Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jangan Cium Bayi! Ini Bahaya yang Mengintai Menurut Ahli

SitiaisyahSitiaisyah25 November 2024 Saintek 674 Views
Bahaya mencium bayi menurut ahli mikrobiologi
Ilustrasi imunisasi bayi. (.freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – “Cium bayi memang gemas, tapi bahaya mengintai di baliknya,” demikian ungkap Primrose Freestone, seorang ahli mikrobiologi dari Inggris. Imbauan ini bukan tanpa alasan, mengingat sistem imun bayi baru lahir yang belum berkembang sempurna.

Freestone, dari University of Leicester, menjelaskan bahwa bayi sangat rentan terhadap berbagai infeksi, terutama dalam tiga bulan pertama kehidupannya. Virus herpes dan bakteri seperti group B streptococci (GBS) menjadi ancaman serius yang dapat berakibat fatal bagi bayi.

“Infeksi ringan pada orang dewasa dapat menjadi sangat berbahaya bagi bayi,” ujar Freestone.

Herpes, misalnya, yang pada orang dewasa hanya menyebabkan sariawan, bisa menyerang mata, mulut, bahkan sistem saraf bayi. Kondisi ini memerlukan perawatan intensif karena dapat menyebabkan kematian, terutama pada bayi yang baru lahir hingga usia empat minggu.

Baca Juga:
  • Gerhana Matahari Total 2027 Tak Akan Terlihat di Indonesia
  • Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia
  • Misteri 5 Agustus, Mengapa Hari Ini Lebih Pendek?
  • Pendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024

Bakteri GBS dan Escherichia coli (E. coli) juga berpotensi memicu infeksi berat seperti sepsis, pneumonia, meningitis, dan infeksi darah pada bayi. Menurut Freestone, bayi baru lahir sangat rentan karena jumlah sel imun “pembunuh infeksi” seperti neutrofil dan monosit di tubuh mereka masih sangat terbatas.

Untuk melindungi bayi, Freestone menyarankan orang tua untuk melarang orang lain mencium bayi mereka, terutama di mulut atau wajah.

“Jika benar peduli pada bayi, seharusnya mereka memahami larangan ini,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia
  • Android Siapkan Mode Desktop Pintar untuk Lawan DeX
  • BRIN Kembangkan Robot Lunak untuk Medis dan SAR
  • Waspada Banjir Rob! Gerhana Matahari Akan Terjadi 29 Maret 2025

Langkah pencegahan yang disarankan meliputi mencuci tangan dengan bersih sebelum menyentuh bayi. Pastikan Anda memakai masker jika sedang sakit, dan menghindari kontak terlalu dekat. Area aman untuk mencium bayi adalah bagian belakang kepala atau kaki.

Imbauan ini menjadi pengingat penting bagi orang tua agar lebih waspada dalam menjaga kesehatan buah hati mereka, terutama di masa-masa awal kehidupan yang krusial.

Jangan Lewatkan:
  • RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta
  • AI Geser Google, Facebook, dan iPhone dari Puncak Dominasi
  • Kemenkes Tegaskan ChatGPT Tak Bisa Gantikan Diagnosis Dokter
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?
Bakteri GBS Primrose Freestone Virus herpes
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKutim Peringati Hari Guru, Komitmen Pendidikan Jadi Fokus Utama
Next Article Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Informasi lainnya

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Satria-1 Satelit Indonesia Sukses Terbang dari Landasan SpaceX

Techno Alfi Salamah

Hoax Surat Pemanggilan Tes Pegawai BPJS Kesehatan, Ini Klarifikasi dari Munaqib

Kroscek Nugroho

Sarwo Edhie Wibowo, Prajurit dalam Badai Sejarah

Profil Alfi Salamah

Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi