Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon

Cahaya menyilaukan di langit barat Cirebon pada Minggu petang meninggalkan tanya, sebelum sains memberi jawabannya.
ErickaEricka7 Oktober 2025 Saintek
Meteor jatuh di Cirebon 2025 Laut Jawa
Meteor jatuh di Cirebon (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Cirebon – Langit sore di Cirebon pada Minggu (5/10/2025) tiba-tiba berubah terang oleh cahaya menyilaukan diiringi dentuman keras yang sempat membuat warga panik. Peristiwa itu rupanya bukan ledakan atau gempa bumi, melainkan meteor besar yang jatuh di wilayah Laut Jawa, sebagaimana dikonfirmasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menurut laporan resmi BRIN, fenomena tersebut termasuk kategori bolide, yaitu meteor berukuran besar yang meledak di atmosfer dan menghasilkan cahaya serta gelombang kejut kuat. Peristiwa langka ini terjadi sekitar pukul 18.30–18.39 WIB dan terekam oleh beberapa kamera CCTV dari berbagai titik di Cirebon, Kuningan, hingga Majalengka.

“Cahaya yang tampak dan suara ledakan berasal dari gelombang kejut saat meteor memasuki lapisan atmosfer rendah, bukan karena meteor menabrak permukaan bumi,” ujar Thomas Djamaluddin, Peneliti Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, dalam keterangannya pada Senin (6/10/2025).

Thomas menambahkan, meteor kemungkinan besar terbakar habis di atmosfer, dan sisa materialnya jatuh di Laut Jawa. Karena itu, tidak ditemukan serpihan atau kawah di daratan Cirebon. Ia juga menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak berbahaya bagi masyarakat. “Gelombang kejutnya memang terdengar keras, tetapi tidak menimbulkan kerusakan,” ujarnya.

Baca Juga:
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting
  • Akses Bebas Data WNI ke AS, Efisiensi atau Kolonialisasi Digital?
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?

Sementara itu, BMKG Stasiun Kertajati melaporkan bahwa kondisi cuaca saat kejadian sangat normal—tanpa aktivitas petir, badai, atau hujan lebat—sehingga menutup kemungkinan bahwa cahaya besar tersebut berasal dari fenomena meteorologi. Data seismik mencatat adanya getaran kecil pada pukul 18.39:12 WIB, yang dikonfirmasi sebagai efek gelombang kejut akibat meteor.

Pihak Polresta Cirebon bersama BPBD juga turun langsung ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik jatuh meteor, termasuk wilayah Ciperna hingga pesisir utara. Namun, hasil penyisiran tidak menemukan benda asing atau kerusakan di permukaan tanah. “Dugaan kuat, meteor jatuh di laut, bukan di darat,” ungkap seorang pejabat Polresta Cirebon dikutip dari Antara.

Fenomena serupa ternyata pernah terjadi di wilayah ini. Berdasarkan catatan astronomi, pada Senin (10/7/1922), dua fragmen meteor ditemukan di Sindanglaut, Cirebon, dengan berat total 15,5 kilogram. Salah satu fragmen bahkan dilaporkan membelah batang pohon pisang dan menimbulkan lubang kecil di tanah.

Artikel Terkait:
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang
  • Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram

BRIN mengimbau masyarakat agar tidak panik serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Menurut lembaga tersebut, aktivitas meteor seperti ini merupakan kejadian alam rutin yang menandai interaksi Bumi dengan benda langit di orbitnya.

“Meteor seperti ini bukan tanda bahaya, melainkan pengingat bahwa Bumi kita selalu berinteraksi dengan alam semesta,” tutup Thomas Djamaluddin.

Fenomena meteor Cirebon menjadi momen langka yang sekaligus membuka ruang edukasi publik tentang astronomi. Meski sempat menggemparkan warga, kejadian itu membuktikan bahwa sains dapat memberikan ketenangan di tengah kepanikan.

Jangan Lewatkan:
  • Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?
  • Gerhana Matahari Total 2027 Tak Akan Terlihat di Indonesia
  • Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia
  • Belerang Murni di Mars: Temuan Mengejutkan Curiosity
BMKG Cirebon BRIN Antariksa Fenomena Alam Indonesia Meteor Cirebon 2025 Meteor Laut Jawa
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIstri Wapres Ke-4 RI Karlinah Umar Wirahadikusumah Tutup Usia
Next Article Gempa Dahsyat Guncang Melonguane, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Informasi lainnya

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

28 Juli 2026

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dida Nurhayati: Membangun Pramuka Cisayong yang Berprestasi

Profil Silva

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak

Happy Alfi Salamah

Persiapan Ramadhan

Islami Assyifa

Garuda Diselamatkan, Tapi Sampai Kapan?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi