Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Perisai Kehidupan

Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi4 Maret 2025 Islami
Kendalikan nafsu, raih ketakwaan.
Perisai Kehidupan: Menjaga Diri dari Serakah, Sombong, Syahwat, dan Amarah (.inet?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Apa yang membuat manusia terjatuh dalam perbuatan yang merusak diri dan orang lain seperti pencurian, korupsi, pembunuhan, perzinahan, penindasan dan kezhaliman lainnya? Ada empat sifat yang dapat disingkat SeSSA (Bahasa Bugis yang artinya menyusahkan). Apa saja itu? Serakah, Sombong, Syahwat, dan Amarah.

Pertama yaitu serakah. Serakah terjadi karena manusia lebih memperturutkan keinginan daripada kebutuhan. Gaji besar tidak akan cukup karena keinginannya lebih besar. Akhirnya melakukan korupsi seperti kasus di Pertamina yang lagi ramai di media. Bagaimana mengatasinya? Agama mengajarkan untuk bersifat qana’ah atau merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang ada. Tentu diawali dengan kemampuan membedakan antara keinginan dan kebutuhan.

Serakah juga dapat diatasi dengan banyak melihat kehidupan orang-orang yang kurang beruntung. Harapannya muncul rasa syukur dan keinginan berbagi. Juga bisa diatasi dengan banyak mengingat kematian. Semuanya akan ditinggal pergi. Semuanya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Harta yang banyak hanya akan menjadi masalah di dunia dan akhirat jika diperoleh secara haram.

Kedua, yaitu sombong. Menurut Rasulullah ada dua ciri orang sombong yaitu merendahkan orang lain dan menolak kebenaran. Merendahkan orang lain karena memiliki kelebihan harta, tahta, asal usul keturunan dan gelar akademik. Menolak kebenaran karena merasa lebih pintar, lebih hebat dan lebih berkuasa.

Baca Juga:
  • Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam
  • Aurat dalam Islam dan Sikap terhadap Orang yang Tidak Menutup Aurat
  • Hikmah Idul Qurban
  • Surat Fatir, Munculnya Uban sebagai Pemberi Peringatan

Bagaimana mengatasinya? Sombong akan hilang jika ada kesadaran dalam diri bahwa segala kelebihan yang dimiliki bersifat sementara. Tidak kekal abadi. Banyak yang sebelumnya kaya menjadi miskin. Banyak yang punya tahta dan jabatan menjadi rakyat biasa. Semua sementara. Kehormatan yang abadi bukan dari harta dan tahta tapi dari takwa dan akhlaqul karimah.

Juga perlu kesadaran bahwa segala kelebihan yang dimiliki adalah anugrah dari Allah. Kisah Nabi Sulaiman di dalam Al Quran bisa jadi pelajaran. Beliau Nabi, Raja, kaya raya dan mampu mengendalikan angin, hewan dan jin. Saat dipuji kelebihannya Nabi Sulaiman berucap “ini semua anugrah dari Tuhanku untuk menguji apakah aku bersyukur atau kufur”.

Ketiga yaitu syahwat yang tidak terkendali khususnya kepada lawan jenis. Hidup di era sekarang sangat banyak godaan. Jika tidak hati-hati dapat menjerumuskan pada pergaulan bebas. Wujudnya berupa perselingkuhan dan perzinahan yang merusak rumah tangga dan mengakibatkan perceraian.

Bagaimana cara mengatasinya? Menjaga pergaulan antar lawan jenis dan menjaga pandangan. Saling setia sebagai suami-istri dan menguatkan iman kepada Allah. Tanamkan dalam diri dan jiwa bahwa zina adalah dosa besar dan dibenci oleh Allah.

Artikel Terkait:
  • Salam, Rahmat dan Berkah
  • Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji
  • Jamaah Haji Wafat Dibadalkan Gratis dengan Sertifikat Bukti
  • Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?

Keempat yaitu amarah. Tidak mampu mengendalikan emosi sehingga berbuat melampaui batas. Menyakiti orang lain secara verbal maupun fisik. Kata-kata kasar yang keluar saat marah dapat menyakiti hati orang lain. Dampaknya merusak hubungan persaudaraan dan pertemanan. Jika tindakannya berlebihan dapat menyakiti badan, melukai bahkan menyebabkan terjadinya pembunuhan.

Bagaimana mengatasinya? Perlu berlatih menahan diri. Berpikir sebelum bertindak. Hindari merespon langsung pemicu kemarahan. Ambil jeda melalui tarikan nafas atau diam minimal 6 detik. Rasulullah mengajarkan jika berdiri maka duduklah. Jika duduk maka berbaringlah. Atau ambil wudhu dan shalat. Juga tanamkan dalam diri bahwa menahan amarah adalah sifat mulia, perintah Allah dan Rasul Nya dan jalan untuk meraih surga.

Bulan Ramadhan datang dengan perintah puasa sebulan penuh. Puasa melatih diri agar tidak serakah, tidak sombong, dapat mengendalikan nafsu syahwat dan amarah. Jika dapat melaksanakan puasa dengan baik maka akan punya perisai dari segala keburukan perilaku yang merusak diri dan orang lain. Rasulullah bersabda: “Puasa adalah perisai, …” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Jangan Lewatkan:
  • Asal-Usul Shalat Tarawih 20 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat
  • Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim
  • Petualangan Haji: Masjid Quba sebagai Pintu Gerbang Pertama
  • Sadar MIMPI
Hikmah Puasa Kendali Diri Lentera Ramadan Perisai Kehidupan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleManfaat Ramadhan
Next Article Pramono: Banjir Jakarta 90 Persen Kiriman dari Hulu

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Dampak Anjloknya IHSG terhadap Ekonomi Indonesia

Bisnis Ericka

Halal Kulture District Ajak Muslim Muda Sambut Ramadan Lebih Mindful

Happy Assyifa

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Rindu Rasul

Islami Syamril Al-Bugisyi

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi