Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Efisiensi atau Salah Kelola?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia

Zona seismik Kamchatka dinilai mirip dengan jalur gempa megathrust di Indonesia, potensi ancaman besar harus diantisipasi secara ilmiah.
ErickaEricka31 Juli 2025 Saintek
Prof Dr Irwan Meilano, pakar gempa dari Institut Teknologi Bandung (ITB),
Prof Dr Irwan Meilano, pakar gempa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Gempa berkekuatan magnitudo 8,7 yang mengguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025), menjadi sinyal peringatan keras bagi Indonesia dan negara-negara lain yang berada di sepanjang Cincin Api Pasifik. Hal ini ditegaskan oleh Prof Dr Irwan Meilano, pakar gempa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB.

Irwan menilai bahwa gempa tersebut terjadi di wilayah seismic gap, yakni zona yang memiliki catatan gempa besar di masa lalu, namun telah lama tidak aktif secara seismik. Menurutnya, kondisi ini menjadikan wilayah seperti Kamchatka sebagai bom waktu geologi yang sewaktu-waktu dapat melepaskan energi besar.

“Gempa ini terjadi di zona seismic gap, artinya ini adalah bom waktu yang akhirnya meledak,” kata Irwan dalam pernyataan di Bandung, Kamis (31/7/2025).

Ia menyatakan bahwa zona Kamchatka memiliki kesamaan karakteristik dengan kawasan barat Sumatera dan selatan Jawa di Indonesia, yang juga termasuk dalam jalur megathrust aktif dan belum mengalami gempa besar dalam lebih dari lima dekade.

Baca Juga:
  • Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?
  • Pendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024
  • Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak
  • Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

Lebih lanjut, Irwan mengungkapkan bahwa tsunami yang dipicu oleh gempa Kamchatka telah terdeteksi hingga ke pantai utara Jepang dengan ketinggian gelombang mencapai 60 cm. Fenomena ini menunjukkan besarnya energi yang dipancarkan dan seberapa jauh gelombang dapat menjalar, termasuk potensi menjangkau Indonesia Timur dalam waktu kurang dari 10 jam pasca-gempa.

Meski kawasan Kamchatka memiliki kepadatan penduduk yang rendah, Jepang kembali menunjukkan efektivitas sistem mitigasi bencana, terutama dalam hal peringatan dini tsunami berbasis sensor tekanan dan pengukuran pasang surut laut.

“Jepang tidak hanya mengandalkan perhitungan model, tetapi juga sistem observasi langsung yang sangat presisi,” jelas Irwan.

Artikel Terkait:
  • Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia
  • Ilmuwan Temukan Warna “Olo”, Hanya Lima Orang yang Pernah Melihatnya
  • Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman
  • RI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta

Ia menekankan bahwa Indonesia harus mempercepat penguatan sistem mitigasi bencana berbasis sains dan teknologi. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak bisa dibangun hanya setelah bencana terjadi, tetapi harus disiapkan secara konsisten, seperti yang dilakukan Jepang.

“Jangan menunggu bencana besar untuk bergerak. Kita harus mencontoh Jepang dalam hal ketekunan, konsistensi, dan investasi jangka panjang dalam sistem mitigasi,” tegasnya.

Gempa Kamchatka, tambah Irwan, merupakan refleksi yang harus menyadarkan Indonesia bahwa potensi gempa megathrust di wilayah sendiri tidak bisa diabaikan. Pemerintah dan lembaga riset diminta untuk meningkatkan koordinasi dalam pembaruan sistem peringatan dini serta edukasi masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Celios: AI Dongkrak Ekonomi RI, 97 Juta Pekerjaan Baru Menanti
  • Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu
  • Waspada Banjir Rob! Gerhana Matahari Akan Terjadi 29 Maret 2025
  • Ahli ITB Pastikan Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan Mesin
Cincin Api Pasifik Gempa Kamchatka Megathrust Indonesia. Pakar ITB Peringatan Dini Tsunami
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKPK Banding Vonis 3,5 Tahun Hasto, Nilai Tak Sesuai Tuntutan
Next Article PPATK Buka Lagi Rekening ‘Nganggur’ Usai Dikecam Publik dan DPR

Informasi lainnya

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

28 Juli 2026

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

14 Juni 2026

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

3 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

14 April 2026

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026
Paling Sering Dibaca

5 Kota Dingin di Jawa Timur yang Cocok untuk Liburan

Travel Alfi Salamah

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya

Happy Alfi Salamah

Mewaspadai Komunisme

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

Techno Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa6 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi