Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Relevansi Isu Ijazah Jokowi di Tengah Pengaruhnya yang Masih Kuat

Kritik berlanjut meski masa jabatan usai, diduga karena peran politiknya belum selesai.
ErickaEricka30 April 2025 Hukum
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (tengah) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menggema di ruang publik meskipun ia telah menanggalkan jabatannya.

Tuduhan mengenai keaslian ijazah sekolah hingga perguruan tinggi yang digunakan saat mencalonkan diri sebagai presiden kembali mencuat, bahkan memunculkan gugatan hukum baru.

Meski tak lagi memegang kekuasaan formal, pengaruh politik Jokowi diyakini masih kuat dan menjadi latar ketegangan isu ini.

Jokowi akhirnya mengambil langkah hukum dengan melaporkan lima orang ke Polda Metro Jaya pada Rabu (30/4/2025). Langkah tersebut diambil karena tuduhan-tuduhan lama terus diangkat kembali, termasuk oleh aktivis hingga pengacara yang menyangsikan keabsahan dokumen akademik Jokowi.

“Masalah ini sebenarnya sudah lama, saya kira akan berhenti setelah saya tidak menjabat, tapi ternyata tidak,” kata Jokowi di hadapan wartawan.

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyebut tuduhan tersebut adalah fitnah berat yang mencemarkan nama baik dan martabat Jokowi serta keluarganya.

“Ini juga merusak citra rakyat Indonesia yang telah memilih beliau sebagai presiden,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Prabowo Terbitkan Perpres tentang DPN, Berikut Tugas dan Fungsinya
  • MK: Pemerintah Tak Bisa Ajukan Gugatan Pencemaran Nama Baik UU ITE
  • RUU Perampasan Aset Tunggu Sikap Politik Parpol di DPR
  • Sidang Mediasi Ijazah Jokowi Kembali Deadlock di PN Solo

Kasus ini bukan kali pertama muncul. Sejak 2019, isu ijazah palsu kerap menjadi bahan gugatan, baik melalui media sosial maupun pengadilan.

Tokoh seperti Bambang Tri Mulyono dan Eggi Sudjana pernah menggugat keabsahan ijazah Jokowi, namun kandas karena kurang bukti.

Bahkan Universitas Gadjah Mada, tempat Jokowi menempuh pendidikan, telah berkali-kali memberi klarifikasi dan menunjukkan catatan akademik yang lengkap.

Namun isu ini kembali hangat, terutama di tengah kabar bahwa beberapa menteri pemerintahan baru kerap mengunjungi Jokowi di Solo.

Pengamat dari BRIN, Devi Darmawan, menilai perpanjangan isu ini lebih banyak bermuatan politik ketimbang substansi hukum.

“Meskipun Jokowi sudah tidak menjabat, pengaruhnya masih besar, dan ini bisa menjadi sumber ketidakpuasan bagi pihak tertentu,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Polri Jadwal Ulang Gelar Perkara Khusus Ijazah Jokowi ke 9 Juli
  • PPATK Bekukan 10 Juta Rekening Bansos Terkait Judi Online
  • Tiga Hakim Jadi Tersangka, Suap Vonis Ekspor CPO Terus Bergulir
  • PBNU Desak KPK Umumkan Tersangka Kasus Kuota Haji

Devi menambahkan, ijazah bukan satu-satunya syarat substantif menjadi presiden. Bahkan jika tuduhan itu benar, tidak serta-merta membatalkan legitimasi dua kali kemenangan Jokowi dalam pemilu.

“Yang paling penting adalah suara rakyat dan legalitas dari proses politiknya,” katanya.

UGM sendiri telah menjelaskan detail terkait nomor ijazah, penggunaan font yang dipertanyakan, hingga soal foto Jokowi yang menggunakan kacamata.

Penjelasan tersebut seharusnya cukup menjernihkan, namun sebagian pihak tetap meragukan karena dokumen asli belum ditunjukkan ke publik secara terbuka.

Jokowi sempat menunjukkan ijazahnya secara terbatas kepada wartawan, namun melarang dokumentasi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berkewajiban menunjukkannya kepada kelompok manapun yang tidak memiliki dasar hukum.

Jangan Lewatkan:
  • Uang Tunai USD1,6 Juta Disita KPK dalam Kasus Kuota Haji
  • Komnas HAM: 113 Peristiwa Pelanggaran HAM Terjadi di Papua Sepanjang 2024
  • KPK Minta PBNU Bersabar Soal Tersangka Kasus Kuota Haji
  • Warga Solo Gugat Jokowi dan Ma’ruf Amin Terkait Mobil Esemka

Hukum dan Kepemimpinan Isu Ijazah Palsu Jokowi Politik Indonesia Relevansi Politik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePolri Siap Sesuaikan Penegakan UU ITE Setelah Putusan MK
Next Article Dedi Mulyadi Wacanakan Vasektomi Jadi Syarat Bansos

Informasi lainnya

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

2 November 2026

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

27 Oktober 2026

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Garuda Diselamatkan, Tapi Sampai Kapan?

Editorial Udex Mundzir

Memahami Etika Tak Tertulis di Masyarakat

Daily Tips Alfi Salamah

1 Agustus, Hari Scarf Pramuka Se-Dunia: Ayo Tunjukkan Scarf-mu

Daily Tips Lina Marlina

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Menulis dari Negara yang Terlambat Sadar

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi