212 Merek Beras Premium Tak Sesuai Aturan, Terancam Dihukum
  • Aset Benny Tjokrosaputro di Deli Serdang Disita
  • Jaksa Menyapa: Informasi Penerimaan CPNS dan PPPK Kejaksaan RI 2023
  • KPK Selidiki Perancang SK Kuota Haji yang Rugikan Negara Rp1 Triliun

Hukum dan Kepemimpinan Isu Ijazah Palsu Jokowi Politik Indonesia Relevansi Politik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePolri Siap Sesuaikan Penegakan UU ITE Setelah Putusan MK
Next Article Dedi Mulyadi Wacanakan Vasektomi Jadi Syarat Bansos

Informasi lainnya

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Bareskrim Bongkar Ragam Modus Haji Ilegal Meresahkan

19 April 2026

Fakta Sebenernya, Inflasi Pejabat

12 April 2026
Paling Sering Dibaca

Lindungi Uangmu, Cerdas Finansial dengan PeKA

Daily Tips Ericka

Hukum Membaca Surah Pendek dalam Shalat Khafifatain

Islami Ericka

TikTok & Konten Viral

Perspektif Alfi Salamah

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Keutamaan Puasa Arafah, Ampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi