Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AI Geser Google, Facebook, dan iPhone dari Puncak Dominasi

Raksasa teknologi bersiap menghadapi senjakala dominasi karena hadirnya tren baru berbasis AI dan wearable.
ErickaEricka17 Mei 2025 Saintek
Peralihan teknologi dari Google dan Facebook ke AI
Ilustrasi Peralihan teknologi dari Google dan Facebook ke AI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Dunia teknologi berada di persimpangan jalan besar. Tiga raksasa digital—Google, Facebook, dan iPhone—yang selama dua dekade terakhir mendominasi kehidupan digital, kini menghadapi ancaman serius dari inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam persidangan antimonopoli di Amerika Serikat, para eksekutif dari Meta, Google, dan Apple mengakui penurunan signifikan dalam penggunaan produk dan layanan andalan mereka.

Eddy Cue, Wakil Presiden Senior Apple, mengungkapkan bahwa jumlah pencarian Google di perangkat Apple kini mulai menurun. Fenomena ini disebabkan pergeseran preferensi pengguna ke chatbot berbasis AI yang lebih cepat dan interaktif.

“Pengguna kini lebih memilih menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan daripada mengetik di mesin pencari,” jelas Cue.

Baca Juga:
  • Kemenkes Tegaskan ChatGPT Tak Bisa Gantikan Diagnosis Dokter
  • Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia

CEO Meta, Mark Zuckerberg, juga menyoroti penurunan aktivitas tradisional di Facebook. Ia mengungkapkan bahwa pengguna kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengirim pesan langsung dan menonton video pendek seperti Reels, menggantikan aktivitas menambahkan teman dan membagikan status.

“Orang-orang tidak lagi tertarik pada fitur sosial lama. Mereka lebih menyukai konten instan dan interaksi langsung,” ujar Zuckerberg dalam kesaksiannya.

Data dari Pew Research Center menunjukkan penggunaan Facebook oleh remaja Amerika Serikat turun drastis dari 71 persen pada 2014 menjadi hanya 32 persen pada 2023. Sementara platform lain seperti TikTok dan Instagram terus naik daun.

Artikel Terkait:
  • BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
  • Robot Humanoid Beratribut Polisi Hadir di Gladi HUT Bhayangkara
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • DeepSeek vs ChatGPT, Mana yang Lebih Unggul?

Di sisi lain, iPhone juga menghadapi tantangan relevansi. Apple kini mulai mengalihkan fokus pada teknologi wearable, terutama kacamata pintar berbasis AI. Perangkat ini dirancang untuk menggantikan smartphone dengan mengandalkan pengenalan suara, lingkungan sekitar, dan interaksi holografis.

Meta, Google, Samsung, hingga Amazon telah berinvestasi dalam pengembangan kacamata pintar dan perangkat wajah berbasis AI. Apple sendiri sudah meluncurkan Vision Pro, perangkat realitas campuran seharga US$3.500 yang menjadi cikal bakal era baru perangkat digital.

Dengan semua perubahan ini, pakar teknologi memprediksi bahwa masa depan digital tak lagi bergantung pada layar ponsel, tetapi pada perangkat yang menyatu dengan tubuh manusia—membuka lembaran baru dalam hubungan manusia dengan teknologi.

Jangan Lewatkan:
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • Ilmuwan Italia Berhasil Ubah Cahaya Menjadi Materi Padat
  • Pendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024
  • Resonansi Orbit dan Gerhana Total
Apple Vision Pro Google dan Facebook 2025 Kacamata Pintar Teknologi AI Tren Gadget Masa Depan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Siapkan Rp5 Triliun untuk Serap 1 Juta Ton Jagung
Next Article Relawan Jokowi Goyah Bila Mantan Presiden Pimpin PSI

Informasi lainnya

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Techno Ericka

Lindungi Uangmu, Cerdas Finansial dengan PeKA

Daily Tips Ericka

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi