Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Efisiensi atau Salah Kelola?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Yusril: Sastra Gunung Bintan Wadah Diplomasi Budaya

Festival Sastra Internasional Gunung Bintan jadi panggung harmoni kata dan jembatan diplomasi budaya Melayu.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati29 Oktober 2025 Daerah
Yusril: Sastra Gunung Bintan Wadah Diplomasi Budaya
Yusril Ihza Mahendra saat membuka Festival Sastra Gunung Bintan 2025 di Tanjungpinang. (Foto: Antara)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tanjungpinang – Dalam suasana yang hangat di kaki Gunung Bintan, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra membuka Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) 2025, pada Selasa (28/10/2025) malam. 

Ia menegaskan bahwa sastra bukan hanya sekadar kumpulan kata indah, melainkan juga jembatan diplomasi budaya untuk memperkuat citra Indonesia di mata dunia sekaligus melestarikan warisan Melayu.

Menurut Yusril, festival ini menjadi simbol pertemuan antara kebebasan berekspresi dan nilai kemanusiaan. “Sastra adalah manifestasi tertinggi kebebasan manusia. Bahkan penderitaan pun bisa dijahit menjadi keindahan melalui puisi. Sastra memanusiakan manusia, dan sejalan dengan semangat membangun kesadaran hukum serta HAM di masyarakat,” ujarnya di hadapan para sastrawan dari berbagai negara.

Ia menambahkan, kehadiran para penulis dan penyair dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, hingga negara lain membuktikan bahwa Kepulauan Riau kini telah menjadi bagian dari jejaring sastra global.

Baca Juga:
  • Camat Cisayong Serukan Penguatan Karakter Bangsa di Peringatan Sumpah Pemuda
  • Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya
  • Muhaimin Soroti Pengaruh IKN pada Perekonomian Kota Balikpapan
  • Pemutihan Pajak Kendaraan Tasikmalaya, Buru Diskon Sebelum Akhir!

“Ini bukan sekadar festival, tapi panggung persaudaraan budaya. Kita generasi penerus yang wajib melanjutkan tradisi sastra Melayu,” tambahnya dengan nada optimistis.

Ketua Panitia FSIGB, Rida K. Liamsi, menjelaskan bahwa festival ini telah menjadi agenda tahunan sejak pertama kali digelar pada 2018.

“Gunung Bintan dipilih sebagai simbol karena menjadi saksi lahirnya banyak pujangga besar seperti Raja Ali Haji, Engku Muda Raja Ibrahim, hingga Sutardji Calzoum Bachri,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Pandeglang Awasi Ketat Kandungan GGL dalam Menu MBG Sekolah
  • Kabupaten Paser Memenangkan Gelar Juara Umum dalam Kaltim Festival 2023
  • BMKG Peringatan Hujan Petir Menghadang di Seluruh Kaltim
  • Kementerian Sosial Bantu Warga Purwakarta dengan Sembako dan Peralatan Sekolah

Rida menegaskan, semangat “takkan Melayu hilang di bumi” menjadi ruh dari penyelenggaraan FSIGB. Festival yang berlangsung pada 28–31 Oktober 2025 ini menghadirkan panggung baca puisi, seminar kesusastraan, serta bedah buku lintas negara.

Kehadiran Yusril dalam pembukaan festival menjadi penanda kuat bahwa sastra kini kembali menjadi bagian dari diplomasi kebudayaan Indonesia. Melalui bahasa, narasi, dan puisi, Gunung Bintan seolah menjadi mercusuar kecil yang menyalakan kembali semangat persaudaraan Nusantara.

Jangan Lewatkan:
  • APBD Kutim Turun Drastis, Pemkab Upayakan TPP ASN Tetap Aman
  • Evaluasi Lomba Gotong Royong Kaltim: Mengukir Kebersamaan Desa
  • Nakertrans Minta Perusahaan Laporkan Lowongan Pekerjaan di Penajam Paser Utara
  • Seno Aji Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis
Budaya Melayu Diplomasi Budaya Festival Sastra Kepulauan Riau Yusril Ihza Mahendra
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRisma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi
Next Article Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Informasi lainnya

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati

Yang Janji Prabowo, Rakyat yang Pusing

Perspektif Udex Mundzir

Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024

Editorial Udex Mundzir

Kosakata Hari yang Jarang Diketahui Masyarakat

Daily Tips Udex Mundzir

Gaya Politik Kekanak-Kanakan Ala RIDO

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa6 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi