Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Ketika ketekunan bertemu keberanian mencoba, hasilnya bukan sekadar gelar—melainkan bukti bahwa vokasi bisa melahirkan profesional sejati.
Adit MusthofaAdit Musthofa29 Oktober 2025 Profil
Ai Sri Mulyani, Lulusan Terbaik Program Komputerisasi Akuntansi Politeknik Triguna Tasikmalaya, meraih IPK 3,85 dengan predikat Dengan Pujian pada Wisuda ke-XVI tahun 2025.
Ai Sri Mulyani, Lulusan Terbaik Program Komputerisasi Akuntansi Politeknik Triguna Tasikmalaya, meraih IPK 3,85 dengan predikat Dengan Pujian pada Wisuda ke-XVI tahun 2025.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Wisuda ke-XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya menjadi terasa lengkap dengan hadirnya Ai Sri Mulyani, sebagai Lulusan Terbaik Program Komputerisasi Akuntansi. 

Putri asal Salawu ini menutup studi dengan IPK 3,85 (Dengan Pujian)—buah dari disiplin belajar yang tenang, lingkungan kampus yang suportif, dan kemauan untuk terus mencoba meski situasi tidak selalu ideal.

Pilihan studi bukan kebetulan. Komputerisasi Akuntansi mempertemukan ketelitian angka dengan logika sistem; dua hal yang sejak awal menarik minat Ai. 

Satu momen kampus yang ia kenang adalah atmosfer “saling dorong” antar teman dan dosen: ruang belajar yang tak membiarkan mahasiswanya nyaman berlama-lama dalam zona aman. “Lingkungan kampus dan magang mendukung banget. Dikasih kesempatan dan arahan yang baik, hasilnya juga alhamdulillah baik,” tuturnya.

Titik kulminasi capaian akademiknya tercermin pada Tugas Akhir berjudul “Sistem Monitoring Kolektibilitas Kredit di UPK DAPM Kecamatan Salawu.” 

Ai membangun aplikasi untuk mengefisienkan penagihan dan memantau nasabah agar penunggak tidak menumpuk serta perputaran dana di lembaga berjalan lancar. 

Baca Juga:
  • Phil Knight dan Nike
  • Mas Isman, Komandan Rakyat Muda
  • Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang
  • Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

Ia menggarapnya dengan Microsoft C# (.NET Framework) dan Microsoft Access sebagai basis data—pilihan yang realistis untuk kebutuhan operasional harian di unit layanan kredit tingkat kecamatan.

Dari sisi manfaat, sistem yang ia rancang menutup celah yang sering terjadi pada pengelolaan kredit skala kecil: data yang tercecer, pemantauan yang reaktif, dan tindak lanjut yang terlambat. 

Dengan dashboard sederhana, petugas bisa melihat status kolektibilitas tiap nasabah, membuat prioritas kunjungan, serta mendokumentasikan tindak lanjut. Dampak yang diincar: waktu penagihan lebih singkat, akurasi catatan meningkat, dan keputusan lebih cepat.

Perjalanannya tidak tanpa hambatan. Di tengah penyusunan TA, dosen pembimbing sempat sakit sehingga bimbingan tidak bisa berjalan rutin. Ai memilih memusatkan bimbingan pada satu pembimbing agar pekerjaan tetap bergerak. 

“Dengan begitu, waktu pengerjaan TA tetap relatif singkat,” ujarnya. Sikap adaptif ini—memetakan kendala lalu menyederhanakan jalur—menjadi pola pikir yang terus ia bawa.

Sesudah sidang, jalan Ai berlanjut cepat. Sekitar dua minggu pasca-ujian, ia diterima bekerja sebagai admin di sebuah perusahaan kayu. Pilihan ini bukan “menyimpang” dari akuntansi, melainkan jembatan mengasah ketertiban data, ketelitian dokumen, dan disiplin proses—komponen penting sebelum melangkah ke tanggung jawab yang lebih besar. 

Artikel Terkait:
  • Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua
  • Tidur Nanti Saja
  • Jejak Muda, Prestasi Nyata
  • AHY Raih Wisudawan Terbaik Unair dengan IPK 3.94

Di sela kesibukan kerja, Ai menatap rencana melanjutkan S1 ketika waktu dan rezeki memungkinkan: belajar sambil bekerja sebagai pola naik kelas yang realistis.

Di balik rapihnya angka, Ai menyimpan modal komunikasi yang tumbuh dari kebiasaan tampil—membaca puisi, berpidato—sejak sekolah. Keterampilan berbicara dan menyusun pikiran membuat presentasi TA, koordinasi tim, hingga interaksi kerja terasa lebih mulus. “Pokoknya ketika menghadapi sesuatu jangan menyerah,” ucapnya. 

“Ada satu kata yang selalu saya pegang: Apa pun yang terjadi, itulah yang terbaik menurut takdir,” lanjutnya.

Pesan untuk adik tingkat terdengar sederhana, tapi tajam: jaga konsistensi belajar, pelajari ulang materi setelah kelas, berani membangun solusi nyata (bukan sekadar laporan), dan rawat komunikasi sebagai pembeda. 

Di situ, Ai Sri Mulyani menunjukkan bahwa keunggulan vokasi lahir dari gabungan keterampilan teknis yang relevan, sikap kerja yang tangguh, dan kemampuan menjelaskan gagasan dengan terang.

Jangan Lewatkan:
  • Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel
  • Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru
  • Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara
  • Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Akuntansi Digital Inovasi Teknologi Lulusan Terbaik Pendidikan vokasi Politeknik Triguna Tasikmalaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleYusril: Sastra Gunung Bintan Wadah Diplomasi Budaya
Next Article Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara, Tak Terbukti TPPU

Informasi lainnya

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

27 April 2026

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Dalam Diam, Tumbuh Arah

21 April 2026

Jejak Muda, Prestasi Nyata

21 April 2026

Dari Dapur ke Ruang Strategis

21 April 2026

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

31 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Siswa SMA di Kebumen Patungan untuk Teman

Happy Assyifa

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

Refleksi Alfi Salamah

Menjaga Lisan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi