Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jangan Cium Bayi! Ini Bahaya yang Mengintai Menurut Ahli

SitiaisyahSitiaisyah25 November 2024 Saintek 674 Views
Bahaya mencium bayi menurut ahli mikrobiologi
Ilustrasi imunisasi bayi. (.freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – “Cium bayi memang gemas, tapi bahaya mengintai di baliknya,” demikian ungkap Primrose Freestone, seorang ahli mikrobiologi dari Inggris. Imbauan ini bukan tanpa alasan, mengingat sistem imun bayi baru lahir yang belum berkembang sempurna.

Freestone, dari University of Leicester, menjelaskan bahwa bayi sangat rentan terhadap berbagai infeksi, terutama dalam tiga bulan pertama kehidupannya. Virus herpes dan bakteri seperti group B streptococci (GBS) menjadi ancaman serius yang dapat berakibat fatal bagi bayi.

“Infeksi ringan pada orang dewasa dapat menjadi sangat berbahaya bagi bayi,” ujar Freestone.

Herpes, misalnya, yang pada orang dewasa hanya menyebabkan sariawan, bisa menyerang mata, mulut, bahkan sistem saraf bayi. Kondisi ini memerlukan perawatan intensif karena dapat menyebabkan kematian, terutama pada bayi yang baru lahir hingga usia empat minggu.

Baca Juga:
  • Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti
  • Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI
  • Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak
  • RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta

Bakteri GBS dan Escherichia coli (E. coli) juga berpotensi memicu infeksi berat seperti sepsis, pneumonia, meningitis, dan infeksi darah pada bayi. Menurut Freestone, bayi baru lahir sangat rentan karena jumlah sel imun “pembunuh infeksi” seperti neutrofil dan monosit di tubuh mereka masih sangat terbatas.

Untuk melindungi bayi, Freestone menyarankan orang tua untuk melarang orang lain mencium bayi mereka, terutama di mulut atau wajah.

“Jika benar peduli pada bayi, seharusnya mereka memahami larangan ini,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir
  • BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?
  • Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

Langkah pencegahan yang disarankan meliputi mencuci tangan dengan bersih sebelum menyentuh bayi. Pastikan Anda memakai masker jika sedang sakit, dan menghindari kontak terlalu dekat. Area aman untuk mencium bayi adalah bagian belakang kepala atau kaki.

Imbauan ini menjadi pengingat penting bagi orang tua agar lebih waspada dalam menjaga kesehatan buah hati mereka, terutama di masa-masa awal kehidupan yang krusial.

Jangan Lewatkan:
  • Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia
  • Digital Paper 2023 Lonjakan Inovasi Keluaran Terbaru
  • AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital
  • Akses Bebas Data WNI ke AS, Efisiensi atau Kolonialisasi Digital?
Bakteri GBS Primrose Freestone Virus herpes
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKutim Peringati Hari Guru, Komitmen Pendidikan Jadi Fokus Utama
Next Article Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Informasi lainnya

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

28 Juli 2026

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak

Bisnis Silva

10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Editorial Udex Mundzir

Zakat Ternoda, Amanah Diperdagangkan

Editorial Udex Mundzir

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi