Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir

CEO Meta akui dominasi sosial media bergeser, TikTok kini jadi pesaing utama dalam distribusi konten digital.
ErickaEricka13 Mei 2025 Saintek
CEO Meta, Mark Zuckerberg
CEO Meta, Mark Zuckerberg (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara terbuka mengakui bahwa masa kejayaan Facebook dan Instagram telah berlalu, dalam sidang gugatan monopoli yang diajukan Federal Trade Commission (FTC) di Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa dinamika media sosial kini tidak lagi berpusat pada koneksi pribadi, melainkan pada penemuan konten yang dikurasi oleh kreator.

“Media sosial telah berubah. Kini, pengguna lebih banyak berbagi konten dari kreator ketimbang dari teman atau keluarga,” kata Zuckerberg dalam kesaksiannya pada Selasa (13/5/2025), dikutip dari Arstechnica.

Meta saat ini tengah menghadapi gugatan dari FTC yang menuding perusahaan induk Facebook dan Instagram itu melakukan praktik monopoli melalui akuisisi terhadap pesaing. Namun, Zuckerberg membantah dan menegaskan bahwa TikTok telah menjadi ancaman utama sejak 2018, menggantikan posisi dominan Meta di pasar.

Ia menyebut TikTok sebagai “prioritas utama” dan “ancaman yang sangat mendesak.” Zuckerberg bahkan menyatakan bahwa Meta harus meniru strategi TikTok, dengan menambahkan fitur Reels dan TikTok Shop di platform mereka untuk tetap bersaing.

Baca Juga:
  • Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR
  • Jangan Cium Bayi! Ini Bahaya yang Mengintai Menurut Ahli

Mantan COO Meta, Sheryl Sandberg, menambahkan bahwa tren penggunaan media sosial untuk berbagi kehidupan pribadi terus menurun, dan jika Meta tetap berfokus di ranah itu, mereka akan menghadapi tantangan serius dari sisi keuangan.

Zuckerberg menjelaskan bahwa Meta kini menggandakan konten yang disarankan oleh algoritma di feed pengguna, serta mengubah tampilan visual Instagram agar lebih menyerupai TikTok. Meski menuai kontroversi, langkah ini dianggap perlu agar Meta tetap relevan di era dominasi konten video pendek.

Dalam sidang, Zuckerberg juga menolak klaim FTC bahwa TikTok bukan pesaing langsung karena tidak dirancang untuk koneksi sosial. Ia mencoba memperluas definisi media sosial, menyatakan bahwa interaksi lewat pesan konten video juga merupakan bentuk jejaring sosial masa kini.

Artikel Terkait:
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram
  • RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang
  • Robot Humanoid Beratribut Polisi Hadir di Gladi HUT Bhayangkara

Namun, analis hukum seperti Kenneth Dintzer menilai argumen Meta itu tidak sepenuhnya kuat. “Berbagi konten lewat pesan pribadi memang sosial, tetapi bukan pengganti interaksi publik yang menjadi ciri khas awal media sosial,” jelasnya.

Dengan pengakuan ini, Meta berusaha meyakinkan hakim bahwa definisi pasar yang digunakan FTC sudah tidak relevan. Jika berhasil, maka peluang Meta untuk lepas dari tudingan monopoli bisa terbuka lebar, meski harus merelakan warisan dominasi Facebook dan Instagram sebagai jejaring sosial tradisional.

Jangan Lewatkan:
  • Digital Paper 2023 Lonjakan Inovasi Keluaran Terbaru
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • Resonansi Orbit dan Gerhana Total
  • Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI
Facebook Instagram Mark Zuckerberg Meta Persaingan Digital TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePUIC ke-19 Dibuka, Indonesia Tekankan Aksi Nyata untuk Palestina
Next Article Trump Dikabarkan Akan Terima Jet Mewah dari Qatar

Informasi lainnya

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Travel Alfi Salamah

Growth Mindset

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Mei Ayam Bakso Solo Samarinda Seberang, Sensasi Kuah Kental dan Pentol yang Lezat

Food Alwi Ahmad

Adab Bertemu Guru dalam Islam

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi