Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

Irigasi putus diterjang longsor, warga swadaya merakit paralon darurat agar sawah tidak telanjur mengering.
Adit MusthofaAdit Musthofa10 April 2026 Daerah
Warga Citepus, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, bergotong royong membangun saluran irigasi darurat menggunakan pipa paralon dan penyangga bambu, Jumat (10/4/2026). Upaya swadaya ini terpaksa dilakukan untuk menyelamatkan area persawahan warga yang terancam mengering setelah saluran irigasi utama terputus diterjang longsor pada Minggu (5/4/2026) lalu.
Warga Citepus, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, bergotong royong membangun saluran irigasi darurat menggunakan pipa paralon dan penyangga bambu, Jumat (10/4/2026). Upaya swadaya ini terpaksa dilakukan untuk menyelamatkan area persawahan warga yang terancam mengering setelah saluran irigasi utama terputus diterjang longsor pada Minggu (5/4/2026) lalu.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Ketiadaan penanganan fisik yang cepat pasca-longsor memutus saluran irigasi pada Minggu (5/4/2026) lalu, memaksa warga di Dusun Citepus, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, bertindak mandiri. 

Demi menyelamatkan pasokan air ke persawahan, puluhan warga berinisiatif membangun saluran air darurat pada Jumat (10/4/2026).

Langkah ini diambil warga agar sawah mereka tidak terlanjur mengering selagi menunggu birokrasi perbaikan dari pemerintah daerah. 

Dalam pengerjaan darurat tersebut, warga merakit pipa paralon sepanjang 12 meter yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Santanamekar.

Secara bergotong royong, warga menebang dan mengangkut bambu dari kebun untuk dijadikan tiang penyangga agar paralon bisa membentang menyambung titik irigasi yang putus. 

Baca Juga:
  • Kantah Tasikmalaya Ungkap Penyebab Keterlambatan PTSL di Desa Santanamekar
  • 97 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, BMKG Imbau Warga Waspada Karhutla
  • PT ITCIKU Kembalikan 7.787 Hektar ke Pemerintah untuk Digunakan Warga Penajam
  • Faizal Berharap PT Kobexindo Cement Bangkitkan Kutim

Pemasangan instalasi sementara ini turut dipantau langsung oleh aparat kewilayahan Citepus, BPD, hingga pihak kepolisian setempat di lapangan.

RENTAN NAMUN VITAL — Beginilah wujud saluran irigasi sementara hasil gotong royong warga di Desa Santanamekar, Tasikmalaya, Jumat (10/4/2026). Mengandalkan paralon dan penyangga bambu, instalasi ini menjadi urat nadi penyelamat sawah warga pasca-longsor, meski sangat rawan ambruk jika kembali diguyur hujan deras.
RENTAN NAMUN VITAL — Beginilah wujud saluran irigasi sementara hasil gotong royong warga di Desa Santanamekar, Tasikmalaya, Jumat (10/4/2026). Mengandalkan paralon dan penyangga bambu, instalasi ini menjadi urat nadi penyelamat sawah warga pasca-longsor, meski sangat rawan ambruk jika kembali diguyur hujan deras.

“Yang penting air bisa mengalir dulu ke sawah. Tapi ini kan cuma pakai paralon dan ditopang bambu, jelas sifatnya sementara dan gampang rusak. Laporannya sudah sampai ke atas, jadi kami mohon pemerintah kabupaten segera turun bangun yang permanen,” harap Asep Wawan di sela-sela gotong royong.

Kemandirian warga Citepus mengatasi krisis air ini seharusnya menjadi teguran sekaligus desakan nyata bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya. 

Para petani di akar rumput telah melakukan upaya maksimal menyambung urat nadi pertanian mereka dengan sumber daya seadanya.

Namun, masyarakat menyadari bahwa konstruksi paralon dan penyangga bambu tersebut sangat rentan. Terjangan hujan deras yang sewaktu-waktu kembali mengguyur lereng Cisayong bisa dengan mudah merobohkan irigasi darurat tersebut.

Artikel Terkait:
  • Bantuan Mesin Kapal, Dorong Kemakmuran Nelayan Kukar
  • Hengky Wijaya: Bukan Dari Pihak Lain, Pencabutan Patok Batas Di Tahura Murni Dari BPKH
  • Polres Penajam Paser Utara Gelar Operasi Patuh 2023
  • Disbunak Paser Gelar Vaksinasi Rabies untuk 2.500 Hewan Peliharaan

Kini, warga menagih tanggung jawab dan kehadiran nyata Pemkab Tasikmalaya, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun dinas terkait. 

Administrasi pelaporan dari tingkat desa dan kecamatan sudah berjalan, sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menunda-nunda perbaikan.

Warga Citepus menuntut hak mereka atas fasilitas infrastruktur pertanian yang layak. Pemerintah daerah didesak untuk segera merealisasikan pembangunan irigasi secara permanen, dan tidak membiarkan warganya terus-menerus hidup dalam kecemasan mengandalkan saluran air darurat.

Jangan Lewatkan:
  • Seno Aji Pastikan Musyawarah Desa di Kaltim Rampung Akhir Mei
  • Giat Pemprov Kaltim Tarik Investasi Pasca Pembangunan IKN
  • 11 Serdik Sespimmen Angkatan 63 Belajar Art Policing di Mojokerto
  • Tol Jakarta-Tangerang KM25 Rampung Akhir 2025 Meski Tersendat Material

BPBD Kabupaten Tasikmalaya Desa Santanamekar Irigasi Pertanian Longsor Tasikmalaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta
Next Article Obsesi IQ yang Keliru Arah

Informasi lainnya

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Pajak dan Beban Kehidupan

Editorial Udex Mundzir

Childfree dalam Pandangan Islam

Islami Alfi Salamah

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Perspektif Alfi Salamah

Koperasi Rasa Franchise

Editorial Udex Mundzir

Memilih Menteri

Refleksi Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Manfaat Sehat Biji Selasih untuk Tubuh dan Kulit

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi