Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Perisai Kehidupan

Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi4 Maret 2025 Islami
Kendalikan nafsu, raih ketakwaan.
Perisai Kehidupan: Menjaga Diri dari Serakah, Sombong, Syahwat, dan Amarah (.inet?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Apa yang membuat manusia terjatuh dalam perbuatan yang merusak diri dan orang lain seperti pencurian, korupsi, pembunuhan, perzinahan, penindasan dan kezhaliman lainnya? Ada empat sifat yang dapat disingkat SeSSA (Bahasa Bugis yang artinya menyusahkan). Apa saja itu? Serakah, Sombong, Syahwat, dan Amarah.

Pertama yaitu serakah. Serakah terjadi karena manusia lebih memperturutkan keinginan daripada kebutuhan. Gaji besar tidak akan cukup karena keinginannya lebih besar. Akhirnya melakukan korupsi seperti kasus di Pertamina yang lagi ramai di media. Bagaimana mengatasinya? Agama mengajarkan untuk bersifat qana’ah atau merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang ada. Tentu diawali dengan kemampuan membedakan antara keinginan dan kebutuhan.

Serakah juga dapat diatasi dengan banyak melihat kehidupan orang-orang yang kurang beruntung. Harapannya muncul rasa syukur dan keinginan berbagi. Juga bisa diatasi dengan banyak mengingat kematian. Semuanya akan ditinggal pergi. Semuanya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Harta yang banyak hanya akan menjadi masalah di dunia dan akhirat jika diperoleh secara haram.

Kedua, yaitu sombong. Menurut Rasulullah ada dua ciri orang sombong yaitu merendahkan orang lain dan menolak kebenaran. Merendahkan orang lain karena memiliki kelebihan harta, tahta, asal usul keturunan dan gelar akademik. Menolak kebenaran karena merasa lebih pintar, lebih hebat dan lebih berkuasa.

Baca Juga:
  • Ramadhan Terbaik
  • Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh
  • Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji
  • 5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Bagaimana mengatasinya? Sombong akan hilang jika ada kesadaran dalam diri bahwa segala kelebihan yang dimiliki bersifat sementara. Tidak kekal abadi. Banyak yang sebelumnya kaya menjadi miskin. Banyak yang punya tahta dan jabatan menjadi rakyat biasa. Semua sementara. Kehormatan yang abadi bukan dari harta dan tahta tapi dari takwa dan akhlaqul karimah.

Juga perlu kesadaran bahwa segala kelebihan yang dimiliki adalah anugrah dari Allah. Kisah Nabi Sulaiman di dalam Al Quran bisa jadi pelajaran. Beliau Nabi, Raja, kaya raya dan mampu mengendalikan angin, hewan dan jin. Saat dipuji kelebihannya Nabi Sulaiman berucap “ini semua anugrah dari Tuhanku untuk menguji apakah aku bersyukur atau kufur”.

Ketiga yaitu syahwat yang tidak terkendali khususnya kepada lawan jenis. Hidup di era sekarang sangat banyak godaan. Jika tidak hati-hati dapat menjerumuskan pada pergaulan bebas. Wujudnya berupa perselingkuhan dan perzinahan yang merusak rumah tangga dan mengakibatkan perceraian.

Bagaimana cara mengatasinya? Menjaga pergaulan antar lawan jenis dan menjaga pandangan. Saling setia sebagai suami-istri dan menguatkan iman kepada Allah. Tanamkan dalam diri dan jiwa bahwa zina adalah dosa besar dan dibenci oleh Allah.

Artikel Terkait:
  • Barang yang Jarang Dipakai Akan Dihisab di Akhirat
  • Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin
  • Petualangan Haji: Masjid Quba sebagai Pintu Gerbang Pertama
  • Hikmah Peristiwa

Keempat yaitu amarah. Tidak mampu mengendalikan emosi sehingga berbuat melampaui batas. Menyakiti orang lain secara verbal maupun fisik. Kata-kata kasar yang keluar saat marah dapat menyakiti hati orang lain. Dampaknya merusak hubungan persaudaraan dan pertemanan. Jika tindakannya berlebihan dapat menyakiti badan, melukai bahkan menyebabkan terjadinya pembunuhan.

Bagaimana mengatasinya? Perlu berlatih menahan diri. Berpikir sebelum bertindak. Hindari merespon langsung pemicu kemarahan. Ambil jeda melalui tarikan nafas atau diam minimal 6 detik. Rasulullah mengajarkan jika berdiri maka duduklah. Jika duduk maka berbaringlah. Atau ambil wudhu dan shalat. Juga tanamkan dalam diri bahwa menahan amarah adalah sifat mulia, perintah Allah dan Rasul Nya dan jalan untuk meraih surga.

Bulan Ramadhan datang dengan perintah puasa sebulan penuh. Puasa melatih diri agar tidak serakah, tidak sombong, dapat mengendalikan nafsu syahwat dan amarah. Jika dapat melaksanakan puasa dengan baik maka akan punya perisai dari segala keburukan perilaku yang merusak diri dan orang lain. Rasulullah bersabda: “Puasa adalah perisai, …” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Jangan Lewatkan:
  • Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya
  • Hukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam
  • Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan
  • Menjaga Amanah
Hikmah Puasa Kendali Diri Lentera Ramadan Perisai Kehidupan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleManfaat Ramadhan
Next Article Pramono: Banjir Jakarta 90 Persen Kiriman dari Hulu

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Strategi Penggunaan WhatsApp Channel untuk Membangun Personal Branding

Techno Udex Mundzir

Resep Puding Karamel Kukus Hanya dengan 1 Telur

Food Alfi Salamah

MBG dan Risiko Cobra Effect

Editorial Udex Mundzir

Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi