Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Olah Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 26 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jangan Cium Bayi! Ini Bahaya yang Mengintai Menurut Ahli

SitiaisyahSitiaisyah25 November 2024 Saintek 679 Views
Bahaya mencium bayi menurut ahli mikrobiologi
Ilustrasi imunisasi bayi. (.freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – “Cium bayi memang gemas, tapi bahaya mengintai di baliknya,” demikian ungkap Primrose Freestone, seorang ahli mikrobiologi dari Inggris. Imbauan ini bukan tanpa alasan, mengingat sistem imun bayi baru lahir yang belum berkembang sempurna.

Freestone, dari University of Leicester, menjelaskan bahwa bayi sangat rentan terhadap berbagai infeksi, terutama dalam tiga bulan pertama kehidupannya. Virus herpes dan bakteri seperti group B streptococci (GBS) menjadi ancaman serius yang dapat berakibat fatal bagi bayi.

“Infeksi ringan pada orang dewasa dapat menjadi sangat berbahaya bagi bayi,” ujar Freestone.

Herpes, misalnya, yang pada orang dewasa hanya menyebabkan sariawan, bisa menyerang mata, mulut, bahkan sistem saraf bayi. Kondisi ini memerlukan perawatan intensif karena dapat menyebabkan kematian, terutama pada bayi yang baru lahir hingga usia empat minggu.

Baca Juga:
  • Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir
  • Akses Bebas Data WNI ke AS, Efisiensi atau Kolonialisasi Digital?
  • Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager
  • Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Bakteri GBS dan Escherichia coli (E. coli) juga berpotensi memicu infeksi berat seperti sepsis, pneumonia, meningitis, dan infeksi darah pada bayi. Menurut Freestone, bayi baru lahir sangat rentan karena jumlah sel imun “pembunuh infeksi” seperti neutrofil dan monosit di tubuh mereka masih sangat terbatas.

Untuk melindungi bayi, Freestone menyarankan orang tua untuk melarang orang lain mencium bayi mereka, terutama di mulut atau wajah.

“Jika benar peduli pada bayi, seharusnya mereka memahami larangan ini,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Robot Humanoid Beratribut Polisi Hadir di Gladi HUT Bhayangkara
  • Gerhana Bulan Total 13-14 Maret 2025, Sayangnya Tak Terlihat di Indonesia
  • Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global
  • Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB

Langkah pencegahan yang disarankan meliputi mencuci tangan dengan bersih sebelum menyentuh bayi. Pastikan Anda memakai masker jika sedang sakit, dan menghindari kontak terlalu dekat. Area aman untuk mencium bayi adalah bagian belakang kepala atau kaki.

Imbauan ini menjadi pengingat penting bagi orang tua agar lebih waspada dalam menjaga kesehatan buah hati mereka, terutama di masa-masa awal kehidupan yang krusial.

Jangan Lewatkan:
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram
  • Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
Bakteri GBS Primrose Freestone Virus herpes
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKutim Peringati Hari Guru, Komitmen Pendidikan Jadi Fokus Utama
Next Article Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Informasi lainnya

Mengapa Api Gambut Sulit Benar-Benar Padam?

11 September 2026

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

29 Agustus 2026

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

27 Agustus 2026

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

23 Agustus 2026

Internet Penuh AI, Keaslian Jadi Barang Mahal

22 Agustus 2026

Era Smartphone Berakhir, Apa Penggantinya?

21 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Bahlil dan Wajah Baru Penjajahan

Editorial Udex Mundzir

Inilah Seputar Mental Illness yang Perlu Anda Ketahui!

Perspektif Alfi Salamah

Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Bisnis Assyifa

Letkis, Tarian Finlandia yang Sempat Disangka Ritual Yahudi

Kroscek Ericka

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi